www.halloriau.com

Ekonomi
BREAKING NEWS :
Tok, APBD-P 2020 Bengkalis Disahkan Rp3,1 Triliun
 
Investigasi Bedak Bayi Picu Kanker, Saham Johnson & Johnson Anjlok
Senin, 15 Juli 2019 - 16:48:17 WIB
Bedak Johnson & Johnson dituding picu kanker.
Bedak Johnson & Johnson dituding picu kanker.

JAKARTA - Saham Johnson & Johnson anjlok sekira 6% karena Departemen Kehakiman AS mengumumkan hasil investigasi mengenai risiko kemungkinan kanker dari produk bedaknya.

Penyelidikan dilakukan ketika banyaknya orang menuduh, bahwa kanker yang diterimanya karena produk Baby Powder perusahaan tersebut.

Lebih dari 14.000 tuntutan hukum diajukan terhadap J&J dengan mengklaim produk bedak mengandung asbes dan bertanggung jawab atas kanker ovarium atau mesothelioma. Demikian dilansir dari Business Insider, Senin (15/7/2019).

Meski demikian, sebagaimana dikutip okezone, pabrikan produk perawatan kesehatan terbesar di dunia tersebut mengatakan pada bulan Februari telah menerima panggilan dari pengadilan, tetapi banyak dari penyelidikan itu merupakan misteri pada saat itu.

Tuntutan terkait dengan keberadaan karsinogen dalam bedak bayinya telah menggali memo internal sejak 1960-an yang memperingatkan asbes yang terdeteksi dalam produk bedak perusahaan.

Pada saat itu, saham jatuh 17% setelah laporan memo muncul untuk menunjukkan eksekutif produk J&J terkontaminasi pada awal tahun 1970-an. (*)




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
INDODAX, Indonesia bitcoin & crypto asset exchanger menerapkan pilot project pembayaran via kliring agar transaksi aset kripto di Indonesia lebih aman. Startup Bitcoin Ini Kerjasama dengan Perusahaan BUMN untuk Terapkan Prototype Kliring di Indonesia
IlustrasiResesi karena Corona, Deretan Fakta Ekonomi RI 2020 Diprediksi Minus
Cabe merah.Naik Lagi, Harga Cabai Merah di Rengat Sekarang Rp 35 Ribu Per Kilogram
  Rizal sedang meracik sabun berbahan eukaliptus. Masa pandemi ini, omzet penjualan mereka meningkat.Mitra Bina RAPP Raih Untung Selama Pandemi Covid-19
IlustrasiCukai Rokok Naik Lagi 2021, Jadi Berapa?
Pelayanan BSM kepada nasabahMandiri Syariah Pertahankan Kinerja Positif di Masa Pandemi

 
Berita Lainnya :
  • Tok, APBD-P 2020 Bengkalis Disahkan Rp3,1 Triliun
  • 228 Warga Pekanbaru Buang Sampah Sembarangan Kena OTT Satgas Gakkum DLHK
  • Ini "Otak" All New NMAX 155 Connected/ABS
  • KUA-PPAS ABPD Perubahan 2020 Kepulauan Meranti Disepakati, Pendapatan Berkurang Rp 37 Miliar Lebih
  • Senangnya Kepala Tim Petronas SRT saat Rossi Akhirnya Bergabung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Exit Meeting Pelaksanaan Audit BPKP
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved