www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Inter Kalah Lawan Bologna di Kandang Sendiri, Napoli Bekuk AS Roma
 
Di Tengah Pandemi Covid-19 dan Harga Minyak Turun, PEP Cetak Laba US$169 Juta
Rabu, 29 April 2020 - 15:28:16 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - PT Pertamina EP (PEP), anak usaha PT Pertamina (Persero) sekaligus kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di bawah pengawasan SKKMIGAS, memiliki tugas melakukan kegiatan operasi dan produksi migas demi meningkatkan ketahanan energi nasional.

Hingga kuartal I 2020, tugas itu dilaksanakan dengan baik oleh Pertamina EP yang dibuktikan dari raihan laba sebesar US$ 169 juta, naik dibandingkan perolehan laba periode sama 2019 sebesar US$167 juta. 

Capaian laba tersebut ditopang oleh pendapatan yang mencapai US$640 juta, turun tipis dari periode kuartal I 2019 yang tercatat US$ 693 juta. Pendapatan Pertamina EP terkoreksi akibat turunnya rata-rata harga minyak dan gas pada kuartal I 2020. Harga minyak tercatat anjlok dibanding rata-rata harga minyak periode yang sama 2019 yang masih di atas US$60-an per barel.  

“Rata-rata harga minyak pada kuartal I tahun ini sebesar US$50,66 per barel dan gas sebesar US$6,01 per MMBTU,” ujar Nanang Abdul Manaf, Direktur Utama PT Pertamina EP,  Rabu (29/4/2020). 

Nanang menjelaskan, dari sisi operasional, kinerja produksi minyak dan gas Pertamina EP (PEP) sepanjang Januari-Maret 2020 sebesar 247 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD). Produksi minyak tercatat 81.351 BOPD dan produksi gas sebesar 957 MMSCFD. 

Kontributor utama produksi minyak PEP berasal dari PEP Asset 5 yang mencapai 18.700 BOPD atau 23% dari total produksi. Sedangkan PEP Asset 2 dengan produksi sebesar 17.300 BOPD atau 21% dari total produksi minyak PEP. Untuk gas, PEP Asset 2 tercatat sebagai kontributor terbesar dengan produksi 371,6 MMSCFD atau 39% dari total produksi. Sedangkan PEP Asset 3 dengan produksi sebesar 268,7 MMSCFD atau 28% dari total produksi gas PEP. 

Menurut Nanang, seiring penurunan harga minyak yang signifikan, PEP telah membuat prioritas program kerja agar lebih efisien dan optimal. Untuk itu, PEP memanfaatkan aset yang ada dan berupaya melakukan substitusi. 

“Kami juga melakukan pembicaraan ulang untuk kontrak jangka panjang dan kontrak yang belum dimulai agar memperoleh nilai penghematan,” kata Nanang. 

Selain itu, PEP melakukan survei pasar dan memaksimalkan informasi harga terkini sebagai referensi tambahan saat negosiasi agar mendapatkan harga terbaik
Program kerja yang tidak berhubungan langsung dengan kegiatan operasi dan produksi migas juga akan ditunda. Selain itu, PEP juga mengupayakan secara maksimal penggunaan mata uang rupiah dalam bertransaksi.

“Kami juga menyiapkan rencana-rencana skenario mengenai business continuity dalam mencapai target rencana kerja 2020,” kata Nanang

Pengeboran

Menurut Nanang, untuk pelaksanaan pengeboran masih sesuai rencana awal, namun secara paralel akan terus ditinjau (review) dan evaluasi terkait ICP dan pandemi Covid-19.

Hingga kuartal I 2020, realisasi pengeboran tercatat masih 100%. Untuk pengeboran sumur pengembangan yang dilakukan sendiri sebanyak 23 sumur dan saat ini juga terdapat 9 sumur yang sedang dikerjakan. Untuk pengeboran sumur pengembangan yang dilakukan mitra terdapat 4 sumur yang telah selesai dan 1 sumur yang sedang dikerjakan.  

“Sedangkan pengeboran sumur eksplorasi telah selesai 2 sumur dan ada 1 sumur yang saat ini juga sedang dikerjakan,” katanya. 

Nanang juga mengatakan PEP telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19, mulai dari pemberlakuan Work From Home, penerapan prosedur spesifik (Self Distancing, dan sebagainya) untuk kegiatan operasi di lapangan, penangguhan Crew Change dan penerapan Self Quarantine, pengisian form kewaspadaan Covid-19 serta absen online harian dan sosialisasi melalui Broadcast dan Memo secara berkala. Selain itu Perusahaan juga membentuk satuan tugas Covid-19. (rilis/ndy)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiKemendag Terus Lindungi Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19 dengan Blokir 80 Domain Situs Ilegal
  Pepsi.Mulai 10 Oktober, Pepsi Hengkang dari Indonesia

 
Berita Lainnya :
  • Inter Kalah Lawan Bologna di Kandang Sendiri, Napoli Bekuk AS Roma
  • Target Produksi Minyak Mentah Riau Dipangkas Akibat Penurunan Harga
  • Karyawan BOB Salurkan 100 Paket Sembako kepada Warga Siak Terdampak Covid-19
  • Mobil Meledak Usai Pemotor Lempar Benda Mencurigakan
  • Mahasiswa Satgas Kerelawanan Covid-19 Unri Bantu Pelaksanaan UTBK 2020 di Era New Normal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Rotte Foundation Kunjungi Metro Riau Group
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved