www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Terima SK Partai Golkar, Pasangan Andi Putra-Suhardiman Penuhi Syarat Maju di Pilkada Kuansing
 
Dalam Satu Jam, Satu Ton Jagung Masyarakat DMPA PT Arara Abadi-APP Ludes Terjual
Kamis, 18 Juni 2020 - 15:40:13 WIB
Jagung 1 ton yang dipanen Pak Sulis habis terjual dan dibeli oleh karyawan-karyawan IKPP.
Jagung 1 ton yang dipanen Pak Sulis habis terjual dan dibeli oleh karyawan-karyawan IKPP.

PERAWANG BARAT - Dalam masa 1 jam, Jagung manis hasil panen masyarakat Desa Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak yang merupakan dari Program DMPA (Desa Makmur Peduli Api) PT Arara Abadi-APP (Asia Pulp & Paper) Sinarmas habis terjual sehingga membuat para calon pembeli harus berbalik arah.

Menurut Sulis, petani jagung penduduk Desa Perawang Barat Kecamatan Tualang Perawang Kabupaten Siak ketika ditemui awak media di sela-sela kesibukannya memanen jagung menjelaskan, bahwa penjualan jagung hari ini merupakan hasil panen hari ini.

“Pada hari ini saya memanen jagung lebih kurang 1 ton, hasil produksi dari lahan setengah hektar lebih ini saya mendapatkan lebih 2 ton jagung. Yang mana lahan ini saya pinjam dari lahan Desa yang masih belum dimanfaatkan. Saya minta izin kepada Pemerintah Desa Perawang Barat," jelas pria 42 tahun ini.

Sebelum tanaman jagung ini, dia menanam Cabe Kriting, lalu jagung yang saya dipanen hari ini adalah tanaman selingan.

"Jika saya paksakan terus menanam cabe, hasil panen cabe saya kurang memuaskan, maka setelah panen cabe dengan masa tanam sekitar 6 bulan, maka saya rotasi dan berganti (selang-seling) menanam tanaman lain yang produktif dan menghasilkan seperti jagung  manis ini. Untuk membersihkan lahan ini, saya tidak melakukan pembakaran, karena selain dapat bimbingan dari Arara Abadi juga kami sadari bahwa membakar tersebut akan merusak lingkungan dan kesehatan," sebutnya.

Sulis sebagai petani ini juga sehari-hari berprofesi sebagai pedagang, dari hasil berdagang dan bertani ini, sulis dapat menyekolahkan dua anaknya sampai perguruan tinggi.

"Anak saya ada dua orang, yang pertama sudah kuliah semester 6 di salah satu perguruan tinggi di Solo-Jawa Tengah pada jurusan pertanian, sementara anak kedua saya sekolah di SMP kelas 2 di Perawang, dengan hasil ini saya menghidupi keluarga saya. Saya berterimakasih kepada PT Arara Abadi yang telah membantu saya dan masyarakat melalui program DMPA nya," katanya.

Sementara itu pada kesempatan terpisah Koordinator Program DMPA PT Arara Abadi, Miswanto, yang didampingi oleh Aep Mahmuddin (52) Kepala Forest Protection PT Arara Abadi Distrik Minas-Rasau Kuning kepada media menyampaikan program tanam jagung ini merupakan bagian dari Program DMPA PT Arara Abadi-APP Sinarmas yang dimulai tahun 2017 lalu. 



Di Perawang Barat ini ada empat kelompok yang masuk dalam program DPMA, yaitu: Kelompok Holtikultura, Kelompok UMKM, Kelompok Perikanan dan Kelompok Peternakan

"Sementara Pak Sulis ini masuk kepada kelompok holtikultura, spesialis cabe kriting, dan berkat saran kita agar dilakukan pergantian (selang-seling) agar hasil produksi cabe maupun​  jagung bagus," jelasnya.

Pada dasarnya Program DMPA yang digulirkan oleh perusahaan PT Arara Abadi untuk daerah-daerah (Desa-Desa) yang berbatasan dengan konsesi Arara Abadi, Perawang Barat termasuk daerah yang berbatasan dengan konsesi perusahaan.

Sementara itu Aep Mahmuddin menambahkan salah satu masalah dalam usaha Pak Sulis ini adalah masalah penjualan, namun berkat bantuan perusahaan, masalah penjualan dapat teratasi.

"Karena tidak sampai 1 jam, jagung 1 ton yang dipanen Pak Sulis ini habis terjual dan dibeli oleh karyawan-karyawan kita (baik karyawan di pabrik/IKPP, maupun karyawan kita yang ada di Distrik), malahan selalu tidak cukup untuk memenuhi permintaan pasar kita, sering jika waktu panen tiba, pembeli (karyawan kita) inden terlebih dahulu," kata Aep menambahkan.(rilis)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Petani cabai program DMPA di Kabupaten Bengkalis.Didukung Program DMPA, Petani Cabai Desa Penaso Jaga Produktivitas di Masa Pandemi
Jagung 1 ton yang dipanen Pak Sulis habis terjual dan dibeli oleh karyawan-karyawan IKPP.Dalam Satu Jam, Satu Ton Jagung Masyarakat DMPA PT Arara Abadi-APP Ludes Terjual
PetaniNilai Tukar Petani di Riau Naik 2,65 Persen
   Kepala Bappebti, Tjahya WidayantiSistem Resi Gudang Solusi Masalah Petani saat Pandemi Covid-19
Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi pimpin panen raya jagung manis kelompok tani bukit mekar binaan Pertamina RU II Dumai.Kelompok Tani Bukit Mekar Binaan Pertamina Dumai Panen Jagung Perdana
Suasana pelatihan Sistem Pertanian Terpadu  di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).Sistem Pertanian Terpadu Bantu Petani Efisien saat Bercocok Tanam

 
Berita Lainnya :
  • Terima SK Partai Golkar, Pasangan Andi Putra-Suhardiman Penuhi Syarat Maju di Pilkada Kuansing
  • Virus Corona Bisa Menular Lewat Udara, Ini yang Harus Dilakukan untuk Mengurangi Penularannya
  • Lagi, Bupati Alfedri Ingatkan Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan
  • Seorang Warga Inhil Positif Corona, Total Pasien Covid-19 di Riau 240 Kasus
  • Pantai Rupat Menawan, Sayang Jalannya Jelek
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Rotte Foundation Kunjungi Metro Riau Group
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved