www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
1.541 Warga China Positif Corona Tanpa Gejala
 
RI Ancam Boikot Produk Uni Eropa Gara-gara CPO, Begini Tanggapan Dubesnya
Kamis, 21/03/2019 - 06:24:55 WIB
Ilustrasi kebun sawit.
Ilustrasi kebun sawit.

JAKARTA - Pemerintah membuka opsi memboikot produk-produk Uni Eropa bila Delegated Act diadopsi. Regulasi tersebut dinilai tindakan diskriminasi Uni Eropa terhadap minyak kelapa sawait atau CPO.

Menanggapi hal itu, Duta Besar Uni Eropa Vincent Guerend menilai aksi boikot bukanlah kebijakan yang tepat dan bisa menyelesaikan persoalan CPO.

"Kalau Indonesia banned produk Uni Eropa akan menjadi lose-lose dan kita maunya ada win-win," ujarnya di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (20/3/2019), seperti dikutip dari Kompas.

Guerend mengatakan, Indonesia-Uni Eropa sebenarnya saling membutuhkan. Perkembangan investasi kedua pihak saling menguntungkan Indonesia maupun Uni Eropa.

Untuk menyelesaikan persoalan CPO menurut dia, membutuhkan standar yang kuat, kredibilitas dan transparan yang bisa diterima oleh kedua pihak.

Sebenarnya kata dia, kemajuan bisa terlihat dari pembahasan perjanjian kemitraan ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IE CEPA) belum lama ini.

Isu sustainability masuk dalam pembahasan. Tak hanya mencakup CPO namun juga produk perikanan.

Namun bila berbagai upaya tetap berujung sengketa, maka jalan terbaik kata Guerend mungkin harus diselesaikan di World Trade Organization (WTO).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengancam akan membawa persoalan diskriminasi CPO ke WTO andai Delegated Act diadopsi Uni Eropa.

Delegated Act dirumuskan oleh Komisi Eropa dan akan segera dibawa ke Parlemen Uni Eropa untuk diambil keputusan.

Dalegated Act dinilai merugikan Indonesia karena melarang CPO digunakan untuk bahan bakar atau biofuel. Selain itu CPO juga dimasukan ke dalam komoditas dengan risiko tinggi. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
SPBU milik Pertamina.Jakarta Dikepung Banjir, 7 SPBU Pertamina Terpaksa Tutup
Ilustrasi buah kepala sawit.Kunjungan Delegasi Uni Eropa Buktikan Sawit Riau Ramah Lingkungan
Wakil Presiden Jusuf KallaJK Nilai Gagasan Masukkan Maskapai Asing Tak Otomatis Turunkan Tiket Pesawat
  Penandatanganan Nota Kesepahaman.Jakarta Future Exchange dan Asia Pacific Exchange Teken MoU
Ilustrasi sawit.Soal Sawit, Pemerintah Segera Tunjuk Wakil RI Gugat Uni Eropa
IlustrasiMelalui 4 Mode Transportasi, Telkomsel Berangkatkan 7.000 Pelanggan Mudik Bareng Gratis

 
Berita Lainnya :
  • 1.541 Warga China Positif Corona Tanpa Gejala
  • Gubri Minta Bank Riau Kepri Bantu Ketersediaan APD dan Rapid Test di Riau
  • Kompak Lawan Corona, Warga Tangkerang Labuai Pekanbaru Semprot Disinfektan Mandiri
  • Kemana Terawan -yang sudah Pakai Masker- dalam Perang Melawan Corona?
  • HIPMI Apresiasi Tambahan Belanja & Pembiayaan APBN untuk Tangani Covid-19 Capai Rp 405,1 T
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Polda Riau Semprot Disinfektan di Kantor PT RFB
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved