www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
DLH Rohil Ajukan Ranperda Pengendalian Pencemaran Air
 
Menaker Minta Pengusaha Bayar THR Maksimal 2 Minggu Sebelum Lebaran
Jumat, 10/05/2019 - 05:08:24 WIB
Menaker M. Hanif Dhakiri.
Menaker M. Hanif Dhakiri.

JAKARTA - Meskipun jika mengacu pada regulasi pembayaran THR dilakukan paling lambat H-7, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri meminta perusahaan bisa membayar Tunjangan Hari Raya (THR) maksimal dua minggu sebelum Lebaran.

“Hal ini dilakukan agar pekerja dapat mempersiapkan mudik dengan baik,” kata Menaker seperti dilansir setkab, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Menaker menegaskan, pemberian THR Keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan pengusaha kepada pekerja. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016.

Adapun besaran THR bagi pekerja yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, memperoleh THR 1 bulan upah. Sedangkan bagi pekerja yang mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, THR-nya diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan yang sudah ditetapkan, yaitu masa kerja dibagi 12 bulan dikali 1 bulan upah.

Sementara itu, bagi pekerja harian lepas yang mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih, besaran THR-nya berdasarkan upah 1 bulan yang dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

Sedangkan bagi pekerja lepas yang mempunyai masa kerja kurang dari 12 (dua belas) bulan, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

“Bagi perusahaan yang menetapkan besaran nilai THR dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebiasaan lebih besar dari nilai THR yang telah ditetapkan, maka THR Keagamaan yang dibayarkan kepada pekerja sesuai dengan yang tertera di perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebisaan yang telah dilakukan,” kata Menaker.

Menurut Menaker, dirinya akan segera menerbitkan surat edaran THR kepada para Kepala Daerah dan membuka posko pengaduan THR.

“Bagi pekerja yang THR-nya tidak dibayarkan bisa mengadu ke posko pengaduan THR yang akan dibuka di dinas-dinas tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota serta di tingkat yaitu di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan,” tutur Menaker di Okezone. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Chevron luncurkan Hijab FRC.Chevron Luncurkan Hijab FRC, Lindungi Keselamatan Karyawan Wanita Berhijab
HSBCAtasi Gejolak Global, HSBC Akan PHK 4.000 Karyawan Seluruh Dunia
Menaker M. Hanif Dhakiri.Menaker Minta Pengusaha Bayar THR Maksimal 2 Minggu Sebelum Lebaran
  Suasana penjabaran mengenai STM Riau Kompleks.Serikat Tolong Menolong Karyawan RAPP Budayakan Sedekah
IlustrasiDibayarkan Pekan Depan, Total THR PNS Riau Capai Rp20 Miliar
Menteri Ketenagakerjaan RI M Hanif Dhakiri memberikan penghargaan kepada PT RAPP yang diwakili oleh Corporate Affairs Director APRIL Group Agung Laksamana sebagai perusahaan yang menerapkan SMK3.RAPP Raih Penghargaan Bendera Emas SMK3 dari Menteri Ketenagakerjaan

 
Berita Lainnya :
  • DLH Rohil Ajukan Ranperda Pengendalian Pencemaran Air
  • Gubri Sampaikan 5 Misi dan 7 Isu Strategis Pemprov Riau Periode 2019 - 2024
  • Pimpin Musrenbang Sungai Apit, Pj Sekda Siak Berharap Usulan 2021 Dapat Terealisasi
  • Pemilik Kayu Illog 20 Ton Masih DPO, Sewa Kapal Pompong Milik Warga
  • Izin Kadaluarsa, Satpol PP Meranti Akan Langsung Segel Panglong Arang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    APPI Riau Gelar Forum Grup Discussion
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved