www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Pemprov Riau Didorong Perkuat Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
 
POJK Baru OJK Izinkan DP 0 Persen untuk Kredit Kendaraan dengan Syarat Tertentu
Selasa, 20 Januari 2026 - 06:00:00 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 35 Tahun 2025 tentang Perubahan atas POJK Nomor 46 Tahun 2024 mengenai Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur, dan Perusahaan Modal Ventura.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura (PMV), Lembaga Keuangan Mikro (LKM), dan LJK Lainnya OJK, Agusman, menyatakan POJK tersebut pada prinsipnya merupakan kebijakan deregulasi yang bertujuan menyederhanakan serta menyesuaikan sejumlah ketentuan.

“Antara lain memperkenankan uang muka atau down payment (DP) pembiayaan kendaraan bermotor hingga 0 persen bagi perusahaan pembiayaan yang memenuhi kriteria tertentu,” ujar Agusman dalam konferensi pers daring Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK Desember 2025, Jumat (9/1/2026).

Selain itu, OJK juga menurunkan persyaratan rasio modal inti terhadap modal disetor dari sebelumnya 150 persen menjadi 50 persen untuk pembiayaan melalui fasilitas modal usaha dan fasilitas dana.

OJK turut memberikan pengecualian kewajiban agunan untuk pembiayaan modal kerja melalui fasilitas modal usaha dan fasilitas dana hingga Rp100 juta per debitur UMKM, khusus bagi perusahaan pembiayaan yang memiliki rasio modal inti terhadap modal disetor di atas 100 persen.

Sementara itu, Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, menjelaskan bahwa penerbitan POJK ini bertujuan meningkatkan peran, kinerja, serta daya saing perusahaan pembiayaan agar lebih fleksibel, efisien, dan kompetitif.

“Perubahan ini diarahkan untuk memberikan stimulus dan ruang gerak yang lebih luas dengan menyederhanakan regulasi administratif, sejalan dengan prinsip proporsionalitas dan manajemen risiko yang efektif,” kata Ismail dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin (19/1/2026).

Ia menambahkan, POJK 35/2025 juga diharapkan mendukung kebijakan strategis pemerintah, peningkatan kemudahan berusaha, serta harmonisasi pengaturan sektor keuangan guna menunjang pengembangan ekonomi kerakyatan.

POJK 35/2025 mulai berlaku pada 22 Desember 2025 dengan 10 pokok pengaturan utama, antara lain penyederhanaan mekanisme perubahan kepemilikan, percepatan proses pencatatan penerbitan efek, penyesuaian ketentuan uang muka kendaraan bermotor, relaksasi pembiayaan digital, hingga kemudahan pembiayaan bagi UMKM dengan tetap mengedepankan prinsip manajemen risiko.

Adapun kriteria perusahaan pembiayaan yang dapat menerapkan DP 0 persen diatur dalam Pasal 20A POJK 35/2025. Perusahaan pembiayaan dengan rasio non-performing financing (NPF) neto pembiayaan kendaraan bermotor maksimal 3 persen serta tingkat kesehatan paling rendah Peringkat Komposit 2 dapat memberikan DP 0 persen untuk:

kendaraan bermotor roda dua atau tiga;

kendaraan bermotor roda empat atau lebih untuk pembiayaan investasi; dan

kendaraan bermotor roda empat atau lebih untuk pembiayaan multiguna.

Namun demikian, porsi pembiayaan kendaraan bermotor dengan DP 0 persen dibatasi maksimal 20 persen dari total portofolio piutang pembiayaan masing-masing perusahaan.

Sumber: Bisnis


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi Kemendagri mendorong Pemda perkuat pengakuan masyarakat hukum adat lewat Perda (foto/int)Pemprov Riau Didorong Perkuat Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Dana transfer ke Riau turun Rp3,09 triliun (foto/int)Transfer ke Daerah di Riau Anjlok 17,22 Persen, DBH Turun hingga 57,62 Persen
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru naik (foto/int)Sempat Merosot, Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Selasa Ini
  Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio B.W. Wicaksana (foto/int)Ops Patuh LK 2026 Digelar di Pekanbaru, Knalpot Brong dan Balap Liar Disasar
Ilustrasi BMKG memprediksi hujan di sebagian besar Riau (foto/int)BMKG: Hujan lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Pekanbaru dan Sekitarnya
Ilustrasi Sumsel dominasi hotspot Sumatera, Riau tercatat nihil (foto/int)Riau Nihil Karhutla, Sumatera Selatan Catat 75 Hotspot
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved