Budidaya tananamn hidroponik cabai turut membantu untuk terus menjaga dan memelihara kestabilan rupiah di Provinsi Riau" /> Budidaya tananamn hidroponik cabai turut membantu untuk terus menjaga dan memelihara kestabilan rupiah di Provinsi Riau" />
www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Jenazah TKI Ilegal yang Ditemukan Tewas Mengapung Teridentifikasi, Warga Batu Bara
 
Bank Indonesia
Budidaya Tanaman Hidroponik Cabai Bantu Jaga Kestabilan Rupiah
Kamis, 26/11/2015 - 23:00:26 WIB

PEKANBARU - Budidaya tananamn hidroponik cabai turut membantu untuk terus menjaga dan memelihara kestabilan rupiah di Provinsi Riau. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Riau, Harreis Meirizal dalam gelaran Panen Hasil Fertigasi Cabe yang dilaksanakan di jalan Kelapa Sawit Pekanbaru, Kamis (26/11/2015).

Dikatakannya, Riau memiliki 10 besar komoditas yang menjadi inflasi terbesar. Salah satunya yaitu cabe dimana untuk komuditas ini Riau juga memiliki konsumsi terbesar. 

"Ini merupakan program yang kita lakukan selian untuk menjaga kestabilan rupiah, program ini juga sebagai upaya untuk memotivasi masyarakat agar dapat secara pribadi melakukan budidaya tanaman hidroponik di rumahnya," katanya

Ia menjelaskan ini juga merupakan program nasional yang juga dikembangkan di berbagai daerah di Nusantara. Sementara pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada UMKM dan juga perbankkan untuk membentuk program tersebut. Namun, saat ini perbankkan lebih mengarah ke korporet.

"Kita juga bina faktor - faktor komoditas unggulan lainnya. Bahkan dalam waktu dekat ini kita akan kembali melakukan program yang sama untuk komuditas sagu i Delat Panjang," terangnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Tanaman Hidroponik Pekanbaru, Slamat Aman mengungkapkan dalam program hidroponik yang dikelola dan didukung oleh BI ini pihaknya memanam cabe jenis cabe keriting tipe F1 Tanah Merah. Cabe jenis ini memiliki tingkat kepedasan yang cukup tinggi. Bahkan ini merupakan cabe kegemaran masyarakat Riau.

Untuk luas lahan yang dikelola yaitu berukuran 900 meter persegi dengan diisi sekitar 500 polybag. Dengan luas lahan dan jumlah tanaman tersebut, pihaknya dalam tiga kali panen terakhir ini mendapatkan sekitar 30 kg cabe. Menurutnya ini cukup berhasil melihat setiap kali panen hasil terus meningkat meski terdapat berbagai macam ganmgguan seperti bencana asap yang melanda Riau beberapa waktu lalu.

"Asap cukup berdampak dengan tanaman kita ini. Karena asap membuat serangga yang membantu penyerbukan berkurang sehingga pernyerbukan juga tidak terjadi secara maksimal," terangnya

Dijelaskannya, sebelum asap pihaknya dapat memanen sekitar 2 hingga 4 kg perbatangnya. Namun akibat asap perbatang hanya menghasilkan 1 kg saja. Namun dalam panen yang ke-4 ini pihaknya memperkirakan akan mendapatkan hasil hingga 40 kg.

Slamat juga menjelaskan penanaman tanaman hidroponik ini sangat mudah dan juga menguntungkan. Selain dari biaya pengelolaan, tanaman dapat dipanen lebih lama. Untuk penaman dengan menggunakan cara yang biasa hanya dapat membuat tanaman bertahan hingga 2-3 kali panen. Tapi dengan cara ini pihaknya dapat melakukan panen lebih dari 5 kali, khususnya cabe.

"Dua bulan kedepan kita akan melakukan panen yang kelima. Untuk umur tanaman cabe kita saat ini berumur 111 hari yang kita lakukan penanaman pada 17 Agustus 2015 lalu," singkatnya.

Penulis : Syahrul
Editor : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiPeran Bank Indonesia dan Generasi Milenial dalam Perekonomian Digital
Pegawai Bulog sedang mamasukkan daging beku ke tempat boks khusus penyimpanan dagingGelar Festival Ramadan, BI dan Bulog Bersinergi Tekan Laju Inflasi
BI Gelar Sosialisasi Aturan Baru Bilyet Giro
  Kantor Bank IndonesiaBank Indonesia Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat-syaratnya...
Siti AstiyahBI Riau Siapkan Rp4,4 Triliun untuk Lebaran
Gelar Sidak ke Pasar Tradisional, BI Minta Masyarakat Tahan Diri

 
Berita Lainnya :
  • Jenazah TKI Ilegal yang Ditemukan Tewas Mengapung Teridentifikasi, Warga Batu Bara
  • Istri Larang Minum Miras, Pria Ini Malah Gantung Diri
  • BMKG Deteksi 13 Hotspot di Riau, Paling Banyak di Bengkalis
  • Virus Corona Masuk Malaysia, 3 Orang Terjangkit
  • Tim SAR Gabungan Temukan Tas dan 7 Life Jaket Korban Kapal Tenggelam di Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Citimall Dumai Kunjungi Metro Riau Group
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved