www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Sering Kecelakaan Maut, Ini yang Harus Diperhatikan Jika Berkendara Dekat Truk
 
Rotte Foundation Bantu Permodalan UMKM Terdampak Corona di Pantai Raja
Sabtu, 11 Juli 2020 - 11:33:39 WIB
Rotte Foundation menyalurkan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM, yakni salah seorang warga daerah Simpang Raya, Pantai Raja, guna pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
Rotte Foundation menyalurkan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM, yakni salah seorang warga daerah Simpang Raya, Pantai Raja, guna pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

PEKANBARU-Rotte Foundation menyalurkan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM, yakni salah seorang warga daerah Simpang Raya, Pantai Raja, guna pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Pimpinan Rotte Foundation H. Budi Suhari, SPt mengatakan, Program Bantuan Ekonomi Rotte Foundation melakukan pemberdayaan ekonomi sejak 2018 lalu. "Rotte Foundation terus berupaya menyalurkan dana bantuan modal usahan mikro program ekonomi dan pembinaan kepada UMKM di beberapa titik di Kota Pekanbaru," ujar Budi.

Lebih jauh, Budi menjelaskan dana bantuan program ini merupakan dana yang berasal dari penyisihan sebagian laba bersih dari usaha Rotte Bakery. "Rotte Foundation telah menggulirkan dana program bantuan modal usaha kepada berbagai pelaku Usaha Kecil," ungkap Budi.

Hal sama disampaikan Manager Program Kemanusiaan Rotte Foundation Chandra Wijaya. "Rotte Foundation" mempunyai program pemberdayaan ekonomi, yang salah satu programnya pemberian bantuan modal untuk UMKM yang usahanya berhenti, apalagi  di tengah pandemi Covid-19," tutur Chandra.

Ia mengatakan program tersebut diutamakan bagi UMKM yang usahanya menjadi sumber keuangan utama keluarga. "Bantuan modal usaha ini akan kami dampingi secara berkelanjutan agar penerima manfaat juga bisa melanjutkan usahanya dengan baik, mandiri dan terus berkembang," ucapnya.

Sementara itu, salah satu penerima manfaat keluarga Zardi dan Yuli Nanci Erawati  yang tengah mengembangkan usaha produksi makanan berupa opak, mangling dan tape ubi. Dimana, guna mengayuh usaha makan berbahan baku singkong, mereka membutuhkan suntikan modal guna mengembangkan usahanya.

"Kami membuka usaha produksi opak karena kesulitan ekonomi. Kebetulan di desa kami (Hangtuah, Pantai Raja, red) ada kebun singkong dan tak memerlukan modal besar di awal. Sejak berproduksi sejak 2016, permintaan pada ketiga jenis makanan ini sebenarnya cukup tinggi. Namun  kendalanya keterbatasan tenaga dan modal untuk pengembangan usaha. Seperti perizinan dan pengemasan (packaging). Untuk pemasaran juga masih sangat terbatas. Kadang dititipkan di warung, pedagang keliling, kadang ada yang membawa ke Kota Pekanbaru. Kami berharap, produksi opak, mangling serta tapai ubi ini bisa menembus supermarket atau penjualan online," tutur Yuli memahat harap.

Kini, produksi usahanya selain mengalami keterbatasan ruang gerak, juga masih minimnya stok barang yang ada  di tengah permintaan yang boleh dikata menggiurkan. Ia mengkalkulasi, dengan 10 kilogram ubi singkong mentah, dapat memproduksi 3 sampai 4 kilogram opak. Sementara untuk mangling, dari 4 kilogram ubi singkong dapat menghasilkan 1,5 kilo mangling. Itu pun dengan catatan cuaca setia berkawan. Pasalnya, pemprosesan semua bahan membutuhkan pencahayaan matahari saat penjemuran nyaris tak cukup sehari. 

Angin segarnya adalah, konon warga setempat yang cukup konsumtif. Adalah ladang-ladang sawit yang membentang sejauh mata memandang adalah 'ladang minyak' bagi warga. Makanya, Yuli dibantu suami, dan kedua orang tuanya bertungkuslumus menggeluti usaha tersebut. 

Adapun pandemi covid yang tengah mampir ke tanah air, sempat membuat usahanya ketar-ketir. Beberapa adonan bahan dalam pembuatan opak harganya melambung tinggi. Seperti bawang putih, seledri, daun bawang dan garam serta ebi.

Bagaimana dengan harga? Yuli menuturkan, 2 ons mangling harganya ditawarkan dalam kisaran 4 ribu rupiah. Sementara, harga 1 kilo opak dibanderol 35 ribu rupiah di sentra produksi, sedangkan di Kota Pekanbaru dipatok dengan harga 50 ribu rupiah. 

"Kami sangat senang bisa dapat bantuan modal ini. Kami akan mencoba meningkatkan produksi kembali," cetus alumni UIN Syarif Kasim itu. 

Tekad Yuli diaminkan sang suami tercinta Zardi. Alumnis Gontor itu memasang asa, semoga Rotte Foundation lebih peduli pada sesama, lebih bermanfaat buat umat dan jangkauan pemberdayaan lebih luas pula. (rilis)






Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
PT Pertamina melalui Rumah Zakat beri bantuan kepada UMKM.Dukung Penguatan UMKM, Pertamina Lewat Rumah Zakat Beri Modal Usaha
Tim Kemanusiaan Rotte Foundation foto bersama dengan warga penerima bantuan paket sembako gratis sempena Opening Outlet Rotte Sembilang, Rumbai Pesisir Pekanbaru.Opening Outlet Rotte Bakery Sembilang, Rotte Foundation Salurkan Sembako
Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini dan manajemen XL Axiata saat webinarDi Tengah Perang Harga Industri Telekomunikasi, XL Terus Pertahanan Kinerja dan Bangun Jaringan
  Ilustrasi29 Juta Pekerja Indonesia Terdampak Covid-19, Berikut Rinciannya
Tim Kemanusiaan Rotte Foundation dan Rotte Manajemen foto bersama warga penerima bantuan sembako gratis di Dumai.Manajemen Rotte Bakery & Rotte Foundation Kembali Salurkan Paket Sembako
Pengangguran.Gara-gara Covid-19, Pengangguran di RI Melonjak Jadi 9,77 Juta Orang

 
Berita Lainnya :
  • Sering Kecelakaan Maut, Ini yang Harus Diperhatikan Jika Berkendara Dekat Truk
  • Pekan Depan, Rusia dan Inggris Mulai Vaksinasi Corona
  • Alhamdulillah, 819 Warga Binaan di Rutan dan Lapas Riau Sembuh dari Covid-19
  • Jalani Rapid Test, KPU Ganti Petugas TPS yang Reaktif
  • Gubri Positif Covid, Roda Pemerintahan di Pemprov Riau Dipimpin Wagubri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Exit Meeting Pelaksanaan Audit BPKP
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved