www.halloriau.com

Ekonomi
BREAKING NEWS :
Startup Bitcoin Ini Kerjasama dengan Perusahaan BUMN untuk Terapkan Prototype Kliring di Indonesia
 
Di Tengah Himpitan Ekonomi Tak Menyurutkan Semangat Herni Mendirikan Sekolah
Jumat, 24 Juli 2020 - 11:49:10 WIB
Rumah Yatim Cabang Riau memberinya bantuan kepada Bu Yet.
Rumah Yatim Cabang Riau memberinya bantuan kepada Bu Yet.

PEKANBARU-Hidup diantara himpitan ekonomi tak menyurutkan semangat Herni Sinaria (48), untuk memajukan pendidikan di daerah tempat tinggalnya. Ibu enam anak yang berprofesi sebagai kepala sekolah tersebut nyatanya mampu mendirikan institusi pendidikan berbasis madrasah.

Bermodalkan tanah hibah dari seorang teman, Bu Yet sapaan akrabnya berjuang bersama sang Suami mendirikan MTs Humairoh HNN di kawasan Jalan Masa Karya, Gang Nenas, RT 02 RW 01, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pada 2013 silam.

Bukan tanpa sebab ketika Bu Yet memutuskan untuk mencetuskan dan mendirikan sekolah. Bu Yet sadar betul pendidikan memang sangat penting, khususnya bagi anak-anak. Terlebih, di sekitar pemukiman penduduk di kawasan tersebut belum ada sekolah berbasis madrasah.

"Awal berdiri sekolah ini hanya punya satu kelas dan itupun hanya berdinding kayu, seperti gubuk. Dan terkadang kami menumpang belajar di MDTA (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah)," terang Bu Yet kepada relawan rumah yatim riau, Daywirayati, Kamis (23/7/2020).

Berkat usaha dan perjuangannya yang gigih. Kerja keras Bu Yet akhirnya mendapat perhatian dari sejumlah pihak yang dermawan membantu  pembangunan sekolah tersebut menjadi bangunan permanen. Meski baru terdiri dari beberapa kelas, namun saat ini tergolong layak untuk belajar.

Bu Yet yang memiliki enam orang anak tersebut, terkadang merasa payah untuk bisa memenuhi  kebutuhan hidup sehari-hari bersama suami dan anak-anaknya. Terlebih, keenam anaknya saat ini masih berstatus sebagai pelajar, baik di bangku sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

"Itulah yang membuat sedikit kesulitan. Dan dibantu oleh sang suami seorang ustadz kalau dipanggil untuk ceramah," tutur Relawan Rumah Yatim menceritakan kisah Bu Yet.

Meski berprofesi sebagai kepala sekolah, namun statusnya hanyalah seorang honorer yang belum diangkat menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil). Bisa dibayangkan, betapa sulitnya Bu Yet memenuhi kebutuhan yang hanya mengandalkan gaji honorer, namun harus menghidupi seluruh keluarganya.

"Apalagi dana dari pemerintah yang terkadang menggaji guru di rapel dalam sekali 3 bulan.  Sungguh tidak masuk akal terkadang, dengan kebutuhan yang melangit dan gaji honorer yang minim bahkan tersendat," ucap Bu Yet.

Atas semangatnya itulah, Rumah Yatim Cabang Riau memberinya bantuan melalui program guru honorer dan paket sembako, Kamis (23/7/2020) kemarin. Selain Herni, 4 orang lainnya pun menerima bantuan serupa.

Selain mereka, di luar sana masih banyak orang-orang yang membutuhkan. Mari ulurkan tanganmu dan bersedekah bersama Rumah Yatim untuk membantu mereka yang membutuhkan. (rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Mandiri Syariah luncurkan CWLS.Dukung Pengembangan Ekonomi Aceh, Mandiri Syariah Luncurkan Cash Waqf Linked Sukuk
IlustrasiEkonomi Syariah Bisa Jadi Solusi Hadapi Pandemi Covid-19
IlustrasiDiprediksi Imbas Corona, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II-2020 Minus 5,32%
  IlustrasiIndonesia Terancam Resesi, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?
IlustrasiPegawai Swasta Dapat Bantuan Rp 600 Ribu, Apa Tujuannya?
IlustrasiUMKM akan Jadi Fokus Awal Dalam Pemulihan Ekonomi Riau

 
Berita Lainnya :
  • Startup Bitcoin Ini Kerjasama dengan Perusahaan BUMN untuk Terapkan Prototype Kliring di Indonesia
  • Hasil Riset: ASI Dapat Mencegah dan Mengobati Virus Corona !
  • Sertijabkan Kasat Narkoba dan Kapolsek Kelayang, Kapolres Inhu: Jangan Sombong
  • Dua Hari Beroperasi, Tercatat 15.819 Kendaraan Melintas di Tol Permai
  • Polisi Buru Direktur Utama PT CKBN Terkait Korupsi Pipa Transmisi PDAM di Inhil
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Exit Meeting Pelaksanaan Audit BPKP
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved