www.halloriau.com  
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Inflasi dan Kekurangan Komponen Paksa Samsung Pangkas Produksi Smartphone Hingga 30 juta unit
 
Basuki Tjahaja Purnama Kunjungi Lokasi Pengeboran di Minas
Hingga Awal Mei, PHR WK Rokan Berhasil Bor 145 Sumur Baru
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:46:16 WIB
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (tengah) didampingi Dirut PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Jaffee A. Suardin (kanan) ketika mengunjungi salah satu lokasi pengeboran di Lapangan Minas, Kabupaten Siak, Riau, pada Senin (9/5).
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (tengah) didampingi Dirut PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Jaffee A. Suardin (kanan) ketika mengunjungi salah satu lokasi pengeboran di Lapangan Minas, Kabupaten Siak, Riau, pada Senin (9/5).

PEKANBARU – Program pengeboran sumur baru PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang masif dan agresif berkontribusi positif terhadap tingkat produksi Wilayah Kerja (WK) Rokan. Sejak awal tahun hingga Rabu (11/5), PHR WK Rokan berhasil mengebor 145 sumur baru, atau rata-rata lebih dari satu sumur per hari. Kerja keras tersebut untuk mencapai target pengeboran 400-500 sumur baru di WK Rokan pada tahun ini.

Pengeboran sumur-sumur baru di WK Rokan sejauh ini berkontribusi rata-rata lebih dari 12.000 barel minyak per hari (BOPD), sehingga dapat menjaga tingkat produksi di WK migas terbesar kedua di tanah air tersebut. ”Kontribusi dari sumur-sumur pengembangan terus menunjukkan tren menaik. PHR akan menambah rig lagi agar dapat meningkatkan produksi di WK Rokan,” ungkap Dirut PHR Jaffee A. Suardin ketika menerima kunjungan kerja Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama di Rumbai, Pekanbaru, pada Senin (9/5/2022).

Tahun ini PHR berencana menambah jumlah rig hingga menjadi 26 rig pengeboran dan 47 rig workover/ well service (WOWS). Hingga April lalu, PHR mengoperasikan 19 rig pengeboran dan 28 rig WOWS. Pada kunjungan kerja kali ini, Basuki dan rombongan meninjau salah satu lokasi rig pengeboran di Minas dan berdialog dengan pekerja di lapangan.

WK Rokan menyumbangkan sepertiga total produksi minyak Pertamina atau hampir seperempat produksi nasional dengan rata-rata produksi tahunan sekitar 160 ribu barel minyak per hari (BOPD) untuk periode September-Desember 2021. Seluruh hasil lifting WK Rokan juga diperuntukkan untuk konsumsi kilang domestik Pertamina guna mendukung ketahanan energi nasional.

Dalam paparannya, Jaffee menjelaskan bahwa PHR berhasil meningkatkan kinerja WK Rokan pasca alih kelola. Di antaranya kenaikan tingkat produksi, biaya lifting yang makin rendah, peningkatan nilai investasi dan kegiatan pengeboran secara masif-agresif. Dia juga menjelaskan peran WK Rokan dalam pengembangan digitalisasi di lingkungan Subholding Upstream Pertamina dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Basuki mengapresiasi upaya WK Rokan dalam menjaga dan meningkatkan produksi pasca alih kelola dari operator sebelumnya. ”Posisi WK Rokan sangat strategis bagi Indonesia, tidak hanya kontribusinya terhadap pendapatan negara melalui bagi hasil minyak dan pajak, namun juga dalam konteks ketahanan energi nasional. Intinya sektor hulu harus semakin agresif meningkatkan angka produksi dan lifting, sedangkan sektor hilir harus untung.” lanjutnya. Dia mengharapkan, upaya peningkatan produksi harus dibarengi optimalisasi biaya sehingga kontribusi WK Rokan kepada negara juga lebih optimal.

PHR WK Rokan menyumbangkan penerimaan negara sekitar Rp 9 triliun untuk periode Agustus-Desember 2021. Kontribusi itu terdiri dari Rp 6,5 triliun Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Rp 2,5 triliun berupa pembayaran PPh, PPN, dan pajak daerah. Kontribusi ini merupakan wujud nyata dari manfaat langsung kehadiran operasi PHR kepada negara, daerah, dan masyarakat pasca alih kelola WK Rokan pada 9 Agustus 2021 lalu. Industri hulu migas memiliki peran penting bagi penerimaan negara dan modal pembangunan.

Selain berupaya meningkatkan penerimaan negara, PHR juga berkomitmen untuk terus meningkatkan porsi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk memperkuat komponen nasional. Saat ini TKDN di PHR mencapai lebih dari 60 persen.

Pada akhir kunjungannya, Basuki berpesan agar upaya meningkatkan produksi juga harus memastikan keselamatan kerja. “Zero tolerance terhadap insiden HSSE, termasuk kepada kontraktor maupun vendor yang bekerja sama dengan Pertamina,” tegasnya. *


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pabrik SamsungInflasi dan Kekurangan Komponen Paksa Samsung Pangkas Produksi Smartphone Hingga 30 juta unit
IlustrasiPenerapan KTP Digital, Disdukcapil Pekanbaru Perlu Peningkatan Perangkat
IlustrasiBerangkat Awal Juni, Kemenag Riau Minta Daerah Beri Layanan Terbaik dan Manasik untuk JCH
  Tentara IsraelSeorang Remaja Palestina Kembali Ditembak Mati Pasukan Israel
IlustrasiGencarkan Sosialisasi, Disperindag Pekanbaru Gesa Pemindahan Pedagang BRPS ke Pasar Induk
Pekerja PT PGN Tbk.PGN Menjamin Layanan Gas Bumi Medan Terjaga Pasca Insiden
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Paguyuban Balai PPW Riau Anjangsana ke Panti Asuhan di Pekanbaru
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved