www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Hampir 20 Persen Pasien Tanpa Gejala Ikut Alami Long Covid
 
Presiden Jokowi Beberkan Manfaat UU Cipta Kerja untuk Masyarakat
Minggu, 11 Oktober 2020 - 12:00:25 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi angkat suara atas pentingnya implementasi Undang-Undang Cipta Kerja dalam waktu dekat. Menurutnya, ada tiga manfaat nyata yang akan dirasakan oleh masyarakat atas pemberlakuan UU anyar ini.

Pertama, UU Cipta Kerja akan membuka lapangan kerja domestik dalam jumlah besar. Mengingat lapangan kerja yang tersedia saat ini tidak mampu menyerap tingginya angka pencari kerja baru, termasuk kelompok pengangguran yang terus bertambah di tengah pandemi Covid-19.

"Saya tegaskan mengapa kita membutuhkan undang-undang Cipta kerja. Pertama, setiap tahun ada sekitar 2,9 juta penduduk usia kerja baru anak muda yang masuk ke pasar kerja sehingga kebutuhan atas lapangan kerja baru sangat sangat mendesak. Apalagi di tengah pandemi. Terdapat kurang lebih 6,9 juta pengangguran dan 3,5 juta pekerja terdampak pandemi Covid-19," terangnya dalam video conference dikutip Sabtu (10/10/2020).

"Dan sebanyak 87 persen dari total penduduk bekerja memiliki tingkat pendidikan setingkat SMA ke bawah di mana 39 persen berpendidikan sekolah dasar. Sehingga perlu mendorong penciptaan lapangan kerja baru khususnya di sektor padat karya. Jadi undang-undang Cipta kerja bertujuan untuk menyediakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya bagi para pencari kerja serta para pengangguran," sambung Jokowi.

Manfaat kedua, baik bagi pengembangan UKM dan Koperasi. Sebab, UU Cipta Kerja menawarkan berbagai macam kemudahan berusaha.

"Regulasi yang tumpang tindih dan prosedur yang rumit dipangkas. Perizinan usaha untuk usaha mikro kecil tidak diperlukan lagi, hanya pendaftaran saja. Sangat simpel," tegas Jokowi, dikutip merdeka.com.

Bahkan, UMKM yang bergerak di sektor makanan dan minuman sertifikasi halalnya akan dibiayai langsung oleh pemerintah. Artinya gratis.

Kemudian, izin kapal nelayan penangkap ikan hanya perlu melaporkan ke unit kerja Kementerian KKP saja. "Kalau sebelumnya harus mengajukan ke Kementerian KKP, Kementerian Perhubungan, dan instansi instansi yang lain, sekarang ini cukup dari unit di Kementerian KKP saja," terangnya.

Selain itu, UU Cipta Kerja juga dinilai ramah bagi Perseroan Terbatas (PT) dan Koperasi. Menyusul dihapuskannya aturan modal minimum dan pengurangan syarat jumlah anggota untuk pembentukan atau pendirian.

"Pembentukan PT atau perseroan terbatas juga dipermudah, tidak ada lagi pembatasan modal minimum. Pembentukan koperasi juga dipermudah jumlahnya hanya 9 orang saja, koperasi sudah bisa dibentuk. Kita harapkan akan semakin banyak koperasi-koperasi di tanah air," tegas presiden

Ketiga, meningkatkan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia. Hal itu karena kemudahan pengurusan perizinan dan pemanfaatan teknologi digital.

"Undang-Undang Cipta kerja ini akan mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Ini jelas karena dengan menyederhanakan, dengan memotong, dengan mengintegrasikan ke dalam sistem perizinan secara elektronik, maka pungutan liar pungli dapat dihilangkan," tandasnya. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
IlustrasiHampir 20 Persen Pasien Tanpa Gejala Ikut Alami Long Covid
IlustrasiUsai Divaksin AstraZeneca, Puluhan Pekerja di Batam Dilarikan ke Rumah Sakit
istHasil Italia Vs Swiss: Gli Azzurri Menang 3-0, Lolos ke Babak 16 Besar
  IlustrasiPenularan Covid-19 Bisa Lewat AC Mobil, Ini Cara Menanganinya
Gelandang Timnas Italia Manuel Locatelli merayakan golnya ke gawang Swiss bersama dengan Lorenzo Insigne pada laga Grup A Euro 2020 di Estadio Olimpico, Roma, pada 16 Juni 2021. Foto: KompasHasil Piala Eropa: Italia Tampil Memukau, Rusia Buka Peluang
Terawan Agus PutrantoDitanya Kenapa Vaksin Nusantara Dianggap Bahaya, Jawaban Terawan Mengejutkan!
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
Balai PPW Riau Tinjau Program Pamsimas dan Kotaku di Kuansing
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved