www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Angkut Warga Rohul Positif Covid-19, Penumpang Lion Air Pekanbaru-Jakarta 5 Juli Diminta Cek Kesehatan
 
Harga Karet Petani di Sialang Jaya Terpuruk Jadi Rp5500 Per Kg, Banyak Beralih Tanam Kelapa Sawit
Senin, 04 Mei 2020 - 19:02:03 WIB
Kegiatan petani karet kini sepi akibat murahnya harga karet, sehingga banyak petani mencari pekerjaan​ lain.
Kegiatan petani karet kini sepi akibat murahnya harga karet, sehingga banyak petani mencari pekerjaan​ lain.

PASIR PANGARAIAN - Pekan ini, harga karet petani yang dibeli para toke Rp5500 per kg nya. Padahal pekan lalu, mencapai harga Rp5700 per kg. 

Kini sebagian petani karet beralih ke pekerjaan lain guna memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Bahkan dari informasi sejumlah petani karet di Desa Sialang Jaya, Senin (4/5/2020), saat ini mereka lebih memilih bekerja cari upahan ketimbang menakik (deres) karet, karena karet harganya yang hanya Rp5500 per kgnya.

"Bila kita beralih cari pekerjaan buruh bangunan, kita bisa bergaji antara Rp85 ribu hingga Rp100 ribu per harinya. Bila kita menakik, seminggu dapat 100 kg maka hanya dapat Rp550 ribu. Itu kalau kebun kita, namun bila seperti saya menakik di kebun orang maka kita dapat bagi 3. Hasilnya menakik tidak bisa mencukupi kebutuhan keluarga lagi," ungkap Joni salah seorang warga Sialang Jaya.

Selain Joni, warga lainnya Irel juga mengaku, kini dirinya bekerja cari upahan memanen kelapa sawit di kebun masyarakat. Selain itu juga mencari kayu untuk pancang bila dijual per batangnya bisa Rp4000 dengan mencarinya di semak belukar. 

"Bila banyak kayu, kita bisa dapat 40 sampai 50 batang yang kita langsir dengan ditarik sepeda motor lalu dijual ke toke sawit. Juga cari tambahan cari upahan meyemprot racun rumput ke kebun warga," kata Irel.

Saat ini banyak petani karet yang enggan menakik, karena harga jualnya tidak sesuai dengan menakik yang dilakukan hampir setiap harinya. Bukan hanya itu saja, kini banyak petani karet yang menebangi tanaman dan diganti tanaman kelapa sawit.

Bahkan seorang toke karet di Desa Sialang Jaya yang sudah turun temurun dari ayahnya, juga kasihan dengan nasib petani karet yang harganya cuma Rp5500 per kgnya di pekan kamarin.

"Kita hanya mengambil untung Rp200 rupiah per kgnya dari petani. Kemudian ambil upah langsir dari kebun warga ke tempat penimbangan Rp200 per kgnya. Sejak beberapa bulan terakhir petani bayak yang tidak menakik karena harga karet murah," jelas Taufik salah seorang toke karet.

Taufik juga mengakui, dengan banyaknya kebun karet masyarakat di Desa Sialang Jaya yang diganti tanaman kelapa sawit kini karet yang dibeli dari warga jumlahnya jauh berkurang.

"Ada 5 orang yang membeli karet petani khusus di Sialang Jaya, dimana dulunya setiap toke setiap Minggu bisa kumpulkan 2 ton bahkan lebih dari petani karet. Namun saat ini seperti saya, setiap Minggu sulit dapat 1 ton," ucap Taufik. 

Penulis: Feri Hendrawan
Editor: Yusni Fatimah




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kegiatan petani karet kini sepi akibat murahnya harga karet, sehingga banyak petani mencari pekerjaan​ lain. Harga Karet Petani di Sialang Jaya Terpuruk Jadi Rp5500 Per Kg, Banyak Beralih Tanam Kelapa Sawit
Sales Area Manager Indosat Ooredoo Pekanbaru Helmar Dodi berfoto bersama wartawan.Fokus di Kampar dan Rohul, IM3 Ooredoo Akan Tambah BTS Tahun Ini
Disaksikan langsung oleh Gubernur Riau Drs H Syamsuar, MSi Dirut Bank Riau Kepri DR Irvandi Gustari menandatangani MoU tentang Program Replanting Kebun Sawit Untuk Rakyat bersama Menteri BUMN Rini Soemarno.Bersama Menteri BUMN Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU
  Telekonferensi​ dengan Gubernur Riau terkait kesiapan kabupaten/ kota mengantisipasi peyebaran Corona, di ruang rapat rumah dinas Bupati Rohul.Tersimpan 100 Ton, Kebutuhan Beras Rohul untuk 3 Bulan ke Depan Aman
Karet dan Sawit.Harga Karet Rp8.000 dan Sawit Rp700 per Kg, Ekonomi Petani Rohul Kian Terpuruk
IlustrasiDisperindag Pastikan Pasokan Elpiji 3 Kg di Rohul Aman

 
Berita Lainnya :
  • Angkut Warga Rohul Positif Covid-19, Penumpang Lion Air Pekanbaru-Jakarta 5 Juli Diminta Cek Kesehatan
  • Surat Edaran dari Kemenkes Keluar, Tarif Tertinggi Rapid Test Rp150 Ribu
  • Dua Warga Reaktif Saat Rapid Test Massal di Senapelan Pekanbaru
  • 7 Titik Blankspot, Pemkab Kepulauan Meranti Ajukan Pembangunan BTS ke Kominfo
  • Sekdaprov Riau Kembali Diperiksa Kejati Terkait Mekanisme Anggaran di BKD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Rotte Foundation Kunjungi Metro Riau Group
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved