www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
 
XL Axiata Siap Hadapi Tantangan Industri Telekomunikasi dan Harap Dukungan Kebijakan Pemerintah
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 21:19:52 WIB
Chief Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O Baasir (foto/ist)
Chief Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O Baasir (foto/ist)

JAKARTA – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bersiap menghadapi tantangan berat di sektor telekomunikasi di tengah kondisi regulasi yang belum sepenuhnya mendukung industri. Selain persaingan ketat antar-operator, sejumlah aturan yang belum jelas dipandang berpotensi menghambat operasional perusahaan, mulai dari keberadaan layanan RT/RW Net, kehadiran Starlink, hingga pengaturan layanan OTT (Over The Top) yang menggunakan jaringan operator.

Chief Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O Baasir, menyatakan, Persaingan dalam industri telekomunikasi semakin intens dan diperkirakan terus berlangsung. Selain harus mengikuti kebutuhan pelanggan yang dinamis, pihaknya menghadapi tantangan dari pemain baru seperti Starlink.

"Namun, beberapa isu regulasi hingga saat ini belum ada kejelasan padahal memiliki dampak besar bagi keberlanjutan industri,” ujarnya.

Marwan menyoroti beban biaya operasional yang meningkat akibat aturan Biaya Hak Penggunaan Frekuensi (BHP) yang mencapai 13-14% dari pendapatan operator. Hal ini jauh melampaui batas ideal 5-10%. XL Axiata berharap pemerintah bisa menyesuaikan beban biaya ini agar industri tetap sehat dan masyarakat mendapatkan layanan berkualitas.

Selain itu, XL Axiata mendorong pemerintah untuk membuka lelang spektrum yang terjangkau untuk mendukung perkembangan jaringan 4G dan 5G.

“Kami berminat pada lelang frekuensi 700 MHz dan 26 GHz. Kami berharap pemerintah menetapkan harga awal yang realistis agar operator mampu berinvestasi dalam pengembangan jaringan, terutama di wilayah pelosok,” ujar Marwan.

Selain regulasi BHP, tantangan lain yang dihadapi XL Axiata adalah praktik layanan RT/RW Net yang dianggap merugikan operator resmi. Praktik ini membuat harga internet tidak sehat dan mengabaikan kewajiban pembayaran BHP, sehingga perlu segera ditertibkan pemerintah.

Di sisi lain, hadirnya Starlink di Indonesia dinilai membuka peluang untuk memperluas akses internet di daerah terpencil.

“Kami siap berkolaborasi dengan Starlink, namun penting bagi pemerintah untuk memastikan persaingan yang adil dengan operator domestik agar kualitas layanan bagi masyarakat tetap terjamin,” lanjut Marwan.

XL Axiata juga menyoroti ketidakseimbangan regulasi antara operator dan pelaku bisnis OTT, yang tidak dikenakan beban biaya seperti PNBP dan spektrum. Marwan menegaskan bahwa OTT menikmati peningkatan trafik tanpa berkontribusi langsung kepada operator, yang terus menanggung biaya operasional.

“Kami harap ada regulasi yang tegas untuk OTT agar tercipta persaingan yang adil,” ujarnya.

Dengan tantangan regulasi yang ada, XL Axiata optimis bisa mempertahankan pertumbuhan dengan inovasi layanan, seperti konvergensi layanan digital. Perusahaan mengajak pemerintah untuk menciptakan iklim bisnis yang mendukung pertumbuhan industri telekomunikasi yang sehat, demi percepatan pembangunan digital di Indonesia. (rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved