www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Liga-liga Eropa Kembali Dimulai, Berikut Jadwal Lengkapnya
 
HIPMI Jaya Minta Gubernur Anies Bentuk Gugus Tugas Ekonomi Khusus Jakarta
Senin, 06 April 2020 - 21:36:32 WIB
Ketum BPD HIPMI Jaya 2017-2020, Afifuddin Kalla (Kiri), dan Calon Ketum BPD HIPMI Jaya 2020-2023, Muhamad Alipudin
Ketum BPD HIPMI Jaya 2017-2020, Afifuddin Kalla (Kiri), dan Calon Ketum BPD HIPMI Jaya 2020-2023, Muhamad Alipudin

JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak besar bagi perekonomian Indonesia khususnya di Provinsi DKI Jakarta. 

Hal ini dirasakan oleh seluruh aspek usaha baik itu usaha kecil, menengah dan besar, sehingga berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Keputusan pemerintah pusat dan daerah untuk berdiam diri di rumah guna memutus mata rantai tersebarnya Covid-19 yang melanda seluruh dunia juga sangat didukung. Tetapi keputusan tersebut juga sangat berdampak terhadap roda perekonomian yang saat ini sangat dirasakan oleh seluruh masyarakat khususnya Jakarta yang menjadi epicenter corona.

Melihat situasi tersebut, Fungsionaris Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (HIPMI Jaya) Muhamad Alipudin meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membentuk Gugus Tugas Ekonomi khususnya di Provinsi DKI Jakarta. Salah satu tujuannya adalah untuk membantu mensinkronkan antara pemerintah terhadap perbankan, leasing dan pihak-pihak pemberi kredit lainnya agar memberikan kelonggaran untuk penundaan pembayaran kredit usaha selama satu tahun dan penurunan bunga bagi para nasabah.

"Kebijakan tersebut juga harus didukung oleh langkah yang konkrit dari pemerintah untuk segera merealisasikan relaksasi tersebut, agar terjadi sinkronisasi seluruh pihak perbankan maupun lembaga non bank lainnya. Ini perlu dibentuk gugus tugas ekonomi untuk Jakarta agar perekonomian di Jakarta bisa mengarah ke arah yang lebih baik," ujar Alipudin, seperti keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (6/4/2020).

Calon ketua umum BPD HIPMI Jaya itu mengatakan, keputusan untuk melaksanakan relaksasi memang diakui oleh pihak-pihak terkait sudah siap untuk dijalankan. Tetapi dalam penerapannya sendiri masih dalam proses mengingat masing-masing bank memiliki kebijakan tersendiri terkait SOP internal atas dasar Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang akan dipertanggungjawabkan dan dilaporkan ke OJK.

"Bahkan terjadi di lapangan ketika nasabah mengajukan restrukturisasi ada pihak perbankan yang memberikan opsi dengan memberikan tambahan pinjaman kepada nasabah," ucapnya.

Sayangnya, Ia melanjutkan, pinjaman tersebut oleh pihak perbankan dibebankan untuk pembayaran atas kredit yang masih berjalan, sehingga kebijakan seperti ini menyebabkan bertambahnya beban nasabah atas hutang yang dimiliki. 

Padahal, anggota HIPMI sendiri adalah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang rata-rata telah bekerjasama dengan pihak perbankan atau pihak pemberi kredit lainnya untuk mensupport permodalan mereka.

"Tetapi di situasi seperti saat ini, membayar kewajiban sangat berat dirasakan karena jual beli yang menurun, kebutuhan hidup yang menjadi tinggi yang disebabkan oleh naiknya harga-harga sembako dan kelangkaan bahan pokok yang dipasok dari luar daerah karena terjadinya pembatasan keluar masuknya wilayah. Ini perlu kebijakan yang konkrit agar semua elemen bisa kondusif," ungkapnya.

Maka dari itu, Alipudin menegaskan, agar OJK mengarahkan pihak perbankan dan pihak pemberi kredit lainnya untuk dapat mengaplikasikan daripada apa yang menjadi anjuran dan keputusan presiden dengan adanya keringanan kredit dengan beberapa opsi. Di antaranya penundaan pembayaran angsuran dan atau penurunan suku bunga dan atau perubahan jangka waktu, dirasa itu lebih dari cukup sehingga roda ekonomi tetap terjaga dan para pelaku usaha tidak perlu merumahkan atau memutus hubungan kerja karyawan.

"Dihimbau juga kepada pelaku usaha untuk tidak berkecil hati menghadapi situasi sekarang ini dan tetap berusaha menjalankan usahanya dengan tetap optimis. Semoga musibah ini segera berlalu dan roda perekonomian segera pulih," tutur Caketum nomor urut 3 itu.

Walaupun dengan demikian, Pria yang akrab disapa Ape ini pun tetap mengapresiasi arahan dan langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam rangka mencegah meluasnya Covid-19 di Indonesia khususnya Jakarta.

Menurut Alipudin, langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menghentikan sementara kegiatan perkantoran, pendidikan, dan wisata publik dalam pencegahan penyebaran Covid-19, serta ada layanan jemput pasien melalui call centre 112 dan 119 merupakan langkah yang sangat bagus. Langkah tersebut menjadi kebijakan untuk membatasi diri dari konsentrasi massa dalam jumlah banyak.

"Kami sangat mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta Bapak Anies Baswedan yang sangat cepat tanggap dan sangat terbuka, ini contoh yang baik perlu objektif dan terbuka dalam menghadapi wabah ini. Dengan data yang terbuka, kebijakan yang diambil pun insyallah akan tepat," imbuhnya.(rilis)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Ilustrasi.Seluruh Elemen harus Bergandengan Tangan Kembalikan Perekonomian Riau
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H Maming.HIPMI Sambut Baik Kebijakan Menteri BUMN Libatkan Swasta dalam Proyek Pembangunan di Bawah Rp 14 M ke UMKM
Pedagang oleh-oleh terdampak sepinya pembeli.Pedagang Oleh-oleh Nelangsa karena Corona, Biasanya Rp3-5 Juta Per Hari, Kini Rp300 Ribu Saja Sulit
  Forum Ketum BPP dan BPD HIPMI se-Indonesia secara online melalui virtual zoom. Hasil Forum Ketum HIPMI Se-Indonesia, Pengusaha Muda Terapkan "New Normal"
Bank BNI Syariah tetap berikan pelayanan penukaran uang kertas baru dengan disertai penerapan protokol Covid-19.Jalankan Protokol Pencegahan Covid-19, Bank BNI Syariah Tetap Melayani Penukaran Uang
Pertamina menyerahkan bantuan ke panti asuhan An Nuur Kota DumaiPeringati Nuzulul Quran di Masa Pandemi, Pertamina Santuni 500 Anak Yatim

 
Berita Lainnya :
  • Liga-liga Eropa Kembali Dimulai, Berikut Jadwal Lengkapnya
  • Din Syamsudin: Komunis Masih Diberi Ruang Gerak di Indonesia, Pemerintah Tak Lakukan Apa-apa
  • Jalankan Protokol Covid-19, Kampanye Akbar Pilkada 2020 Ditiadakan
  • UNDP, WHO dan IOM Sediakan Ventilator untuk Dukung Respon COVID-19 Indonesia
  • Resmi Jadi Konstituen Dewan Pers, AMSI Riau Siap Susun Sejumlah Program
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Polda Riau Semprot Disinfektan di Kantor PT RFB
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved