www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Izin Kadaluarsa, Satpol PP Meranti Akan Langsung Segel Panglong Arang
 
Generasi Kedua yang Terus Lakukan Perbaikan, di RAPP harus Berkomitmen Kuat
Kamis, 24/01/2019 - 16:31:02 WIB
Muhammad Ingga Satria, Eny Chairani, dan Rommy Endrawan adalah generasi kedua di RAPP yang tunjukkan komitmen kuat dalam bekerja.
Muhammad Ingga Satria, Eny Chairani, dan Rommy Endrawan adalah generasi kedua di RAPP yang tunjukkan komitmen kuat dalam bekerja.

PANGKALAN KERINCI – Perusahaan pulp dan kertas di Pangkalan Kerinci, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) membuka kesempatan bagi siapa yang berkompeten untuk bergabung, termasuk generasi kedua.

Generasi kedua adalah karyawan muda RAPP dimana orang tua mereka juga bergabung dengan RAPP. Para Generasi kedua ini tetap menjalani proses seleksi selayaknya calon karyawan lain yang ingin bergabung.
 
Muhammad Ingga Satria menceritakan sebelum bekerja di RAPP, ia meraih beasiswa dari perusahaan untuk berkuliah di Akademi Teknologi Pulp dan Kertas (ATPK) di Bandung. Kemudian, setelah lulus, ia langsung bekerja di RAPP.
 
“Jadi kebetulan waktu SMA saya ikut olimpiade matematika, dan pembimbing saya kasih undangan dari Tanoto Foundation untuk dikuliahkan ke Bandung, saya ikut. Alhamdulillah saya masuk,” tutur Ingga sapaan akrabnya yang kini tengah menjabat sebagai DCS (Distribusi Control System) PM (Paper Machine) 3, tentang perkenalannya dengan RAPP.
 
Berbeda dengan Rommy Endrawan, ia awalnya ingin menjadi polisi. Namun, ia gagal saat mengikuti tes pantukhir. Kemudian ia melanjutkan kuliah di Universitas Lancang Kuning Pekanbaru.
 
“Kebetulan keluarga besar dari ibu rata-rata polisi, dan Rommy kebetulan cucu pertama laki-laki, diharapkan melanjutkan jadi polisi. Tapi mungkin takdir berkata lain. Sempat nganggur setahun karena fokus di polisi, gagal di pantukhir, jadi lanjut kuliah,” cerita Rommy Endrawan atau Rommy yang kini menjabat di posisi Application Development.
 
Rommy menjelaskan bekerja di RAPP harus memiliki komitmen yang kuat. Jika tidak serius, lanjut Rommy, mereka akan gagal.
 
“Jadi kalo di sini (RAPP) sangat berkomitmen, kalau tidak pantas untuk join di sini tidak akan diterima. Jadi bukan karena siapa bapaknya atau anak siapa. Di sini fair, dia bisa ayo lanjut, kalo dia enggak bisa kita harus cari yang sesuai. Jadi tidak minder, sangat bangga malahan,” lanjut Rommy.
 
Lain lagi dengan Eny Chairani, sebelum diterima sebagai karyawan RAPP, Eny mengikuti program magang. Magang yang seharusnya dua bulan, Eny malah menjalaninya hingga ia lulus.
 
“Seharusnya dari kampus dua bulan, tapi kebetulan orang kantor cocok dengan kontribusi selama magang, jadi diperpanjang sampai tamatlah,” jelas Eny, yang kini tengah menjabat sebagai Corporate Visit Coordinator.
 
Dipercaya untuk mengemban tugas oleh RAPP membuat ketiga second generation ini terus berinovasi dan meningkatkan kinerjanya. Hal itu tidak hanya dilakukan untuk perusahaan, tetapi juga untuk membuktikan diri bahwa mereka berkompeten, dan berhasil masuk bukan hanya karena label “anak karyawan” belaka.
 
“Improvement atau perbaikan itu adalah hal wajib, kalau tidak ada improvement sebentar lagi akan gagal, tidak ada kesuksesan yang bisa diraih. Setiap hari mikir gitu, kalau sekarang sudah beres, besok apalagi masalah yang bisa improve ke depannya,” jelas Eny. (rilis)





Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
PT RAPP raih penghargaan sebagai perusahaan Pengguna Jasa Terbaik dari Bea Cukai.Bea Cukai Apresiasi PT RAPP Sebagai Perusahaan Pengguna Jasa Terbaik
Para mitra bina berfoto bersama dengan perwakilan Community Development PT RAPP.Dua Mitra Bina PT RAPP Raih Penghargaan Adikriya
Suasana penjabaran mengenai STM Riau Kompleks.Serikat Tolong Menolong Karyawan RAPP Budayakan Sedekah
  Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) Sihol Aritonang (kanan) berbincang dengan Kepala Grup Kajian Ekonomi Regional dan Kebijakan Sumber Daya Energi LPEM FEB UI Dr. Ir. Uka Wikarya M.Si di sela-sela acara jumpa pers Hasil Riset: Analisis Dampak Makroekonomi dan Fiskal Grup April di Jakarta, Kamis (19/12/2019).Hasil Riset LPEM UI 2019: Dalam 20 Tahun, Grup APRIL Sumbang Rp368,51 Triliun untuk PDB Nasional
PT RAPP menerima penghargaan Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP) dari Kemenkes RI.Kemenkes RI Beri Penghargaan GP2SP pada PT RAPP
Penyerahan penghargaan oleh Corporate Forum For Community Development (CFCD) dalam ajang Indonesian Sustainability Development Goals Award (ISDA) 2019 kepada manager CD PT RAPP.Fokus Terapkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, PT RAPP Terima Penghargaan

 
Berita Lainnya :
  • Izin Kadaluarsa, Satpol PP Meranti Akan Langsung Segel Panglong Arang
  • Warga Minta Dibangun Turap, Sukarmis: Siapkan Proposalnya, Nanti Akan Diupayakan
  • Polda Riau Gagalkan Kayu Illog 20 Ton yang Akan Dibawa ke Bengkalis
  • Polda Riau Kirim Relawan ke Lokasi Karhutla di Pulau Rupat
  • Sepekan ke Depan, Harga TBS Kelapa Sawit Turun Jadi Rp1.594,02/Kg
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    APPI Riau Gelar Forum Grup Discussion
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved