www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Wartawan Halloriau Raih Juara 2 Lomba Essai Jurnalis Tingkat Riau
 
Malapetaka Corona: Setengah Miliar Orang Diprediksi Jatuh Miskin, RI harus Waspada!
Sabtu, 18 April 2020 - 14:03:41 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA - Dampak penyebaran virus Corona mendatangkan malapetaka pada ekonomi dunia. Hal itu dapat mendorong sekitar setengah miliar jatuh ke jurang kemiskinan.

Seperti yang dikutip dari Reuters, Sabtu (18/4/2020), prediksi tersebut berasal dari hasil riset Oxfam, organisasi nirlaba asal Inggris yang berfokus pada pembangunan penanggulangan bencana dan advokasi.

Dalam laporan itu juga terdapat sejumlah skenario dengan mempertimbangkan berbagai garis kemiskinan ekstrim berdasarkan data Bank Dunia. Di mana didefinisikan hidup dengan US$ 1,90 per hari atau kurang, hingga garis kemiskinan yang lebih tinggi dengan penghasilan kurang dari US$ 5,50 per hari.

Dalam skenario paling serius, jika pendapatan kontraksi sebesar 20% maka jumlah orang yang hidup dalam kemiskinan ekstrem akan meningkat 434 juta orang menjadi 1,2 miliar orang di seluruh dunia. Sedangkan jumlah orang yang hidup di bawah ambang batas US$ 5,50 per hari naik 548 juta orang menjadi hampir 4 miliar orang.

"Krisis ekonomi yang berlangsung dengan cepat lebih krisis keuangan 2008," tulis hasil riset itu, dikutip dari Reuters.

Merespons hasil riset itu, Direktur Eksekutif Indef, Tauhid Ahmad menyebut potensi penambahan orang miskin juga salah satunya berasal dari Indonesia. Mengingat banyak masyarakat khususnya pekerja formal dan informal yang terdampak COVID-19.

"Saya kira betul, kalau jumlah yang terdampak saya sependapat dengan perkiraan BIN," kata Tauhid saat dihubungi detikcom, Jakarta, Sabtu (18/4/2020).

Pemerintah Indonesia sendiri sudah mengumumkan adanya potensi penambahan jumlah orang miskin sekitar 1,1 juta orang hingga 3,78 juta orang. Penambahan itu berdasarkan skenario-skenario yang dibuat pemerintah akibat dampak COVID-19.

Pada skenario berat disebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya tumbuh 2,35% dan di skenario sangat berat tumbuh negatif 0,4% di tahun 2020.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Bandara SSK II Pekanbaru.Penumpang Internasional Wajib Tunjukkan RT-PCR di Masuk Bandara SSK II
Ekonomi merosot.Duh, Ekonomi RI Diprediksi Minus Parah di 2020
IlustrasiTerkait Pembatalan Keberangkatan Haji, Ini Tanggapan Garuda Indonesia
  IlustrasiImbas Corona, Pembiayaan Utang APBN 2020 Bengkak Rp905 T
XL Axiata telah dinobatkan sebagai 10 besar Perusahaan Tercatat yang meraih peringkat ASEAN Asset Class tertinggi (nilai 97,5 ke atas) berdasarkan laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas hasil penilaian domestik implementasi ACGS 2019.ASEAN Corporate Governance Scorecard 2019, XL Axiata Raih Peringkat 10 Besar di Indonesia
Nike.Imbas Corona, 2.226 Karyawan Distributor Nike Dirumahkan

 
Berita Lainnya :
  • Wartawan Halloriau Raih Juara 2 Lomba Essai Jurnalis Tingkat Riau
  • Angkut Warga Rohul Positif Covid-19, Penumpang Lion Air Pekanbaru-Jakarta 5 Juli Diminta Cek Kesehatan
  • Surat Edaran dari Kemenkes Keluar, Tarif Tertinggi Rapid Test Rp150 Ribu
  • Dua Warga Reaktif Saat Rapid Test Massal di Senapelan Pekanbaru
  • 7 Titik Blankspot, Pemkab Kepulauan Meranti Ajukan Pembangunan BTS ke Kominfo
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Rotte Foundation Kunjungi Metro Riau Group
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved