www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
PGN Jaga Ketahanan Pasok Gas Jawa Timur
 
BPJS Naik, Driver Minta Tarif Ojol Naik Jadi Rp 2.200-2.400/Km
Kamis, 23/01/2020 - 07:50:52 WIB
Demo ojol.
Demo ojol.

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membahas perubahan tarif ojek online (ojol) pada Jumat mendatang (24/1/2020). Dalam pembahasan ini, pemerintah melibatkan perwakilan sopir ojol hingga Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) yang mewakili masyarakat pengguna.

Direktur Angkutan Jalan Kemenhub Ahmad Yani mengatakan, dalam pembahasan tersebut, Kemenhub akan bersama-sama melakukan evaluasi tarif berdasarkan komponen pembentuknya bersama driver. Setelah ketemu sebuah angka, maka akan dibahas dengan YLKI.

"Terkait tarif ini pemerintah akan evaluasi komponen tadi, setelah dibahas bersama mereka pagi hari keluarlah satu angka. Apakah angka itu disetujui YLKI, masyarakat kan belum tentu setuju, artinya kami nyari titik tengahnya," katanya di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa kemarin (21/1/2020).

Ahmad tak bisa memastikan tarif ojol selanjutnya. Dia bilang, tarif bisa naik bisa juga turun.

"Bahwa tarif itu setelah dihitung bisa naik, bisa turun karena juga ada komponen tarif yang turun, misalnya harga Pertalite turun," katanya di detik.

Selanjutnya, Ahmad bilang, hasil pembahasan itu akan disampaikan ke Direktur Jenderal Perhubungan Darat dan Menteri Perhubungan untuk selanjutnya diputuskan tarif ojolnya.

"Dari situ akan kami laporkan Pak Dirjen ke Pak Menteri, apakah dari hasil itungan tersebut perlu dinaikkan atau tidak," terangnya.

Alasan dan Tarif Usulan Driver Ojol

Ahmad Yani melanjutkan, para driver mengajukan kenaikan tarif lantaran iuran BPJS Kesehatan mengalami kenaikan. Hal itu sejalan dengan peningkatan upah mininum regional (UMR).

"Karena BPJS naik dua kali lipat, UMR naik," katanya.

"Ini menjadi dasar mereka mengajukan untuk kenaikan dan evaluasi. Kemudian komponen itu yang menjadi dasar menyampaikan ke kita untuk pembahasan ulang mengenai tarif," paparnya.

Ahmad pun kemudian memaparkan sejumlah komponen pembentuk tarif ojol. Sebutnya, penyusutan kendaraan, bunga modal kendaraan, jaket, helm, sepatu. Lalu, asuransi kendaraan baik pengemudi dan penumpang, pajak, bahan bakar, ban, servis, dan lain-lain.

Selanjutnya, berdasarkan keterangan Ahmad, para driver meminta agar tarif ojol seperti yang diusulkan sebelumnya yakni Rp 2.200 hingga Rp 2.400 per km. Artinya, ada kenaikan jika dibanding tarif batas bawah yang saat ini berlaku Rp 2.000 per km.

"Dia menargetkan hitungan yang dulu, yang awal, seperti hitungan yang lalu Rp 2.200-2.400/km," katanya.

Sebagai informasi, tarif ojol yang berlaku saat ini terbagi 3 zona, di mana Jabodetabek masuk ke zona dua dengan biaya jasa minimal Rp 8.000 hingga Rp 10.000 untuk 4 km pertama. Artinya, dekat-jauh selama tidak melewati 4 km tarifnya Rp 8.000-Rp 10.000. Setelah itu, berlaku tarif per km yakni batas bawah Rp 2.000 dan batas atasnya Rp 2.500.(*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Ilustrasi.Jatuh Tempo 31 Desember 2019, Utang BPJS Kesehatan ke RS Capai 14 Triliun
Jokowi bagikan KIS.Bayar Iuran 60 Persen Peserta JKN-KIS, Direktur BPJS Kesehatan: Negara sangat Hadir
IlustrasiKenaikan Iuran BPJS Kesehatan hingga 100 Persen, Pengamat Sebut Ini Dampaknya
  IlustrasiIngat! Iuran BPJS Kesehatan Sudah Naik, Berikut Rinciannya
BPJS Kesehatan.BPJS Kesehatan Ungkap Banyak Perusahaan Modifikasi Laporan Gaji untuk Kurangi Iuran
IlustrasiSri Mulyani Usulkan Kenaikan Iuran BPJS 100 Persen, Solusi Tambal Defisit BPJS

 
Berita Lainnya :
  • PGN Jaga Ketahanan Pasok Gas Jawa Timur
  • Api Lahap 3,5 Hektare Lahan di Dua Desa Pulau Rangsang Meranti
  • Rakor Lintas Sektor Pembahasan RDTR, Bupati Alfedri Paparkan Rencana Tata Ruang Siak
  • Dihadiri Wagub Sumbar, Gubri Syamsuar Buka Bazar HUT ke-50 IKMR
  • Bupati Rohul Resmikan BUMDesa Mart dan Kantor Bhabinkamtibmas di Pasir Indah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    APPI Riau Gelar Forum Grup Discussion
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved