www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Wartawan Halloriau Raih Juara 2 Lomba Essai Jurnalis Tingkat Riau
 
PT Kliring Berjangka Indonesia Siapkan Protokol Menuju “New Normal”
Jumat, 29 Mei 2020 - 14:04:27 WIB
KBI telah menyiapkan protokol operasional untuk menjalankan operasi di "New Normal".
KBI telah menyiapkan protokol operasional untuk menjalankan operasi di "New Normal".

JAKARTA – Di tengah langkah menuju era “The New Normal” yang dicanangkan pemerintah, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI telah mencanangkan kesiapannya untuk kembali beroperasi dengan layanan prima. 

KBI sendiri sejak tanggal 20 Maret 2020, memberlakukan kegiatan operasional terbatas, dikarenakan pemberlakuan Work From Home bagi karyawan sesuai anjuran pemerintah. 

Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) mengatakan, bagi KBI, saat seperti sekarang merupakan sebuah kenormalan baru, dan KBI telah menyiapkan protokol operasional untuk menjalankan operasi di kenormalan baru tersebut. 

"Protokol tersebut menyangkut protokol kesehatan bagi karyawan, serta protokol pelayanan prima bagi pemangku kepentingan. Hal yang kami lakukan ini sejalan dengan arahan yang disampaikan oleh kementerian BUMN untuk mempersiapkan protokol terkait kegiatan operasional ditengah situasi new normal. Saat ini persiapan telah kami lakukan, dan apabila suatu saat kementerian memberikan arahan untuk beroperasi dan karyawan kembali masuk, kami sudah siap 100% beroperasi dengan layanan prima dalam situasi New Normal," katanya.

Beberapa waktu yang lalu, kementerian BUMN juga telah mengeluarkan edaran, yang dalam edaran tersebut BUMN diminta untuk membuat Protokol dan membentuk satuan kerja penanganan Covid-19 dan menyesuaikan dengan skema The New Normal yang ditetapkan kementerian BUMN.  

Fajar Wibhiyadi menambahkan, terkait edaran kementerian BUMN tersebut, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) sudah siap dengan protokol penanganan Covid-19 sesuai dengan yang diminta oleh kementerian BUMN tersebut.

Dalam protokol yang disusun, KBI juga memastikan bahwa karyawan yang akan masuk dinyatakan sehat, serta tidak memiliki penyakit bawaan yang berpotensi terpapar Covid-19. Protokol kesehatan juga akan diterapkan secara masif, dimana karyawan dan lingkungan kerja diupayakan semaksimal mungkin dalam kondisi steril. Dalam protokol yang ada, KBI juga menerapkan kebijakan Physical Distancing di lingkungan kerja sesuai dengan protokol yang ditetapkan pemerintah.

Selanjutnya Fajar Wibhiyadi menambahkan, dalam protokol pelayanan kepada pemangku kepentingan, KBI tetap melakukan pembatasan terhadap pertemuan secara fisik/langsung dengan para pemangku kepentingan. 

"Untuk saat ini, segala bentuk korespondensi, koordinasi serta rapat-rapat, kami lakukan dengan cara virtual yang memanfaatkan teknologi. Namun demikian, kami memastikan bahwa KBI tetap akan memberikan pelayanan prima kepada pemangku kepentingan," katanya.

Dengan beroperasinya kembali KBI dalam situasi new normal ini,  diharapkan mampu menjadi pendorong di industri perdagangan berjangka komoditi untuk bergerak positif. Dalam rilis yang dikeluarkan KBI beberapa waktu yang lalu, kinerja perdagangan berjangka komoditi di Quarter 1 tahun 2020 tercatat positif, yaitu mengalami pertumbuhan transaksi sebesar 40 % dibandingkan tahun 2019 (yoy).

"Kegiatan bisnis di era New Normal ini ke depan kami perkirakan akan menjadi trend. Dengan pemanfaatan teknologi, proses bisnis akan mampu dijalankan lebih cepat dan tentu lebih murah. Apalagi dengan kondisi vaksin Covid-19 yang belum ditemukan, kami perkirakan situasi ini akan berlangsung dalam beberapa waktu kedepan. Sebagai antisipasi, KBI juga terus meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi, baik dalam kaitan perdagangan berjangka komoditi, pasar fisik, maupun dalam peran kami sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang," katanya lagi.

Dengan pemanfaatan teknologi yang ada saat ini, KBI menyediakan laporan kliring yang dapat diakses melalui Sistem Kliring Derivatif yang tersedia bagi setiap anggota kliring.  Bagi para investor, KBI telah menyediakan aplikasi digital yaitu SITNa, dimana investor dan perusahaan pialang akan saling terhubung, dan investor dapat memantau investasi yang dilakukan meskipun hanya dari rumah. 

"SITNA sendiri merupakan suatu sistem yang menyediakan informasi mengenai transaksi perdagangan berjangka komoditi di Bursa Berjangka Jakarta, yang telah dijaminkan ke PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero). Dalam hal monitoring PT KBI juga sudah menerapkan otomasi, yaitu pengembangan early warning system yang secara otomatis akan mengirimkan notifikasi anomali langsung ke smartphone PIC sehingga dapat segera ditindak lanjuti," tandasnya. (rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
KBI telah menyiapkan protokol operasional untuk menjalankan operasi di "New Normal".PT Kliring Berjangka Indonesia Siapkan Protokol Menuju “New Normal”
  IlustrasiTerkait Covid-19, BBJ dan KBI Tetap Beroperasi, Kegiatan Perdagangan dan Kliring Dipastikan Berjalan

 
Berita Lainnya :
  • Wartawan Halloriau Raih Juara 2 Lomba Essai Jurnalis Tingkat Riau
  • Angkut Warga Rohul Positif Covid-19, Penumpang Lion Air Pekanbaru-Jakarta 5 Juli Diminta Cek Kesehatan
  • Surat Edaran dari Kemenkes Keluar, Tarif Tertinggi Rapid Test Rp150 Ribu
  • Dua Warga Reaktif Saat Rapid Test Massal di Senapelan Pekanbaru
  • 7 Titik Blankspot, Pemkab Kepulauan Meranti Ajukan Pembangunan BTS ke Kominfo
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Rotte Foundation Kunjungi Metro Riau Group
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved