www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Meski PSBB Sudah Berakhir, Riau Perpanjang Tanggap Darurat Covid-19
 
Integrasi Produk Virtual di Warung Seluruh Indonesia, Mitra Bukalapak Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Senin, 09 Maret 2020 - 15:28:39 WIB
 CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin berfoto bersama dengan Mitra Bukalapak seusai acara Peluncuran Produk Virtual Terbaru Mitra Bukalapak di Bandung, 8 Maret 2020.
CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin berfoto bersama dengan Mitra Bukalapak seusai acara Peluncuran Produk Virtual Terbaru Mitra Bukalapak di Bandung, 8 Maret 2020.

BANDUNG - Kini, 1.5 juta warung Mitra Bukalapak yang tersebar di 189 kota, kabupaten dan desa di seluruh Indonesia dapat melayani Kirim Uang, Tabungan Emas, Pengisian Pulsa, Voucher Listrik, Voucher Game, hingga pembayaran samsat online nasional secara langsung.


Peluncuran berbagai layanan transaksi produk virtual di warung Mitra Bukalapak mengukuhkan warung sebagai pilar ekonomi daerah yang krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan menjaga resistensi terhadap gejolak perdagangan global.
 
Sejak tahun 2016, Bukalapak telah secara konsisten memberdayakan warung tradisional melalui aplikasi Mitra Bukalapak demi meningkatkan kesejahteraan pemilik warung dan meningkatkan kesanggupan bersaing dengan ritel modern dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dengan tersedianya berbagai layanan produk virtual, warung Mitra Bukalapak menjadi warung dengan produk virtual terlengkap dan menjadi titik sentuh layanan perbankan untuk masyarakat yang belum memiliki akses terhadap layanan keuangan (unbankable).
 
Turut hadir dalam acara peluncuran yang bertempat di Gedung Sate Bandung, Jawa Barat, Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang menyampaikan apresiasi positifnya. Menurutnya warung sangat berpotensi memberikan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pemberdayaan warung melalui peningkatan kapasitas bisnis dan daya saing individu ia anggap penting untuk untuk mewujudkan hal tersebut.
 
Pada kesempatan yang sama, Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat juga menyambut positif peluncuran ini. Ia pun setuju bahwa pemanfaatan teknologi di warung dapat menjadi basis kekuatan perekonomian daerah. Dengan semakin banyak warung yang menjual produk virtual, maka semakin menguntungkan bagi pemilik warung dan masyarakat sekitar yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian daerah.
 
Menurut data Euromonitor International tahun 2018, mayoritas masyarakat Indonesia, India, dan Filipina berbelanja di toko kelontong. Dari nilai pasar retail senilai Rp 7,5 juta triliun, sebanyak Rp 6,85 juta triliun atau sekitar 92% diantaranya merupakan transaksi di warung kelontong. Dengan tersedianya berbagai produk virtual di warung, Bukalapak melihat potensi warung untuk mempercepat realisasi masyarakat inklusif di Indonesia.
 
Mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Kementrian Koperasi dan UMKM, bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Rachmat Kaimuddin, CEO Bukalapak mengatakan memasuki dekade kedua, Bukalapak memang berfokus untuk mengoptimalkan potensi UMKM yang ada di tiap daerah Indonesia.

"Warung sebagai salah satu tempat masyarakat dalam beraktivitas ekonomi, memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan perekonomian daerah dan mendorong pertumbuhan nasional. Tentunya inisiatif ini tidak akan berhenti di sini, kedepannya jangkauan Mitra Bukalapak akan semakin kami perluas baik dari segi jumlah, cakupan dan kapasitas bisnis,” katanya.
 
Pada fitur Kirim Uang yang bekerjasama dengan Bank Mandiri, masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan 1.5 juta warung Mitra Bukalapak sebagai ATM untuk mengirimkan uang tanpa harus memiliki rekening. Kemudian untuk fitur investasi, melalui produk Tabungan Emas yang bekerja sama dengan Pegadaian, masyarakat dapat berinvestasi emas mulai dari harga yang sangat terjangkau yaitu senilai Rp 10.000,- di warung Mitra Bukalapak terdekat dengan aman dan  diawasi oleh OJK. 
 
“Kami sangat antusias untuk memperkenalkan produk virtual terbaru ini di masyarakat. Dapat dibayangkan, kini warung tradisional bisa membantu masyarakat dalam berinvestasi, mengirim uang, membayar kebutuhan sehari - hari, bahkan pajak kendaraan bermotor. Ada 1,5 juta warung di 189 daerah di Indonesia yang siap melayani kebutuhan masyarakat,” tutup Rachmat. (rilis)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
 CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin berfoto bersama dengan Mitra Bukalapak seusai acara Peluncuran Produk Virtual Terbaru Mitra Bukalapak di Bandung, 8 Maret 2020.Integrasi Produk Virtual di Warung Seluruh Indonesia, Mitra Bukalapak Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
  Dialog Interaktif seputar ekonomi.CEO Bukalapak: Mahasiswa Jangan Cuma Mikir Jadi Pegawai

 
Berita Lainnya :
  • Meski PSBB Sudah Berakhir, Riau Perpanjang Tanggap Darurat Covid-19
  • Kasus Corona Naik Lagi, Korsel Kembali Tutup Sekolah
  • Geger, Pria di Pekanbaru Ditemukan Gantung Diri dalam Rumah Kontrakannya
  • Pemko Pekanbaru Gesa Perwako Penerapan New Normal
  • Kadiskes Meranti Berkoar-koar Anggaran Covid-19 Tidak Cair, Eh...,Ternyata Tak Diurus
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Polda Riau Semprot Disinfektan di Kantor PT RFB
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved