www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
AAI dan PWI Riau Teken MoU Bantuan Hukum
 
DP 0 Persen Harus Diikuti Turunnya Suku Bunga KPR
Sabtu, 20 Februari 2021 - 06:36:09 WIB
Bank Tabungan Negara
Bank Tabungan Negara

JAKARTA  - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Asosiasi Pengembang Real Estate Indonesia (REI) Royzani Sjachri mengusulkan penurunan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah/Apartemen (KPR/KPA).

Hal itu untuk melengkapi dan berjalan beriringan dengan kebijakan relaksasi loan to value/financing to value (LTV/FTV) maksimal 100 persen atau DP 0 persen.

"Kami harap bunga KPR-nya juga bisa diturunkan," kata Royzani dalam acara Mortgage Forum yang digelar secara virtual, pada Jumat (19/2/2021), seperti yang dilansir dari kompas.

Royzani menjelaskan penurunan suka bunga KPR mestinya dapat dilakukan oleh perbankan, karena Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate (DRRR).

Kini, suku bunga acuan berada di level terendah sepanjang sejarah bank sentral, yakni 3,50 persen.

" Suku bunga acuan BI-7DRRR kan sudah turun tapi kok bunga KPR enggak turun serta merta? Atau kredit konstruksi belum turun," cetus Royzani.

Royzani juga berharap penurunan bunga KPR ini dapat mendekati bunga KPR berskema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) yaitu sebesar 7 sampai 8 persen dalam jangka waktu atau tenor cicilan yang lebih lama.

Sebelumnya, Royzani atas nama REI mengusulkan tiga hal yakni pelonggaran syarat aplikator yang mengajukan KPR tidak sebatas masyarakat berpenghasilan rendah dengan gaji tetap, melainkan juga tidak tetap.

Hal ini mempertimbangkan konsumen dengan motif end user atau membeli untuk memenuhi kebutuhan, mayoritas berasal dari kalangan masyarakat berpenghasilan tidak tetap.

Selain itu, REI juga meminta keringanan berupa penundaan angsuran terutama untuk MBR selama masa pandemi Covid-19.

"Kami berharap ada penundaan angsuran rumah bagi MBR. Paling tidak selama enam bulan atau mungkin diperpanjang lagi tenornya lebih dari 20 tahun," ujarnya.

Terakhir, REI mengusulkan penguatan Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam pemerataan KPR bersubsidi di seluruh daerah. Tujuannya agar BPD juga dapat turut serta menyerap dan memberikan KPR kepada masyarakat terutama untuk MBR. *


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
AAI dan PWI Riau teken MoU.AAI dan PWI Riau Teken MoU Bantuan Hukum
Kajati Riau Jaja Subagja, saat melantik Kajari Rohul Pri Wijeksono.Pri Wijeksono Resmi Jabat Kajari Rohul Gantikan Silpia Rosalina
Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto (atas) saat menerima sertfikat ISO 9001:2015 dan ISO/IEC 20000-1 : 2018 dari Assurance Business Development Director BSI Indonesia, Nolia Natalia (bawah) secara virtual di Jakarta.XL Business Solutions Hadirkan Layanan Berkualitas Terbaik
  Kadiskominfo Rohul Drs Yusmar MSiDukungan Teknologi Informasi Sebagai Wujud Terbentuknya Smart Province
Kabut asap tebal yang menyelimuti membuat Pulau Rangsang yang dilihat dari Pantai Dorak tidak kelihatanKarhutla di Rangsang, Kabut Asap Selimuti Sebagian Wilayah Kepulauan Meranti
Tersangka diamankan polisi.Kantongi Sabu, Seorang Petani Diringkus Polsek Batang Cenaku
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
Gubri dan Wagubri Kunjungi BPBD Riau
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved