www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Hujan Ringan Bantu Redam Kebakaran Lahan di Kuala Kampar, Bara Bawah Tanah Masih Membara
 
Konflik Iran-Israel Tidak Goyahkan Kinerja Bursa Komoditas Indonesia
Rabu, 17 April 2024 - 16:04:11 WIB
ICDX Bursa Indonesia.(foto: istimewa)
ICDX Bursa Indonesia.(foto: istimewa)

JAKARTA - Meskipun konflik perang antara Iran dan Israel mencuat sejak 13 April 2024, dampaknya tidak merugikan kinerja transaksi di Bursa Komoditas Berjangka. Sebaliknya, transaksi harian justru mengalami peningkatan signifikan.

Data dari Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) menunjukkan bahwa pada perdagangan tanggal 15 April 2024, volume transaksi mencapai 38.470,40 lot, melampaui rata-rata transaksi harian tahun 2023 sebesar 23.719,37 lot serta transaksi perdana tahun 2024 sebesar 29.148,43 lot.

Transaksi tersebut terdiri dari Transaksi Multilateral sebanyak 6.658 lot, Transaksi Sistem Perdagangan Alternatif sebanyak 31.644,40 lot, dan Penyaluran Amanat Luar Negeri (PALN) sebanyak 168 lot.

Kontrak berjangka Loco Gold mendominasi transaksi pada Sistem Perdagangan Alternatif dengan 20.868,68 lot, sedangkan kontrak Emas mendominasi pada Transaksi Multilateral sebanyak 5.056 lot.

"Kondisi pasar di bursa komoditas terbilang unik, di mana pasar cenderung positif saat harga komoditas dan nilai tukar mata uang berfluktuasi. Fluktuasi ini menjadi peluang bagi pelaku pasar untuk melakukan perdagangan," kata Dirut Indonesia Commodity & Derivative Exchange (ICDX), Nursalam, Rabu (17/4/2024).

"Pergerakan harga yang fluktuatif ini menjadi pengingat bagi pelaku bisnis akan pentingnya hedging atau lindung nilai. Pelaku bisnis dapat melindungi diri dari risiko perubahan harga dengan melakukan transaksi di bursa atas komoditas tertentu," sambungnya.

Sementara itu, konflik antara Israel dan Iran telah memberikan tekanan terhadap kurs rupiah dan harga beberapa komoditas. Nilai tukar rupiah tercatat pada level 16.256,88 per USD pada Rabu, 17 April 2024 pukul 09.33 WIB.

Selain itu, harga minyak mentah dunia diperkirakan akan melampaui USD 100 per barel jika ketegangan antara kedua negara terus meningkat.

Data dari Bloomberg menunjukkan bahwa harga emas dunia di pasar spot mengalami penurunan pada Selasa, 16 April 2024, mencapai USD 2.383,52 per troy ons, turun 0,14 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Namun, pada Rabu, 17 April 2024 pukul 06.31 WIB, harga emas mengalami kenaikan tipis menjadi USD 2.383,95 per troy ons.(rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Tim Manggala Agni padamkan karhutla di Kuala Kampar.(foto: mcr)Hujan Ringan Bantu Redam Kebakaran Lahan di Kuala Kampar, Bara Bawah Tanah Masih Membara
Jorge Martin juarai sprint race MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Sensasi Le Mans! Jorge Martin Menang Sprint Race MotoGP Prancis 2026, Marquez Terlempar di Lap Akhir
Trofeo Mini Soccer dalam rangka HPN yang digelar PWI Riau.(foto: istimewa)Trofeo Mini Soccer HPN 2026 Satukan PWI, PLN dan BRK Syariah di Pekanbaru
  LAM Riau terus perjuangkan DIR.(foto: int)Naskah 600 Halaman Sudah di DPR, Riau Terus Berjuang Jadi Daerah Istimewa
Wamenpar, Ni Luh Puspa membuka Rakernas II ASITA 2026 di Makassar (foto/ist)ASITA Tegaskan Komitmen Majukan Pariwisata Indonesia Lewat Kolaborasi Nasional
Francesco Bagnaia raih pole di MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Dari Q1 ke Front Row! Marquez Tantang Bagnaia di MotoGP Prancis 2026
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved