www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Karyawan BOB Salurkan 100 Paket Sembako kepada Warga Siak Terdampak Covid-19
 
Gubri Sayangkan Desa di Riau Masih Banyak yang Belum Punya Bumdes
Jumat, 15 November 2019 - 20:08:21 WIB
Penyerahan bantuan keuangan pada camat dan desa se Provinsi Riau.
Penyerahan bantuan keuangan pada camat dan desa se Provinsi Riau.

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menggelar acara Penyerahan Bantuan Keuangan Khusus pemerintah Provinsi Riau kepada desa dan camat se-Provinsi Riau dengan tujuan berdayakan Bumdes untuk memperkokoh ekonomi Desa, Jumat (15/11/2019) sore di Hotel Labersa Pekanbaru.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Riau, Syarifuddin mengatakan bahwa bantuan keuangan  perdesa sebesar 200 juta dan perkecamatan 100 juta se-Provinsi Riau.

"Untuk desa peruntukkannya ada 4 kewenangan desa di antaranya meliputi penyelenggara pemerintahan, pembinaan kelembagaan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, dan sarana dan prasarana," sebut Syarifuddin.

Ditambahkannya, 1dari berkas yang masuk ke Dinas PMD Riau sampai tanggal 14 November sudah berjumlah 957 berkas.

"Berkas yang masuk ini telah diterima, dan berdasarkan BPKD bahwa bantuan keuangan sebesar 200 juta per desa telah masuk ke kas masing masing desa," jelasnya.

Lanjutnya, ia mengatakan dari berkas yang masuk bahwa besar bantuan keuangan khusus ini dialokasikan untuk penyertaan modal BUMDes.

"Ini menunjukkan bahwa desa desa di Riau mendukung program Gubernur Riau dalam mewujudkan percepatan pembangunan desa," ujarnya.

Dijelaskannya, pelaksanaan program ini dilaksanakan berdasarkan Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) perubahan 2019.

Dikesempatan yang sama, Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan bahwa hal ini diharapkan bisa mengangkat Riau bagaimana bisa memberdayakan BUMDes yang sudah ada.

"Kita ini harus membangun daerah mulai dari desa pinggir, kalau desa maju kecamatan maju kabupaten maju indonesia maju, kalau desa kita abaikan kapan majunya," ucap Syamsuar.

Sambungnya, ia menyanyangkan sekali bahwa masih ada desa di Riau yang masih belum memiliki BUMDes, padahal BUMDes memiliki peran untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

"Kalau masih belum memiliki BUMDes berarti kan tidak punya perhatian terhadap upaya meningkatkan ekonomi masyarakat desa, padahal tugas kita semua mensejahterakan masyarakat," katanya.

Dan melalui gerakan ini bisa membangkitkan ekonomi yang ada di Riau sehingga pertumbuhan ekonomi Riau bisa di atas 2,80 persen.

Orang nomor 1 di Riau tersebut juga menambahkan bahwa zaman sekarang tidak bisa hanya dengan mengandalkan sawit ataupun migas.

"Itu sudah habis masanya, masa yang sekarang adalah bagaimana kita bisa menggerakkan usaha usaha kecil dan usaha usaha mikro. Itulah barangkali kenapa kami perhatian kepada desa," terangnya.

Disebutkannya, bila dibanding Kalimantan Barat Riau memiliki potensi yang lebih baik.Tetapi Kalimantan Barat lebih baik daripada Riau. Dan desa mandirinya pun ada 80 desa. Sedangkan Riau hanya memiliki 10 Desa mandiri.

"Kedepannya,itulah yang harus dapat kita tingkatkan.Dan bagaimana kita bisa membudayakan Bumdes yang kita punya sekarang," ucapnya.

"Kalau desa maju, kabupaten maju dan kecamatan maju maka otomatis Indonesia juga akan maju. Dan kalau desa kita abaikan, kapan negara kita akan maju," tuturnya.

Penulis Rivo Wijaya
Editor : Fauzia



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
BRKBantu Pulihkan Ekonomi, Pemprov Riau Harapkan BRK Tingkatkan Lagi Kinerja
Kadispar Riau, Roni Rakhmat Rugi Rp7 Miliar karena Corona, Pariwisata Riau sudah Diizinkan Buka Lagi
Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero).PT Kliring Berjangka Indonesia Catatkan Peningkatan Laba Bersih 183 Persen
  Petani cabai program DMPA di Kabupaten Bengkalis.Didukung Program DMPA, Petani Cabai Desa Penaso Jaga Produktivitas di Masa Pandemi
OJK.OJK Riau Minta Warga Tidak Percaya Hoax Ajakan Tarik Dana dari Bank
Kepala OJK Riau, Yusri90.312 Permohonan Restrukturisasi Pembiayaan di Riau Disetujui Senilai Rp 3,18 Triliun

 
Berita Lainnya :
  • Karyawan BOB Salurkan 100 Paket Sembako kepada Warga Siak Terdampak Covid-19
  • Mobil Meledak Usai Pemotor Lempar Benda Mencurigakan
  • Mahasiswa Satgas Kerelawanan Covid-19 Unri Bantu Pelaksanaan UTBK 2020 di Era New Normal
  • Satu PDP Covid-19 Asal Bandar Laksamana Meninggal Dunia
  • Gara-gara Tak Bawa Hasil Rapid Test, Peserta Gagal Ikuti UTBK di UNS
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Rotte Foundation Kunjungi Metro Riau Group
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved