www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Plot Twist Mugello! Bezzecchi Amankan Pole, Marc Marquez Gigit Jari di Luar Front Row MotoGP Italia 2026
 
Industri Fintech Naik 25,75%, AFPI Beri Edukasi Lindungi Masyarakat dari Pinjaman Daring Ilegal
Jumat, 10 April 2026 - 21:05:06 WIB
Tim AFPI saat jumpa pers bersama media di Pekanbaru.(foto: barkah/halloriau.com)
Tim AFPI saat jumpa pers bersama media di Pekanbaru.(foto: barkah/halloriau.com)

PEKANBARU — Industri pinjaman daring (Pindar) di Indonesia memasuki fase baru yang lebih matang. Setelah beberapa tahun didominasi ekspansi agresif, kini pelaku industri mulai menitikberatkan kualitas pendanaan serta edukasi finansial masyarakat sebagai fondasi pertumbuhan berkelanjutan.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan outstanding Pindar pada Februari 2026 mencapai Rp100,69 triliun atau tumbuh 25,75 persen secara tahunan.

Sementara itu, tingkat risiko kredit macet agregat (TWP90) tercatat tetap terkendali di level 4,54 persen.

Pertumbuhan tersebut sekaligus menegaskan peran Pindar dalam menjangkau segmen ultra mikro dan pelaku usaha rumahan yang belum sepenuhnya tersentuh lembaga keuangan formal.

Akses yang cepat dan proses yang sederhana membantu pelaku usaha kecil memenuhi kebutuhan modal kerja hingga menjaga arus kas bisnis.

Kepala OJK Provinsi Riau, Triyoga Laksito, menilai pertumbuhan industri harus berjalan seiring dengan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap risiko berutang.

“OJK mengimbau masyarakat sebelum meminjam agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat wajib memahami manfaat dan risiko serta memastikan platform Pindar yang digunakan sudah berizin dan diawasi OJK,” ujar Triyoga, Kamis (9/4/2026).

Ia menegaskan rendahnya literasi keuangan yang tidak sejalan dengan penetrasi teknologi dapat meningkatkan kerentanan masyarakat terhadap keputusan berutang secara impulsif.

Tantangan tersebut diperparah oleh maraknya penipuan digital serta praktik pinjaman online ilegal. Sepanjang 1 Januari hingga 31 Maret 2026, Satgas PASTI menemukan dan menutup 951 entitas pinjaman online ilegal serta dua penawaran investasi ilegal di berbagai situs dan aplikasi.

OJK juga meminta masyarakat mewaspadai hoaks terkait ajakan gagal bayar (galbay), klaim pemutihan SLIK, hingga narasi pinjaman yang disebut ditanggung asuransi.

Menjawab tantangan literasi, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menjalankan program edukasi nasional Pindar Mengajar dan Media Roadshow di berbagai kota.

Di Riau, kegiatan berlangsung pada 8–9 April 2026 melalui kunjungan ke Riau Pos serta seminar bertema Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau.

Program ini melibatkan sejumlah platform Pindar, seperti Kredit Pintar, UKU, Ivoji, dan KrediOne, Asetku sebagai bentuk kontribusi industri terhadap peningkatan literasi keuangan publik.

Direktur Eksekutif AFPI, Yasmine Meylia, menilai penguatan literasi menjadi kunci menjaga kepercayaan publik.

“Stigma bahwa pinjaman selalu menjadi beban perlu diluruskan. Pada praktiknya, pinjaman bisa menjadi solusi finansial untuk mencapai tujuan jika digunakan secara tepat,” kata Yasmine.

AFPI menempatkan mahasiswa sebagai kelompok strategis dalam edukasi finansial. Generasi muda dinilai rentan terhadap risiko utang digital, namun memiliki potensi besar menjadi agen perubahan.

Melalui program ini, mahasiswa mendapatkan materi tentang pengelolaan keuangan pribadi, penggunaan layanan Pindar secara bertanggung jawab dan cara membedakan platform legal dan pinjol ilegal.

Harapannya, mahasiswa dapat menyebarkan literasi keuangan sehat di lingkungan kampus dan masyarakat.

Selain edukasi kampus, AFPI juga menggandeng media daerah melalui Media Roadshow. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman jurnalis tentang industri Pindar berizin, memperluas informasi edukatif, serta memperkuat kewaspadaan publik terhadap pinjaman ilegal.

Ke depan, AFPI berkomitmen memperluas program literasi ke berbagai daerah untuk membangun ekosistem keuangan digital yang transparan dan berorientasi pada perlindungan konsumen.

Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bezzecchi amankan pole MotoGP Italia 2026.(foto: int)Plot Twist Mugello! Bezzecchi Amankan Pole, Marc Marquez Gigit Jari di Luar Front Row MotoGP Italia 2026
Layanan kesehatan gratis di Riau masih rendah.(ilustrasi/int)Target Prabowo Meleset di Riau? Diskes Ungkap Alasan Program Cek Kesehatan Gratis Masih Sepi
istBRK Syariah Dorong Generasi Peduli Lingkungan, 50 Relawan Sekolah Dumai Kini Miliki Tabungan Bank Sampah
  Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Sumatera Dikepung 159 Titik Panas Sore Ini, Riau Nihil Hotspot
Warung Remang-remang di Kulim resahkan warga (foto/tribunpku)Warung Remang-remang di Kulim Bikin Resah, Tim Gabungan Turun Tangan
Kawasan padat penduduk di Sukaramai jadi sasaran pertama perbaikan instalasi listrik gratis Pemko Pekanbaru (foto/int)Kawasan Padat Penduduk Jadi Prioritas Perbaikan Instalasi Listrik Gratis Pemko Pekanbaru
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved