www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Pegawai Swasta Dapat Bantuan Rp 600 Ribu, Apa Tujuannya?
 
Antisipasi Tagihan Bengkak, Ini Skema Perlindungan Lonjakan dari PLN
Minggu, 07 Juni 2020 - 14:49:29 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA - PLN telah menyiapkan skema perlindungan lonjakan tagihan untuk mengantisipasi lonjakan drastis yang dialami oleh sebagian konsumen, akibat pencatatan rata-rata tagihan menggunakan rekening 3 bulan terakhir. 

Dengan skema ini, lonjakan yang melebihi 20% akan ditagihkan pada Bulan Juni sebesar 40% dari selisih lonjakan, dan sisanya dibagi rata tiga bulan pada tagihan berikutnya.

"Langkah ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari oleh PLN, dengan mempertimbangkan adanya keluhan pada sebagian pelanggan di unit-unit pembayaran PLN termasuk keluhan yang disampaikan melalui media ataupun media sosial," ungkap Direktur Niaga  dan Manajemen Pelanggan Bob Saril, Sabtu (6/6/2020).

Bob menambahkan, skema ini diberikan sebagai bentuk upaya PLN dalam memberikan jalan keluar terbaik bagi konsumen yang tagihannya melonjak pada bulan Juni 2020, sehingga konsumen tidak terkejut dengan tagihan listrik listrik selama masa PSBB. 

"Selanjutnya konsumen dapat menyelesaikan seluruh kewajibannya di masa produktif setelah penerapan PSBB berangsur berakhir," jelasnya.

Skema tersebut dipersiapkan setelah mengevaluasi pelaksanaan penagihan listrik pada bulan Mei yang juga mengakibatkan munculnya pengaduan pada sebagian pelanggan. Untuk mengatasi pengaduan tersebut, PLN juga menambah posko pengaduan. 

Dirinya menyebutkan bahwa lonjakan tagihan yang dialami sebagian pelanggan tidak disebabkan oleh kenaikan tarif ataupun subsidi silang antara pelanggan golongan tertentu dengan golongan yang lain.

“Lonjakan pada sebagian pelanggan tersebut terjadi semata-mata karena pencatatan rata-rata rekening sebagai basis penagihan pada tagihan bulan Mei, pada bulan Juni ketika dilakukan pencatatan meter aktual selisihnya cukup besar. Itulah yang menyebabkan adanya lonjakan. Oleh karena itu, berdasarkan pengalaman penagihan pada bulan Mei, kami siapkan skema perlindungan lonjakan ini pada tagihan bulan Juni,” pungkas Bob Sahril. 

Penulis: Andy Indrayanto
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiPGN Komit Laksanakan Penugasan Pasokan Gas untuk Pembangkit listrik PLN Sesuai Target Pemerintah
IlustrasiPLN Sebut 10 Persen Pelanggan di Riau Alami Kenaikan Tagihan Listrik
IlustrasiPelanggan Kelebihan Bayar, PLN Bakal Kembalikan
   Pimpinan Lembaga Nazhir Wakaf Yayasan Rotte Indonesia Mulya (Rotte Foundation) H. Budi Suhari, S.Pt. memimpin rapat koordinasi dukungan masyarakat terkait rencana pemasangan jaringan listrik PLN.Rotte Foundation Inisiasi Rakor Penuntasan Pemasangan Jaringan Listrik PLN di Minas Jaya
IlustrasiPLN Catat 4,3 Juta Pelanggan Alami Kenaikan Tagihan Listrik 20 Persen
Ilustrasi.Antisipasi Tagihan Bengkak, Ini Skema Perlindungan Lonjakan dari PLN

 
Berita Lainnya :
  • Pegawai Swasta Dapat Bantuan Rp 600 Ribu, Apa Tujuannya?
  • BNPP Lakukan Monitoring dan Evaluasi Program Perbatasan di Bengkalis
  • Pilkada Kepulauan Meranti, Bacalon Diminta Segera Berkoordinasi dengan KPU
  • Sidang Dugaan Kasus Suap Alih Fungsi Hutan, Annas Maamun Batal Bersaksi karena Sakit
  • Ledakan di Beirut Diduga Bukan Hanya dari Amonium Nitrat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Rotte Foundation Kunjungi Metro Riau Group
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved