www.halloriau.com
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
Telusuri Pedalaman, Kapolres Inhu Bagi Sembako dan Bendera untuk Warga Talang Tanjung
 
Pada UU Antiterorisme yang Baru, Polisi Bisa Langsung Tangkap Tamatan ISIS
Sabtu, 09 Juni 2018 - 11:14:11 WIB

JAKARTA-Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berkesempatan menjawab beberapa pertanyaan dari warganet terkait UU No 15/2013 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang telah disahkan pada 25 Mei lalu.

Menurut Bambang, UU tersebut memberi kekuatan kepada Polri untuk lebih lincah dalam penindakan. Diantaranya, Polri sudah bisa menangkap dan menahan seseorang yang berpotensi melakukan tindak pidana terorisme sebelum aksi dilakukan. Misalnya para WNI yang bergabung dengan ISIS kemudian kembali ke Indonesia. Kemudian Polri diberikan waktu 21 hari untuk menahan para terduga teroris. 

"Awalnya, ada wacana untuk menahan mereka selama 561 hari. Tapi kami perjuangkan agar tidak selama itu," ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang dalam wawancara sebuah channel Youtube bernama Asumsi yang dipublikasikan, Kamis (7/6/2018).

Mantan Ketua Komisi III DPR ini menambahkan, revisi UU Antiterorisme memberi kekuatan kepada Polri untuk lebih lincah dalam penindakan. Tapi, pada saat yang sama juga menagih tanggung jawab mereka lebih besar.

"Dalam UU juga diatur agar petugas di lapangan tidak melakukan abuse of power. Akan ada sanksi khusus untuk mereka yang tidak melakukan prosedur dalam penindakan," ujarnya, dikutip rmol.co.

Lebih lanjut Bamsoet menjelaskan UU tersebut jauh lebih baik dibanding UU Antiterorisme milik Amerika Serikat. Salah satunya adalah adanya pasal kompensasi ganti rugi buat para korban.

Selain itu, sambung Bamsoet, UU ini juga membahas tentang deradikalisasi. Penindakan pasca aksi terorisme tak hanya berupa hukuman pidana. Tapi juga ada upaya deradikalisasi yang melibatkan Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Nasional, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Ini UU yang jauh lebih komplit daripada sebelumnya. UU ini memberi rasa keamanan masyarakat dari munculnya potensi teroris-teroris baru karena Polri lebih bisa melakukan aksi preventif tapi juga menuntut tanggung jawab negara pada para korban," pungkasnya. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
 Tersangka kasus teror bom Thamrin, Aman Abdurrahman alias Abu Sulaiman.Ternyata Ini Alasan Jamaah Ansharut Daulah Menyerang Polisi
Kemlu RI Turun Tangan Soal 2 Wanita Indonesia yang Ditipu ISIS
Penggeledahan rumah kontrakan terduga pelaku bom Kampung Melayu di Jalan Rancasawo, Margasari, Buahbatu, Kota Bandung, Jumat (26/5/2017).Densus 88 Tangkap 3 Terduga Pelaku Bom Kampung Melayu
  Bertemu Menteri Wiranto, Singapura Minta Dilibatkan Berantas ISIS di Asia Tenggara
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof KH MaRusak Citra Islam, MUI Minta ISIS Hentikan Pembunuhan
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu Kata Menteri Ini, Anggota FPI hingga ISIS Boleh Ikut Latihan Bela Negara

 
Berita Lainnya :
  • Telusuri Pedalaman, Kapolres Inhu Bagi Sembako dan Bendera untuk Warga Talang Tanjung
  • KBI Catat Pendapatan Rp81,4 Miliar Semester I 2020
  • Razia Protokol Kesehatan Depan STC, Warga Tak Gunakan Masker Kena Sanksi
  • Korsleting Listrik, Rumah Nelayan di Desa Alai Ludes Terbakar, Tersisa Baju di Badan
  • Mahasiswa STIT Al-Kifayah Riau Salurkan Bantuan Bibik Ikan Lele pada Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved