www.halloriau.com
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
14:00 - Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas 2 Luka Berat | 13:28 - Riau Akan Distribusikan 15.240 Vaksin Covid-19 untuk 3 Daerah Ini | 12:32 - Abaikan Prokes Covid-19, Kerumunan Warga Penerima BLT Dibubarkan | 18:21 - Kadiskes Riau: Rapid Test Antigen Swab Syarat Perjalanan Keluar Daerah | 18:21 - Penahanan Yan Prana, Kejati Beralasan Tersangka Menghilangkan Barang Bukti | 16:00 - Setdaprov Riau, Yan Prana Jaya ditahan Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Riau
 
Misterius, Para Petani di Daerah Ini Hilang saat Bekerja
Selasa, 12 Februari 2019 - 06:44:37 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

BANYUMAS - Kasus petani yang mengalami nasib naas saat bekerja di ladang dan sawah, makin sering terjadi di Kabupaten Banyumas. Seperti yang terjadi pada Kamis (7/7/2019) dan Jumat (8/7/2019) lalu, dilaporkan ada dua kejadian yang dialami dua petani. 

Dalam kejadian pertama, seorang petani perempuan Warsinah (65) warga Desa Kasegeran Kecamatan Cilongok dilaporkan hilang saat sedang bekerja di sawah.

Sedangkan pada kejadian berikutnya, seorang petani warga Desa Tambaknegara Kecamatan Rawalo, Madarjo alias Sartam (57), ditemukan sudah dalam keadaan meninggal di kebun bambu milik warga.

Dalam kejadian Jumat (8/7/2019), jenazah Madarjo ditemukan dalam kondisi tertelungkup. ''Sebelumnya, keluarga korban telah melaporkan pada polisi bahwa korban sudah tidak pulang sejak beberapa hari lalu,'' jelas Koordinator Tim Reaksi Cepat BPBD Banyumas, Kusworo.

Berdasarkan keterangan Suroto, ketua RT wilayah tempat tinggal korban, terakhir kali korban pamit pada keluarganya hendak pergi ke ladang, Selasa (5/2/2019). Lokasi ladang berada di wilayah kawasan hutan kontrakan miliki Perhutani.

''Namun hingga menjelang Maghrib, korban tidak pulang hingga disusul keluarga korban. Tapi ternyata, di kebun yang biasa digarap korban ternyata juga tidak ada,'' jelasnya.

Suroto juga menyebutkan, beberapa tetangga korban sempat ikut melakukan pencarian dengan menyusuri kawasan hutan di sekitar ladang pada keesokan harinya. Namun pencarian itu juga tidak membuahkan hasil, sehingga kasusnya dilaporkan polisi.

Dari laporan tersebut, pihak kepolisian bersama relawan SAR gabungan berupaya melakukan pencarian. ''Akhirnya korban ditemukan di lokasi kebun bambu dekat lokasi ladang korban. Namun kondisinya sudah meninggal dunia,'' kata Kusworo.

Sedangkan untuk kejadian di Desa Kasegeran, Koordinator Tagana Banyumas Ady Candra, menyebutkan adanya petani yang hilang ini dilaporkan keluarga korban pada Kamis (8/2). ''Sampai hari ini kami masih melakukan pencarian, tapi masih belum ditemukan,'' katanya.

Menurutnya, korban Warsinah (65) awalnya pergi ke sawah di desanya bersama suaminya Musrodin (70). Namun menjelang siang, Warsinah izin pulang dulu pada suaminya karena ada keperluan di rumah. Sebelum pulang, Warsinah pergi ke Sungai Tenggulun yang ada di sawah untuk membersihkan diri.

''Namun sejak itu, korban tidak pernah sampai ke rumah,'' jelasnya. Suami korban yang pulang dari sawah lebih siang, awalnya mengira isterinya sedang pergi ke rumah tetangga. Namun hingga menjelang Maghrib, isterinya itu tidak juga pulang sehingga keluarganya menyusul ke sawah.

''Di tepi sungai yang biasa menjadi tempat para petani membersihkan diri, keluarga korban hanya menemukan caping, celana pendek warna hitam, dan kerudung yang sebelumnya dikenakan korban,'' kata Ady Candra.

Berdasarkan temuan itu, keluarga korban melapor pada perangkat desa yang kemudian diteruskan ke Tagana Banyumas. ''Kami menduga  korban hanyut terbawa arus Sungai Tenggulun. Kebetulan saat itu kondisi sungai memang sedang banjir,'' katanya.

Kasus hilangnya petani di Banyumas saat bekerja di sawah atau di ladang, sudah beberapa kali terjadi di Kabupaten Banyumas. Para petani yang umumnya berusia sudah cukup lanjut ini, kebanyakan hanyut di sungai saat membersihkan diri seusai bekerja di sawah.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Presiden Jokowi.Hari Ini, Petani Riau dari 9 Kabupaten Terima SK Perhutanan Sosial dari Presiden Jokowi
Staff CD RAPP estate Logas, Erian Yusti secara simbolis menyerahkan bantuan sarana pendukung untuk budidaya padi berupa tiga unit mesin robin, selang, dan bibit.Petani di Logas Siap Kembangkan Budidaya Padi
Bupati Pelalawan H M Harris didampingi Direktur RAPP Rudi Fajar menyerahkan secara simbolis kunci hand tractor kepada para Kepala di Desa PelalawanCegah Buka Lahan dengan Membakar, RAPP Beri Bantuan Hand Tractor kepada 9 Desa
  Budidaya maggot untuk pakan ternak.Direktorat Polair Polda Riau Rangkul Petani Budidaya Maggot untuk Pakan Ternak
Para petani dari 3 kabupaten yang mengikuti pelatihan ‘Sistem Pertanian Terpadu Budidaya Tanaman Buah’. Mereka dapat langsung belajar di tempat budidaya tanaman buah jambu yang berlokasi di Desa Kerinci Barat.Tingkatkan Produktivitas Jambu, Petani 3 Kabupaten Belajar Langsung dari Ahli
 Akui Belum Kunjungi Korban Banjir Kampar, Dewan Minta PLN Bertanggungjawab

BERITA LAINNYA    
Persidangan kasus pencabulan anak terhadap terdakwa Opung ditunda pekan depan.Kuasa Hukum Opung Minta Saksi Dihadirkan Langsung di PN Siak
Pulau RupatPemprov Riau Siapkan Lahan 2 Hektar di Pulau Rupat untuk Pusat Dakwah dan Zakat
Foto bersama.Polda Riau Gagas Dialog Interaktif Bertema Riau Sejahtera, Polri dan Masyarakat Menjaga
  IlustrasiTak Ada Hujan, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Angin Kencang di Perairan Riau
IlustrasiGunung Sinabung Erupsi, Masyarakat Diminta Jauhi Radius 3 Kilometer
Apel kesiapan kontijensi bencana banjir, Karhutla dan antisipasi putusan MK.Antisipasi Banjir, Karhutla dan Keputusan MK, Polres Inhu Gelar Apel
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved