www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Soal Gaji Honorer Mulai Ada Titik Terang, TAPD - Banggar DPRD Bengkalis Sepakat Diambil dari Belanja Modal
 
Saham Garuda Ambruk 4,39 Persen Usai Pemerintah Tekan Turunkan Harga Tiket
Selasa, 14 Mei 2019 - 12:05:38 WIB
Ilustrasi Garuda Indonesia
Ilustrasi Garuda Indonesia

JAKARTA - Harga saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) ambruk 4,39 persen ke level Rp392 per saham pada pukul 09.17 WIB, Selasa (14/5). Saham maskapai pelat merah itu terlihat semakin tak berdaya dalam satu bulan terakhir.

Penurunan pagi ini terjadi setelah pemerintah resmi menurunkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat mulai dari 12 persen hingga 16 persen. Pemerintah mulai memberlakukan aturan baru pada 15 Mei 2019.

Analis Valbury Sekuritas Suryo Narpati mengatakan penurunan tarif batas atas akan berpengaruh untuk neraca keuangan Garuda Indonesia. Pengaruh khususnya akan terjadi pada pendapatan perusahaan dari penjualan tiket pesawat.

Pelaku pasar akan menyoroti sentimen tersebut hingga beberapa waktu ke depan.

"Naik atau turunnya proyeksi pendapatan yang akan datang mempengaruhi valuasi saham emiten tersebut, sehingga hal ini yang akan berpotensi membuat saham ini bergerak volatile," tutur Suryo dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (14/5).

Namun begitu, bukan berarti prospek bisnis Garuda Indonesia langsung meredup setelah tarif batas atas tiket pesawat diturunkan. Prospek bisnis tersebut masih bergantung pada respons pelanggan usai tarif batas atas diturunkan.

"Frekuensi penerbangan seperti apa, detil pendapatan per rute juga berbeda. Banyak faktor yang harus dipertimbangkan," terang Suryo.

Sementara, Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan pelemahan saham Garuda Indonesia seharusnya tidak signifikan. Pasalnya, kinerja perusahaan tetap akan terjaga ke depannya.

"Tarif batas atas turun ke semua pesawat, jadi rata-rata tiket Garuda tetap paling mahal. Meskipun mahal, Garuda kan punya pasar sendiri, Garuda punya imej tersendiri terhadap penumpang setianya," papar Nico.

Lagipula, sambungnya, koreksi harga saham Garuda Indonesia tak semata-mata karena kebijakan baru pemerintah terkait harga tiket. Saham perusahaan itu ikut merosot sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sedang meradang.

"IHSG juga lagi melempem khususnya hari ini akibat kenaikan tarif impor China oleh Amerika Serikat," jelas Nico.

RTI Infokom mencatat IHSG pagi ini terlihat anjlok 1,1 persen atau 67,98 poin ke level 6.067. Pelaku pasar asing terlihat jual bersih (net sell) sebesar Rp128,1 miliar di all market.

Sementara, saham Garuda Indonesia sudah turun lebih dari 7 persen dalam satu bulan terakhir. Pada pertengahan April kemarin harga saham perusahaan masih bertengger di area Rp400 per saham. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiNew Normal, Ini Aturan yang Wajib Diterapkan Mal, Kafe hingga Spa
Ilustrasi Garuda Indonesia.Akibat Corona, Garuda Indonesia Potong Gaji Karyawan
XL Axiata Tower.XL Axiata Umumkan Program Buyback Saham, Senilai hingga Rp 500 miliar
  Dukungan Telkomsel terhadap kebijakan pemerintah.Telkomsel Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Penanganan Covid-19
IlustrasiJakarta Futures Exchange Peduli Covid-19
HIPMI Policy Discussion.HIPMI Apresiasi Tambahan Belanja & Pembiayaan APBN untuk Tangani Covid-19 Capai Rp 405,1 T

 
Berita Lainnya :
  • Soal Gaji Honorer Mulai Ada Titik Terang, TAPD - Banggar DPRD Bengkalis Sepakat Diambil dari Belanja Modal
  • Bantuan Infrastruktur Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Pendidikan di Pulau Padang
  • Warga Pekanbaru Keluhkan Tagihan Listrik Naik Drastis, Biasa Rp200 Ribu Malah Jadi Rp800 Ribu
  • Begini Bentuk Kursi Pesawat Anti-Corona, Diklaim Aman Buat Penumpang
  • Bahaya Sampah Plastik di Laut
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Polda Riau Semprot Disinfektan di Kantor PT RFB
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved