www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Larangan Mudik Sudah Berlaku, Pemprov Riau Belum Sekat Jalan Perbatasan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Usai Bule Belanda, Kini Mahasiswi Jadi Korban Remas Payudara di Yogyakarta
Rabu, 17 Juli 2019 - 17:34:17 WIB
Pelaku yang diketahui berinisial US (19), warga Jember, Jawa Timur.
Pelaku yang diketahui berinisial US (19), warga Jember, Jawa Timur.

YOGYAKARTA – Kasus pencabulan dengan meremas payudara seorang perempuan di jalan kembali terjadi di Kota Yogyakarta, Selasa (16/7/2019).

Jika sebelumnya tindak asusila itu terjadi di Mergangsan dengan korban seorang bule wanita asal Belanda, kini kejadian serupa menimpa seorang mahasiswi di kawasan Kraton. Pelaku tanpa dosa mendekati korban kemudian tiba-tiba dari samping meremas buah dada mahasiswi tersebut.

Peristiwa itu menimpa Puj (19) mahasiswi asal Cilacap, Jawa Tengah. Kemarin malam ia berada di Jalan Ngasem Yogyakarta tepatnya di selatan Gapura Ngasem untuk menunggu kedatangan taksi online yang telah dipesan.

Saat itu seorang pemuda yang diketahui berinisial US (19), warga Jember, Jawa Timur diam-diam mengintai korban. Ia kemudian mendekati korban dan tiba-tiba meremas payudara kanan mahasiswi tersebut.

Korban spontan berteriak dan mengejar pelaku yang berusaha melarikan diri. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung membantu mengejar pemuda itu dan berhasil menangkapnya.

"Tersangka melakukan aksinya dengan berjalan kaki. Saat ini telah kami amankan untuk dimintai keterangan," ucap Kapolsekta Kraton, Kompol Etty Haryanti di ruang kerjanya, mengutip krjogja.com, Rabu (17/7/2019).

Kepada petugas, tersangka mengaku hanya iseng melakukan tindak tak senonoh tersebut. Pelaku akan dikenakan pasal 281 KUHP tentang perbuatan asusila dengan ancaman penjara selama 2 tahun.

"Karena ancaman kurungan penjaranya di bawah 4 tahun maka tidak kami lakukan penahanan. Namun, proses hukum tetap berjalan dan penyidikan terus dilakukan," ucapnya.(*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Dosen Universitas Jember Tersangka Pencabulan Akhirnya Dicopot
Kapela Dinsos P3A Rohul Srimulyati dan Kasi Perlindungan Anak Ade Hasibuan menjelaskan soal pencabulan anak di bawah umur.
Dua Anak Korban Pemerkosaan Hamil, Tren Pencabulan Anak di Rohul Meningkat
IlustrasiTerapi Totok Berujung Pencabulan Gadis di Inhu
IlustrasiPria Asal Sumut Cabuli Anak Pemilik Rumah Berulang Kali
IlustrasiModus Ajak Berkenalan, Dua Remaja Putri di Pangkalankerinci Malah Kena Begal
  Sekda Rohul Abdul Haris Sekda Rohul Ingatkan Orang Tua Hati-hati Terkait Meningkatnya Kasus Pencabulan Anak
IlustrasiPensiunan Pendeta Ditetapkan Jadi Tersangka Pencabulan Anak
Pelaku pencabulan anak tiri saat diamankan di rumahnya di Desa Dedap dan digiring untuk dilakukan pemeriksaan di kantor polisi.Selama 2 Tahun, Ayah Tiri di Meranti Cabuli Anaknya yang Masih di Bawah Umur
Gunung Merapi kembali erupsi, Minggu (3/1/2021) pagi. Foto: CNNInsonesiaMaterial Panas Sejauh 1,5 Km Kembali Disemburkan Gunung Merapi
Tersangka pencabulan terhadap santri di bawah umur.Pelarian Berakhir, Polsek Kubu Ringkus Pelaku Pencabulan Santri di Kisaran

BERITA LAINNYA    
IlustrasiLarangan Mudik Sudah Berlaku, Pemprov Riau Belum Sekat Jalan Perbatasan
Timbalan DPH LAMR Bengkalis Darmawi menyerahkan pernyataan sikap kepada Ketua Umum MKA LAMR Bengkalis, H Zainuddin YusufMosi Tak Percaya, Ketua DPH LAMR Bengkalis Diminta Mundur
IlustrasiSafari Ramadan Malam ke-11, Bupati Alfedri Serahkan Bantuan ke Masjid Syuhada
IlustrasiImigrasi Riau Pastikan Belum Ada Warga Eksodus India yang Datang
Kepala Bidang (Kabid) Pengaduan, Kebijakan dan Pelaporan Layanan DPM-PTSP Pekanbaru Quarte Ridianto112 Rumah Makan di Pekanbaru Ajukan Izin Buka Selama Ramadan
  IlustrasiGubri Minta Komitmen Semua Pihak Turunkan Kasus Covid-19 di Riau
Gubri SyamsuarPelabuhan Dumai Siap Sambut Kedatangan Pekerja Migran, Gubri: Tetap Harus Karantina
IlustrasiMendagri Minta Riau Perketat Pengawasan PPKM
Warga yang terjaring razia prokes.Langgar Prokes, 48 Orang di Bangko Terjaring Operasi Yustisi
Ditjen Bea Cukai Riau saat ekspose.2021, Ditjen Bea Cukai Riau Tindak 132 Penyelundupan, 6,7 Juta Rokok Ilegal Diamankan
Komentar Anda :

 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved