www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Laju GSX-RR Tak Terbendung, Suzuki Amankan Double Podium Catalunya GP
 
KBI Jalankan Program Kemitraan untuk Pengembangan UMKM
Jumat, 26 Juni 2020 - 10:55:45 WIB
Salah satu mitra binaan KBI adalah petani rumput laut yang verada di Maccini Baji, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan. .
Salah satu mitra binaan KBI adalah petani rumput laut yang verada di Maccini Baji, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan. .

JAKARTA –  Pengembangan Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) telah sekian lama menjadi perhatian pemerintah. Keberadaan usaha yang banyak menyerap tenaga kerja ini, menurut data Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah 2018 mampu menyerap 117,73 juta orang atau 97,02% dari total angkatan kerja yang bekerja. 

Selain itu, keberadaan UMKM juga turut memberikan kontribusi yang besar terhadap ekonomi nasional, dimana tercatat memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 60,34%.  

Namun, Keberadaan UMKM yang sangat besar ini, ternyata belum diimbangi dengan akses pembiayaan dari perbankan. Data Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, sebanyak 70% dari total hampir 60 juta unit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia belum mendapatkan akses pembiayaan dari perbankan. Sejalan dengan itu, di tahun 2019 Perusahaan jasa konsultan internasional Pricewaterhouse Coopers (PwC) menyebutkan, 74% Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia belum mendapat akses pembiayaan.

Akses pembiayaan terkait UMKM telah sejak lama menjadi problem, dan Kementerian BUMN telah mengambil langkah melalui Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara   Republik Indonesia nomor per-02/mbu/04/2020 tentang perubahan ketiga atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara nomor per-09/mbu/07/2015 tentang program kemitraan dan program bina lingkungan badan usaha milik negara. Salah satu yang diatur dalamnya adalah tentang Program Kemitraan, suatu program untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri.

Pengamat Korporasi dan BUMN, Mas Achmad Daniri mengatakan, adanya program Kemitraan di BUMN ini, akan menjadi salah satu solusi terkait pembiayaan dan pengembangan UMKM. 

"Bagi BUMN sendiri, Program Kemitraan ini akan menjadi satu dengan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility). Tentunya hal ini akan menguntungkan kedua pihak, baik dari sisi UMKM-nya maupun dari sisi korporasi BUMN nya. Dari sisi pelaku UMKM, program ini akan memudahkan mendapatkan akses pembiayaan. Bagi BUMN yang bersangkutan, Program Kemitraan ini tidak sekedar menjadi kegiatan sosial semata, namun lebih dari itu, progam ini merupakan sebuah rangkaian yang diharapkan akan terkait dengan bisnis BUMN yang dimaksud," sebutnya.

Salah satu BUMN yang telah merealisasikan Program Kemitraan adalah PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero). BUMN yang bergerak dalam bisnis lembaga kliring penjaminan dan penyelesaian transaksi di perdagangan berjangka komoditi, pasar fisik komoditas serta sebagai Pusat Registrasi Resi gudang ini, juga telah mengalokasikan dana CSR nya untuk Program Kemitraan dengan menjadikan beberapa UMKM menjadi mitra binaan, serta kegiatan Bina Lingkungan.

Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) mengatakan, sebagai BUMN, tentu sudah menjadi tanggung jawab pihaknya turut mendukung pengembangan masyarakat khususnya UMKM. 

Sejalan dengan itu, KBI juga telah mengalokasikan dana CSR yang dalam implementasinya terbagi untuk Program Kemitraan serta Bina Lingkungan. Harapan kami, tentunya apa yang telah dilakukan KBI dalam  berbagai program kemitraan ini, mampu mendorong perkembangan ekonomi masyarakat, serta menjalankan peran BUMN sebagai agen pembangunan di bidang ekonomi.  

Sepanjang tahun 2019, Program Kemitraan yang dilakukan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) telah merealisasikan dana lebih dari Rp 6 Miliar untuk 127 Mitra BInaan, yang berasal dari sektor perikanan dan pertanian. Sedangkan untuk tahun 2020, direncanakan ada peningkatan Mitra Binaan menjadi 220 mitra.

Salah satu mitra binaan KBI adalah petani rumput laut yang verada di Maccini Baji, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan. Mitra Binaan yang bergerak dalam komoditas rumput laut ini, mendapatkan dana program kemitraan. Mitra Binaan yang mendapatkan dana kemitraan KBI di tahun 2019 ini, Sebelum mendapat pembiayaan Mitra Binaan memiliki 500 bentangan dengan hasil panen sekitar 3.500 kg rumput laut kering. 

Setelah dapat pembiayaan hasil panen meningkat menjadi 5.450 kg rumput laut kering, dikarenakan bertambahnya bentangan menjadi 780 bentangan. 1 bentangan sendiri sama dengan 25 meter yang menghasilkan 70kg rumput laut basah. Setelah dikeringkan menyusut menjadi 7 kg rumput laut kering. 

Selanjutnya Fajar Wibhiyadi menambahkan, program Kemitraan yang dilakukan KBI salah satunya yaitu pinjaman dengan pola Jaminan Resi Gudang. 

"Sistem pembiayaan perdagangan sangat diperlukan bagi dunia usaha untuk menjamin kelancaran usahanya terutama bagi usaha kecil dan menengah, termasuk petani yang umumnya menghadapi masalah pembiayaan karena keterbatasan akses dan jaminan kredit. Sistem Resi Gudang dapat memfasilitasi pemberian kredit bagi dunia usaha dengan agunan inventori atau barang yang disimpan di gudang," jelasnya.

Program Kemitraan dengan pola Jaminan Resi Gudang yang dilakukan KBI yaitu Pinjaman dengan Jaminan Resi Gudang, diberikan kepada mitra binaan baik itu Perorangan, Kelompok Tani (POKTAN), Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN), atau Koperasi. Lama pinjaman berdasarkan masa berlaku Resi Gudang yang dijaminkan. Dengan Program ini para petani diharapkan dapat terhindar dari rentenir dan tengkulak. 

Fajar WIbhiyadi menambahkan, ke depan KBI akan terus meningkatkan jumlah mitra  binaan, serta sektor usahanya. 

"Kalau 2019 ada di sektor perikanan dan pertanian, kedepan beberapa sektor lain juga akan turut kami kembangkan. Ini semua karena peran kami sebagai BUMN tidak hanya mengejar keuntungan semata, namun lebih dari itu, adalah bagaimana KBI bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat," tutupnya. (rilis)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
(Kiri-kanan) Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Agung Rihayanto, Direktur PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), dan Andi Patriota Wibisono, Executive Vice President PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero).KBI Raih Sertifikasi ISO 37001: 2016 Tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Bolu Kemojo.Pemprov Riau Pakai Start-up Promosikan Produk UKM
Bertepatan dengan Hari UMKM Nasional, Telkomsel menyelenggarakan inisiatif berskala nasional dalam bentuk program UMKM Movement yang akan diselenggarakan serentak di 12 kota. Pada program webinar UMKM Movement, Telkomsel kembali menghadirkan keunggulan layanan solusi digital 99% Usahaku.Maknai Hari UMKM Nasional, Telkomsel Gelar Webinar ‘UMKM Movement’ di 12 Kota
  IlustrasiGenjot Komsumsi, Pemerintah Akan Beri Cashback Rp750 Ribu untuk Konsumen UMKM
 (Ki-ka) CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Ibu Bintang Puspa Yoga, dan Founder Bittersweet by Najla, Najla Bisyir, dalam acara peresmian peluncuran Kelas Inkubasi Sispreneur di Jakarta, Rabu (12/8/2020).    Program Inkubasi Sispreneur Dukung Perempuan Pelaku Usaha Mikro di Masa Pandemi
IlustrasiAkibat Pandemi Covid-19, Omzet 7.888 UMKM di Pekanbaru Turun

 
Berita Lainnya :
  • Laju GSX-RR Tak Terbendung, Suzuki Amankan Double Podium Catalunya GP
  • Tim Pemburu Teking Covid-19 Jaring 12 Warga Pekanbaru Tak Pakai Masker, Nyapu Jalan !
  • Intip Kekayaan Paslon Pilkada Kepulauan Meranti, Siapa Calon Terkaya? Siapa Paling Miskin? Ini Rinciannya...
  • Emil Dardak dalam Future Leader Challenge 2020: Pemuda harus Out of The Box!
  • Malam Ini Riau Berpotensi Hujan, BMKG: Waspada Angin Kencang dan Petir
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Exit Meeting Pelaksanaan Audit BPKP
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved