www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Ilmuwan Temukan Planet Seukuran Bumi yang Mungkin Bisa Dihuni
 
Kembangkan Katalis Berteknologi Tinggi, Pertamina dan ITB Sukses Jalankan Co-Processing di Kilang Pertamina Dumai
Kamis, 16 Mei 2019 - 16:09:29 WIB
  Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir dan rombongan meninjau lokasi co-processing di Kilang Pertamina RU II Dumai
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir dan rombongan meninjau lokasi co-processing di Kilang Pertamina RU II Dumai

DUMAI - Setelah sebelumnya berhasil menjalankan inovasi dalam pengembangan BBM Nabati jenis gasoline (minyak bensin) melalui sistem co-processing di Kilang Refinery Unit (RU) III Plaju Sumatera Selatan, PT Pertamina (Persero) kembali hadir dengan inovasi dalam pemanfaatan bahan bakar ramah lingkungan.

Kali ini co-processing dijalankan di Kilang Pertamina RU II Dumai guna menciptakan bahan bakar nabati dengan jenis gasoil (minyak solar).

Peninjauan lokasi dan pemantauan perkembangan program ini dilaksanakan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir didampingi Direktur Perencaan Investasi dan Pemantauan Resiko (PIMR) Heru Setiawan, Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Kadarsyah Suryadi dan Nandang Kurnaedi GM Pertamina RU II di Kilang Pertamina Dumai, Kamis (16/5/2019).

Sebagai tuan rumah pelaksanaan program, Nandang di sela kunjungan menyampaikan implementasi proses pengolahan BBM nabati di Kilang RU II Dumai merupakan batu loncatan besar dalam hal perkembangan teknologi di Indonesia sekaligus mendorong pengurangan impor minyak mentah.

Co-processing atau pengolahan bahan bakar dengan penggabungan bahan baku minyak fosil dan bahan baku minyak nabati ini dilaksanakan dengan menggunakan katalis berteknologi tinggi hasil pengembangan yang dilaksanakan di Research and Technology Center Pertamina bersama Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Kita perlu berbangga hati bahwa anak bangsa dapat menciptakan katalis yang selama ini didapatkan dari luar negeri. Setelah melalui beberapa tahun penelitian, katalis yang diberi nama Katalis Merah Putih ini telah siap digunakan,"ungkap Nandang.

Lebih lanjut Nandang menjelaskan pengembangan katalis ini telah dilakukan sejak 2008 hingga terciptanya katalis generasi kedua yang telah secara optimal mejadi elemen pendukung co-processing di Kilang RU II. Seluruh proses pengembangan katalis dilaksanakan oleh putera - puteri terbaik bangsa dan diujicobakan juga di Kilang Pertamina.

Setelah berhasil menciptakan katalis, pengolahan CPO dilakukan di fasilitas Distillate Hydrotreating Unit (DHDT) yang berada di kilang Pertamina Dumai, berkapasitas 12.6 MBSD (Million Barel Steam Per Day). Penggantian katalis lama dengan versi baru ciptaan dalam negeri mulai dijalankan pada Februari 2019. Injeksi bahan baku minyak nabati pun mulai dilaksanakan pada Maret 2019.

"Dari hasil uji coba, pengolahan dengan sistem co-processing di unit DHDT ini dapat menyerap feed RBDPO hingga 12 persen. Pencampuran langsung RBDPO dengan bahan bakar fosil di kilang ini secara teknis lebih sempurna dengan proses kimia, sehingga menghasilkan komponen gasoil dengan kualitas lebih tinggi karena angka cetane mengalami peningkatan hingga 58 dengan kandungan sulfur lebih rendah,"ungkap Nandang.

Adapun CPO yang digunakan adalah jenis crude palm oil yang telah diolah dan dibersihkan getah serta baunya atau dikenal dengan nama RBDPO (Refined Bleached Deodorized Palm Oil). RBDPO tersebut kemudian dicampur dengan sumber bahan bakar fosil di kilang dan diolah dengan proses kimia sehingga menghasilkan bahan bakar solar ramah lingkungan.

Terkait dampak yang diberikan pelaksanaan program terhadap negara, Menristek Dikti Mohamad Nasir menjelaskan dengan penggunaan 10 hingga 12 persen feed dari minyak nabati, negara dapat menghemat biaya yang dikeluarkan untuk mengimpor minyak mentah hingga 1.6 Juta USD per tahunnya. Ia pun berharap agar program ini dapat terus dikembangkan sehingga serapan minyak nabati di kilang Pertamina dapat semakin meningkat.

"Dengan serapan 10 persen saja negara sudah bisa berhemat banyak. Ke depannya semoga bisa lebih meningkat lagi," imbuh Nasir.

Penulis : Bambang
Editor : Yusni Fatimah





Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Walikota Dumai ketua gugus tugas Covid-19 Dumai H. Zulkifli As menerima bantuan APD dari Pertamina Dumai.Hingga Medio Mei, Pertamina Peduli Telah Salurkan 1,3 Miliar Bantuan Covid-19 di Riau dan Jambi
Pertamina menyerahkan bantuan ke panti asuhan An Nuur Kota DumaiPeringati Nuzulul Quran di Masa Pandemi, Pertamina Santuni 500 Anak Yatim
SPBU.Mahal, Pertamina Disarankan hanya Jual 4 Jenis BBM
  Walikota Dumai H. Zulkifli AS terima bantuan APD dari Pertamina Dumai di posko gugus tugas Covid-19.Selama Pandemi Covid-19, Pertamina Group Salurkan Bantuan Senilai Rp401 Juta
Di tengah Pandemi Covid-19 pegawai Pertamina tetap bekerja memenuhi kebutuhan pasokan minyak Nasional.Beroperasi 24/7 di Masa Covid-19, Kilang Pertamina RU II Tetap Komitmen Pasok Kebutuhan Energi Nasional
Ilustrasi. Foto: AntaraPertamina Akan Bor 44 Sumur Baru di Blok Rokan, DPR RI Beri Dukungan

 
Berita Lainnya :
  • Ilmuwan Temukan Planet Seukuran Bumi yang Mungkin Bisa Dihuni
  • PSBB Usai, Walikota Pekanbaru Minta Pos Kamling Diaktifkan
  • Meski PSBB Sudah Berakhir, Riau Perpanjang Tanggap Darurat Covid-19
  • Kasus Corona Naik Lagi, Korsel Kembali Tutup Sekolah
  • Geger, Pria di Pekanbaru Ditemukan Gantung Diri dalam Rumah Kontrakannya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Polda Riau Semprot Disinfektan di Kantor PT RFB
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved