www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Sakit Dalam Kemiskinan, Muhammad Ali Warga Rokan Timur Penderita Infeksi Kantong Kemih, Meninggal Dunia
 
Soal Lonjakan Tagihan Listrik, Begini Penjelasan PLN Wilayah Riau Kepri
Jumat, 05 Juni 2020 - 18:29:56 WIB
General Manager PT PLN (Persero) UIWRKR, Daru Tri Tjahjono.
General Manager PT PLN (Persero) UIWRKR, Daru Tri Tjahjono.

PEKANBARU - Menanggapi banyaknya keluhan pelanggan terkait lonjakan kenaikan tagihan rekening listrik, PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UIWRKR) menekankan bahwa tidak ada kenaikkan tarif tenaga listrik saat ini.

“Dari tahun 2017 hingga saat ini harga rupiah per kWh tetap atau tidak mengalami kenaikkan” tegas General Manager PT PLN (Persero) UIWRKR, Daru Tri Tjahjono.

Terkait terjadinya lonjakan kenaikkan tagihan rekening listrik pada Bulan Juni sebagian pelanggan dikarenakan tagihan rekening listrik pada Bulan April dan Mei menggunakan perhitungan rata-rata pada 3 bulan sebelumnya. Pengambilan perhitungan rata-rata tersebut diakibatkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang menyebabkan petugas PLN tidak dapat melakukan pembacaan langsung ke rumah-rumah pelanggan. 

Untuk rekening Bulan Juni 2020, PLN memberlakukan kembali pencatatan stand meter langsung ke rumah pelanggan. Sehingga diperoleh angka stand meter yang sebenarnya atau riil. Kondisi ini menyebabkan adanya lonjakkan rekening listrik Bulan Juni akibat pemakaian Bulan Maret, April dan Mei yang belum tertagih karena menggunakan perhitungan rata-rata.   

“Kenaikan rekening listrik ini disebabkan oleh peningkatan konsumsi listrik oleh pelanggan pada saat PSBB dimana masyarakat banyak beraktifitas di rumah. Ditambah lagi, kenaikan konsumsi listrik pada bulan suci Ramadan” ujar Daru.

Solusi atas permasalahan tersebut, PLN telah menyiapkan skema yang telah disampaikan oleh Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) bagi pelanggan yang kenaikkan tagihan rekening bulan Juni 2020 diatas 20% dari rekening Bulan Mei 2020. PLN memberikan solusi dengan cara 40% selisih rekening Juni 2020 terhadap rekening Mei 2020 ditagihkan pada rekening bulan Juni 2020. Sisanya sebesar 60% dapat dicicil 3 bulan yang dimulai pada rekening bulan Juli 2020. 

Untuk memudahkan pelayanan bagi pelanggan yang mengalami lonjakkan tagihan, pelanggan dapat melaporkan melalui sarana resmi PLN situs www.pln.co.id, Contact Center PLN 123 atau melalui Handphone (Kode Area)+123 dan bisa juga melalui aplikasi PLN Mobile.

“Pada saat menyampaikan laporan, pelanggan dimohon menginformasikan angka stand meter pada saat melapor dan bisa juga pelanggan datang langsung ke Kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) terdekat dengan membawa foto stand meter,” pungkas Daru.

Dalam melayani pelanggan langsung di Kantor ULP, PLN tetap memberlakukan protokol kesehatan COVID-19 dengan cara menjaga jarak (physical distancing), menyiapkan wastafel untuk cuci tangan, hand sanitizer dan pelanggan diwajibkan menggunakan masker. Untuk menghindari terjadinya penumpukkan atau antrian yang panjang, PLN membuat posko layanan khusus keluhan tagihan kenaikkan rekening listrik di masing-masing kantor ULP agar bisa memberikan pelayanan dengan baik sesuai protokol COVID-19.

Pada rilis tersebut, Daru menyampaikan saat ini PLN memberikan layanan Baca Meter Mandiri melalui nomor WhatsApp 081-22-123-123 dengan tanggal pelaporan 24 hingga 27 setiap bulannya.

“Kami himbau pelanggan bisa memanfaatkan sarana ini untuk menyampaikan angka stand meter sehingga lebih mudah, transparan dan terhindar dari kemungkinan adanya kesalahan pencatatan stand meter,” himbau Daru.

Tak hanya itu, pembayaran rekening listrik dan pembelian token listrik dapat dilakukan dimana saja dengan banyak sarana yang berbasis aplikasi seperti Mobile Banking, Internet Banking, SMS Banking, Aplikasi Finacial Technology, ATM dan Payment Point Online yang tersebar. 
 
Penulis: Andy Indrayanto
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
 Pimpinan Lembaga Nazhir Wakaf Yayasan Rotte Indonesia Mulya (Rotte Foundation) H. Budi Suhari, S.Pt. memimpin rapat koordinasi dukungan masyarakat terkait rencana pemasangan jaringan listrik PLN.Rotte Foundation Inisiasi Rakor Penuntasan Pemasangan Jaringan Listrik PLN di Minas Jaya
IlustrasiPLN Catat 4,3 Juta Pelanggan Alami Kenaikan Tagihan Listrik 20 Persen
Ilustrasi.Antisipasi Tagihan Bengkak, Ini Skema Perlindungan Lonjakan dari PLN
  IlustrasiPLN Sebut 10 Persen Pelanggan di Riau Alami Kenaikan Tagihan Listrik
IlustrasiPelanggan Kelebihan Bayar, PLN Bakal Kembalikan
Meteran listrik.PLN Jawab Tudingan Naikkan Tarif dan Subsidi Silang di Tengah Ramainya Keluhan Tagihan Bengkak

 
Berita Lainnya :
  • Sakit Dalam Kemiskinan, Muhammad Ali Warga Rokan Timur Penderita Infeksi Kantong Kemih, Meninggal Dunia
  • Di Masa New Normal, Disdukcapil Rohul Kembali Lakukan Rekam Dokumen Jemput Bola ke Warga
  • Pertamina Siap Produksi D-100 Pertama di Indonesia
  • Tambah 2, Total Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Covid-19 di Riau Jadi 8, Ini Datanya
  • PT Adei Plantation Didakwa Sengaja dan Lalai dalam Sidang Perkara Karhutla 2019
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Rotte Foundation Kunjungi Metro Riau Group
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved