www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
 
Produk UMKM Riau, 430 Set Wooden Cooler Box Diekspor ke Kansas AS
Jumat, 22 Januari 2021 - 21:29:17 WIB
Foto bersama
Foto bersama

PEKANBARU - PT Karunia Alam Riau mengekspor satu unit kontainer berisi 340 Wooden Cooler Box ke Kansas Amerika Serikat (AS). Pengiriman produk UMKM berbahan kayu ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh perusahaan asal Riau tersebut, dengan dukungan dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau.

Komisaris PT Karunia Alam Riau, Yoanna mengatakan total Wooden Cooler Box yang akan dikirim ke Kansas adalah 23 kontainer, dengan nilai diperkirakan mencapai Rp8 miliar.

"Untuk ekspor perdana ini, perusahaan kami PT Karunia Alam Riau mengirim 430 set Wooden Cooler Box ke Kansas Amerika. Total nilainya untuk satu kontainer ini sekitar Rp350 juta. Dan kita ada total 23 kontainer, dengan nilai Rp8 miliar," kata Yoanna kepada Halloriau.com saat acara seremonial ekspor di komplek pergudangan Global Mas, Jumat (22/1/2021).

Yoanna mengatakan, pengiriman selanjutnya akan dilakukan pada awal Februari 2021 mendatang.

"Mudah-mudahan bila lancar awal februari kita kirim kontainer kedua. Kita target untuk selanjutnya, setiap bulan akan kita kirim 4 kontainer ke luar. Produk pertama ini sesuai dengan permintaan clien kami, berikutnya akan ada beberapa produk lagi yang akan kita ekspor juga," tambahnya.

Sementara itu, Kapala Kantor Wilayah DJBC Riau, Ronny Rosfyandi melalui Kepala Pelayanan dan Kepabean, Hartono, mengatakan, fasilitas yang diberikan ini merupakan salah satu upaya DJBC Riau untuk mendukung program pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Di mana dengan mempermudah proses ekspor kepada pelaku UMKM dan IKM.

Ekspor perdana wooden cooler box produksi PT Karunia Alam Riau ke Amerika kali ini, merupakan salah satu upaya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai khususnya Kanwil DJBC Riau bekerja sama dengan Pusat Logistik Berikat (PLB) PT Surya Inti Primakarya dalam membina UMKMY/IKM di Provinsi Riau untuk memanfaatkan Fasilitas Fiskal dari pemerintah.

Selanjutnya diharapkan dapat terus meningkat dan membuka pasar ekspor lainnya secara global serta memacu UMKM/IKM lainnya di provinsi Riau untuk menembus kompetisi pasar global dengan memanfaatkan fasilitas fiskal dalam skema Pusat logistik berikat.

Ekspor perdana tersebut dari PLB PT Surya Inti Primakarya yang merupakan salah satu bentuk fasilitas yang diberikan oleh Bea Cukai. Dimana pekerjaan sederhana berupa perakitan komoditas lokal yang mendapat fasilitas tidak dipungut PPN serta penggabungan barang impor berupa aksesoris dari Tiongkok yang mendapat fasilitas penangguhan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI). Pemberian fasilitas fiskal pada PLB merupakan insentif dari pemerintah melalui Bea Cukai sebagai pemacu untuk meningkatkan industri dalam negeri agar lebih kompetitif dipersaingan pasar global serta mampu mendukung prioritas ekspor.

"Berbagai upaya telah dilakukan Bea Cukai Riau dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional. Dimulai dengan penggalian potensi ekspor oleh pengusaha UMKM/IKM, baik secara mandiri maupun berkoordinasi dengan pemerintah daerah, sampai dengan sosialisasi dan asistensi terkait kemudahan dalam melakukan ekspor oleh pengusaha UMKM/IKM," katanya.

Pusat Logistik Berikat (PLB), jelas Hartono, merupakan fasilitas yang akan sangat menguntungkan bagi semua pelaku usaha ekspor, mulai dari pelaku UMKM yang membuat produk hingga pelaku eksportir maupun importir. Karena saat barang tersebut masuk ke PLB, maka pelaku usaha tidak akan dikenakan biaya PPN yang seharusnya dibayarkan 10% dari nilai barang.

"Kita membuat skema lengkap. Bea Cukai ini sebetulnya hanya mengkanalisasi. Jadi memfasilitasi kepentingan bisnis para pelaku ekspor. Di mana kita yakin dengan fasilitas yang kita berikan, semuanya akan mendapatkan keuntungan. Kalau semua sudah menikmati keuntungan, bisnis pasti akan jalan sendiri. Artinya, nanti eksportir akan mencari UMKM, dan UMKM akan mencari eksportir, lalu eksportir akan masuk ke PLB, terus ekspor," tambahnya.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Riau, Lisda Erni, yang juga menghadiri acara seremonial ekspor Wooden Cooler Box tersebut, mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan ekspor ini.

"Kami dari Dinas Koperasi UKM sangat mendukung sekali. Karena ini merupakan suatu terobosan, dan kami akan share nanti ke pelaku-pelaku UKM yang ada di Provinsi Riau. Karena selama ini kan UKM kan bingung mau melakukan ekspor, tapi fasilitas seperti ini yang mereka belum dapat informasinya,"ujarnya.

Penulis: hr1
Editor: Satria


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Pasar modern Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti
Kapolres Inhu dipangku AKBP Efrizal S.I.KKapolres Inhu Ringkus 319 Tersangka Narkoba
Ilustrasi Covid-19Sebaran 7.264 Covid-19, Riau 87 Kasus Baru, 70 Sembuh, 4 Meninggal
  IlustrasiPolisi Tangkap Pengedar Narkoba di Perumahan Kuantan
Gubri, Syamsuar diterima Mentan Syahrul Yasin Limpo di Kantor Kementan RI Jakarta, Kamis (4/3/2021).Sambut Baik Food Estate, Kementan Segera ke Riau
Unit Manager Communication, Relations & CSR RU II Pertamina Brasto Galih Nugroho memasangkan masker kepada salah satu pelajar.
Dukung Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Pertamina Dumai Bantu 10.000 Masker
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
Humas Polda Riau Sambangi Metro Riau Grup
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved