www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Paripurna DPRD, Bupati Rohil Serahkan Rancangan Awal RPJMD 2021-2026
 
Tutup 7 Gerai karena Covid-19, Matahari Rugi Rp 616 Miliar
Jumat, 23 Oktober 2020 - 15:09:55 WIB
7 Ritel Matahari ditutup karena terus menerus alami kerugian.
7 Ritel Matahari ditutup karena terus menerus alami kerugian.

JAKARTA - Ritel PT Matahari Department Store Tbk sepanjang sembilan bulan tahun ini membukukan rugi bersih senilai Rp 616,60 miliar.

Nilai ini berbanding terbalik dengan periode akhir September 2019 dimana perusahaan masih mengantongi keuntungan senilai Rp 1,18 triliun.

Pendapatan perusahaan pun terjun bebas 57,49% secara year-on-year (YoY) dengan posisi di akhir kuartal III-2020 senilai Rp 3,32 triliun. Jumlah ini jauh sekali di bawah pendapatan di periode yang sama tahun sebelumnya yang senilai Rp 7,82 triliun.

Turunnya pendapatan ini paling dalam terjadi pada penjualan eceran yang turun menjadi Rp 2,13 triliun dari sebelumnya Rp 5,02 triliun di periode tersebut.

Penjualan konsinyasi-bersih juga turun menjadi Rp 1,14 triliun dari Rp 2,71 triliun. Dan pendapatan jasa juga ikut turun menjadi Rp 50 miliar dari Rp 89,88 miliar.

Penurunan kinerja yang signifikan ini setelah setelah diberlakukannya kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta sehingga perusahaan terpaksa membatasi kembali bisnisnya di wilayah ini. Padahal kinerja perusahaan disebutkan sudah mulai pulih secara stabil sejak Juli, hingga pertengahan September.

Mengutip CNBC Indonesia, CEO dan Wakil Presiden Direktur Matahari Terry O'Connor mengatakan dengan adanya pembatasan ini hingga periode tersebut perusahaan telah menutup tujuh gerai format besar dan seluruh gerai khusus ditutup. Hal ini dilakukan untuk melakukan efisiensi akibat operasional yang tak maksimal akibat pandemi Covid-19.

Langkah efisiensi lainnya yang dilakukan perusahaan adalah pengetatan biaya, termasuk upaya negosiasi untuk memperoleh keringanan sewa, yang menghasilkan penurunan beban operasional sebesar 26,2% pada kuartal ketiga dan 29,3% pada periode Januari sampai dengan September.

"Semua rencana pemulihan kami berjalan sesuai rencana, namun peningkatan kunjungan ke gerai kami tertahan oleh PSBB pada September 2020. Gerai kami terus menjunjung tinggi 5 Komitmen Matahari, dan tetap melayani pelanggan dengan baik dengan protokol kesehatan yang ketat. Kami telah melunasi fasilitas kredit tambahan yang diperoleh di bulan Mei tahun ini," kata Terry dalam siaran persnya, dikutip Jumat (23/10/2020).

"Kami melakukan kontrol yang ketat atas pengeluaran kami dan pembekuan belanja modal kami masih berlaku selain terkait dua toko yang dibuka pada kuartal ini. Pemulihan pemotongan gaji telah dimulai sejalan dengan pemulihan kami, dan direncanakan untuk pulih sepenuhnya pada Kuartal 4 2020."

Hingga saat ini perusahaan masih mengoperasikan 153 gerai. Diperkirakan perusahaan masih akan melakukan penutupan tiga gerai lagi hingga akhir tahun mengingat target perusahaan hanya akan mengoperasionalkan 150 gerai format besar yang menguntungkan di akhir 2020.

Nilai aset perusahaan mengalami kenaikan yang cukup besar menjadi Rp 7,44 triliun pada akhir September lalu dari posisi akhir Desember 2019 yang senilai Rp 4,83 triliun. Kenaikan paling besar terjadi pada aset tak lancar yang tumbuh menjadi Rp 4,76 triliun dari Rp 2,08 triliun di akhir tahun lalu.

Sejalan dengan itu, nilai liabilitas perusahaan juga mengalami kenaikan yang signifikan dari sebelumnya Rp 3,08 triliun pada 31 Desember 2020 menjadi Rp 6,65 triliun di akhir September 2020.

Kenaikan signifikan terjadi pada liabilitas jangka panjang yang tercatat senilai Rp 3,29 triliun dari sebelumnya senilai Rp 488,44 miliar. Kenaikan ini disebabkan karena adanya kewajiban sewa jangka panjang yang senilai Rp 2,79 triliun yang sebelumnya tidak ada pada periode sebelumnya. (*)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2021-2026Paripurna DPRD, Bupati Rohil Serahkan Rancangan Awal RPJMD 2021-2026
IlustrasiLama Tak Dibersihkan, Kanal Milik PT BSP Simpang Siak Tersumbat
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai Hj Yusmanidar
Kegiatan Belajar Mengajar Daring Diperpanjang Hingga 9 Agustus
  Wakil Ketua DPRD Riau HardiantoDPRD Riau Dukung Rumah Oksigen
Kepala BKD Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan Satu Nama Calon Sekdaprov Riau Telah Ditunjuk, BKD Riau Akui Belum Tahu
Sekretaris Komisi I DPRD Pekanbaru, Muhammad Isa LahamidBanyak Kebocoran, DLHK Diminta Perbaiki Pola Pungutan Retribusi Sampah
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Tanoto Foundation Donasikan 3.000 unit Oxygen Concentrator ke Kementerian Kesehatan
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved