www.halloriau.com
14:00 - Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas 2 Luka Berat | 13:28 - Riau Akan Distribusikan 15.240 Vaksin Covid-19 untuk 3 Daerah Ini | 12:32 - Abaikan Prokes Covid-19, Kerumunan Warga Penerima BLT Dibubarkan | 18:21 - Kadiskes Riau: Rapid Test Antigen Swab Syarat Perjalanan Keluar Daerah | 18:21 - Penahanan Yan Prana, Kejati Beralasan Tersangka Menghilangkan Barang Bukti | 16:00 - Setdaprov Riau, Yan Prana Jaya ditahan Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Riau
 
Hingga Oktober 2020, Neraca Perdagangan Riau Surplus 9,7 Miliar Dolar AS
Jumat, 04 Desember 2020 - 12:13:18 WIB
Kepala BPS Riau Misfaruddin
Kepala BPS Riau Misfaruddin

PEKANBARU - Neraca perdagangan di Provinsi Riau pada kurun Januari-Oktober 2020 mengalami surplus sebesar 9,78 miliar dolar AS, yang artinya nilai ekspor dari daerah berjuluk "bumi lancang kuning" itu lebih tinggi ketimbang barang masuk atau impor.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Misfaruddin di Pekanbaru, Jumat, mengatakan surplus terjadi karena sumbangan ekspor minyak dan gas atau migas, maupun ekspor nonmigas.

"Surplus neraca perdagangan dipicu oleh surplus sektor nonmigas sebesar 9,47 miliar dolar AS, dan sektor migas 303,91 juta dolar AS," katanya dikutip dari antarariau.

Dari sisi volume perdagangan, lanjutnya, periode Januari-Oktober 2020 mengalami surplus sebesar 17,2 juta ton. Hal tersebut didorong oleh surplusnya neraca volume perdagangan sektor nonmigas sebesar 16,2 juta ton dan sektor migas sebesar 1,03 juta ton.

Ia mengatakan secara keseluruhan ekspor Riau pada Januari-Oktober naik 8,50 persen dibandingkan tahun lalu. Ekspor Riau masih didominasi ekspor nonmigas yang kontribusinya mencapai 96,42 persen dari total ekspor. Ekspor nonmigas tetap meningkat di tengah kondisi pandemi COVID-19.

Sedangkan, ekspor migas yang mencapai 390 juta dolar AS, mengalami penurunan 39,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019. Penurunan ekspor migas disebabkan oleh turunnya ekspor minyak mentah sebesar 69,40 persen. Meskipun begitu, ekspor industri pengolahan hasil minyak naik sebesar 11,35 persen pada periode tersebut.

"Selama Januari-Oktober 2020, nilai ekspor Riau mengalami kenaikan sebesar 8,50 persen dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang disebabkan oleh naiknya ekspor nonmigas sebesar 11,75 persen, meskipun ekspor migas turun," katanya. (*)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiSensus Penduduk Online di Riau Berhasil Daftar 1,31 Juta Penduduk
  Kepala BPS Riau Aden Gultom BPS Riau Catat Ada Kesenjangan TPAK Perempuan dan Laki-laki

BERITA LAINNYA    
SMS Donasi XL Axiata Salurkan Bantuan dan Buka Layanan Gratis
Polres Kepulauan Meranti Ringkus 4 Terduga pelaku pengedar narkoba, dua diantaranya bawah umurPolres Meranti Ringkus 4 Terduga Pengedar Narkoba, Dua Diantaranya Bawah Umur
Susana media meeting di Pekanbaru, Senin (18/1/2021).
Pertumbuhan Ekonomi Riau di Triwulan IV 2020 Dekati Arah Positif
  IstSembilan Santri di Bengkalis Positif Covid-19
Dara Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2019, dr Atika Fitri yang saat ini bertugas sebagai dokter umum di Rumah Sakit  MMC Jakarta sudah mengikuti vaksinasiCerita Dara Kepulauan Meranti 2019, dr Atika Usai Disuntik Vaksin Sinovac
dr Syaipul Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Dumai
Covid-19 Dumai: Tambah 22 Kasus Baru, 13 Sembuh
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved