www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Kasus Covid-19 di Inhu Mencapai 518 Kasus, 437 Orang Sembuh
 
Presiden Jokowi Beberkan Manfaat UU Cipta Kerja untuk Masyarakat
Minggu, 11 Oktober 2020 - 12:00:25 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi angkat suara atas pentingnya implementasi Undang-Undang Cipta Kerja dalam waktu dekat. Menurutnya, ada tiga manfaat nyata yang akan dirasakan oleh masyarakat atas pemberlakuan UU anyar ini.

Pertama, UU Cipta Kerja akan membuka lapangan kerja domestik dalam jumlah besar. Mengingat lapangan kerja yang tersedia saat ini tidak mampu menyerap tingginya angka pencari kerja baru, termasuk kelompok pengangguran yang terus bertambah di tengah pandemi Covid-19.

"Saya tegaskan mengapa kita membutuhkan undang-undang Cipta kerja. Pertama, setiap tahun ada sekitar 2,9 juta penduduk usia kerja baru anak muda yang masuk ke pasar kerja sehingga kebutuhan atas lapangan kerja baru sangat sangat mendesak. Apalagi di tengah pandemi. Terdapat kurang lebih 6,9 juta pengangguran dan 3,5 juta pekerja terdampak pandemi Covid-19," terangnya dalam video conference dikutip Sabtu (10/10/2020).

"Dan sebanyak 87 persen dari total penduduk bekerja memiliki tingkat pendidikan setingkat SMA ke bawah di mana 39 persen berpendidikan sekolah dasar. Sehingga perlu mendorong penciptaan lapangan kerja baru khususnya di sektor padat karya. Jadi undang-undang Cipta kerja bertujuan untuk menyediakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya bagi para pencari kerja serta para pengangguran," sambung Jokowi.

Manfaat kedua, baik bagi pengembangan UKM dan Koperasi. Sebab, UU Cipta Kerja menawarkan berbagai macam kemudahan berusaha.

"Regulasi yang tumpang tindih dan prosedur yang rumit dipangkas. Perizinan usaha untuk usaha mikro kecil tidak diperlukan lagi, hanya pendaftaran saja. Sangat simpel," tegas Jokowi, dikutip merdeka.com.

Bahkan, UMKM yang bergerak di sektor makanan dan minuman sertifikasi halalnya akan dibiayai langsung oleh pemerintah. Artinya gratis.

Kemudian, izin kapal nelayan penangkap ikan hanya perlu melaporkan ke unit kerja Kementerian KKP saja. "Kalau sebelumnya harus mengajukan ke Kementerian KKP, Kementerian Perhubungan, dan instansi instansi yang lain, sekarang ini cukup dari unit di Kementerian KKP saja," terangnya.

Selain itu, UU Cipta Kerja juga dinilai ramah bagi Perseroan Terbatas (PT) dan Koperasi. Menyusul dihapuskannya aturan modal minimum dan pengurangan syarat jumlah anggota untuk pembentukan atau pendirian.

"Pembentukan PT atau perseroan terbatas juga dipermudah, tidak ada lagi pembatasan modal minimum. Pembentukan koperasi juga dipermudah jumlahnya hanya 9 orang saja, koperasi sudah bisa dibentuk. Kita harapkan akan semakin banyak koperasi-koperasi di tanah air," tegas presiden

Ketiga, meningkatkan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia. Hal itu karena kemudahan pengurusan perizinan dan pemanfaatan teknologi digital.

"Undang-Undang Cipta kerja ini akan mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Ini jelas karena dengan menyederhanakan, dengan memotong, dengan mengintegrasikan ke dalam sistem perizinan secara elektronik, maka pungutan liar pungli dapat dihilangkan," tandasnya. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
PT Pertamina melalui Rumah Zakat beri bantuan kepada UMKM.Dukung Penguatan UMKM, Pertamina Lewat Rumah Zakat Beri Modal Usaha
Presiden Joko Widodo atau Jokowi.Presiden Jokowi Beberkan Manfaat UU Cipta Kerja untuk Masyarakat
Rotte Foundation kembali menyalurkan bantuan Program Ekonomi kepada salah seorang warga Tangkerang, Pekanbaru.Merajut Harapan yang Koyak Bersama Rotte Foundation
  Gubernur Riau Syamsur.Realisasi Anggaran Pemulihan Ekonomi Riau Masih 0 Persen, Gubri Jelaskan Sebabnya...
PFpreneur Menciptakan UMKM unggul serta mendorong pemberdayaan perempuan di bidang kewirausahaanPFpreneur Menciptakan UMKM Unggul Perempuan Indonesia
Program Gas Kita dari PGN untuk UMKM.Gas Bumi PGN Dorong Penghematan Biaya Produksi Usaha UMKM

 
Berita Lainnya :
  • Kasus Covid-19 di Inhu Mencapai 518 Kasus, 437 Orang Sembuh
  • Diikuti Paguyuban se-Riau, Seminar FPK Hadirkan Gubri dan Kapolda
  • Bhayangkara Jip Community Berikan Bantuan untuk Duma
  • Paslon Alfedri-Husni Matangkan Persiapan Debat Publik
  • Positif Covid-19 Riau Bertambah 138 Kasus, Pekanbaru Penyumbang Kasus Terbanyak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Exit Meeting Pelaksanaan Audit BPKP
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved