www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Anggota Dewan Ini Setuju Jika Tarif Parkir di Pekanbaru Naik, Ini Alasannya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Tingkat Konsumsi Ikan Masih Rendah, Dinas Perikanan Dumai Sosialisasikan Gemarikan
Rabu, 11 November 2020 - 18:09:22 WIB
Walikota Dumai H. Zulkifli As saat membuka Sosialisasi Gemarikan untuk mencegah stunting di Ballroom Hotel Grand Zuri Dumai belum lama ini.
Walikota Dumai H. Zulkifli As saat membuka Sosialisasi Gemarikan untuk mencegah stunting di Ballroom Hotel Grand Zuri Dumai belum lama ini.

DUMAI - Dinas Perikanan Kota Dumai melakukan sosialisasi angka konsumsi ikan oleh masyarakat di aula Laboratorium ikan Provinsi Riau, Rabu (11/11/2020). 

Dari pertemuan tersebut terungkap angka konsumsi ikan di Kota Dumai, pada  2019 mencapai 45,51 Kg/kapita, angka tersebut masih jauh di bawah target Nasional sekitar 56,39 Kg per kapita. 

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah terus melakukan sosialisasi agar masyarakat gemar mengkonsumsi ikan air tawar maupun dari laut. 

Kepala Dinas Perikanan Kota Dumai, Afifuddinsyah, didampingi Kepala Seksi Pengawasan Usaha Perikanan Tri Iriani mengaku, bahwa ‎angka konsumsi ikan di Kota Dumai, masih jauh dari target nasional, meskipun Dumai, termasuk wilayah pesisir. 

"‎Angka konsumsi ikan di Kota Dumai, pada  2019 mencapai 45,51 kg/kapita, angka tersebut masih jauh di bawah target Nasional sekitar 56,39 kg per kapita, tentunya ini banyak faktor yang mempengaruhinya, selain ekonomi, tentunya karena masyarakat Dumai, sudah heterogen," katanya. 

Dirinya mengaku, ‎jika masyarakat yang sehari-harinya berada di pesisir pantai tentunya akan mengkonsumsi ikan, sedangkan masyarakat yang berada di kota, kebanyakan mengkonsumsi ayam dan lainya.  

Ia menjelaskan, di Dumai, ada  4 kelurahan tingkat konsumsi ikan masih belum maksimal di antaranya Kelurahan Purnama, Kelurahan Gurun Panjang, Kelurahan Bagan keladi dan Kelurahan Kampung Baru.

Menurutnya, kurangnya daya konsumsi ikan di empat kelurahan itu lebih dominan pada faktor air memiliki kadar asam cukup tinggi sehingga warga tak bisa membudidaya ikan air tawar. Kalaupun ada, jumlahnya  tidak maksimal dibanding jumlah penduduk disana.

"Dumai bukan daerah penghasil ikan terbesar tak seperti Medan dan Sumbar. Kita hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar 30-40 persen sementara selebihnya di pasok dari luar daerah," imbuhnya.

Untuk meningkatkan daya konsumsi ikan, tambahnya, perlu dilakukan sosialisasi GEMARIKAN atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan yang bertujuan untuk mengkampanyekan agar makan ikan sejak dini dan memberikan nutrisi yang diperlukan untuk pengembangan dan kecerdasan otak. 

"Untuk mendukung program Gemarikan, pemerintah terus melakukan sosialisasi konsumsi ikan untuk kecerdasan bangsa dan peningkatan pemanfaatan dan pendayagunaan potensi Perikanan," sebutnya.

Diakuinya, Dinas Perikanan mencoba merangkul pihak Terkait seperti perhotelan, rumah makan, pondok pesantren, rumah tahanan, serta catering untuk mendapatkan data dan informasi jumlah konsumsi ikan agar data lebih akurat. 

"Dan ditegaskannya, mengkonsumsi ikan dapat meningkatan imunitas tubuh, Ikan memiliki kandungan gizi yang sangat baik seperti protein sebagai sumber pertumbuhan, asam lemak omega 3 dan 6 yang bermanfaat bagi kesehatan dan meningkatkan imunitas serta vitamin D dan B kompleks yang mampu mencegah berbagai penyakit, dan berbagai mineral yang sangat bermanfaat bagi tubuh," pungkasnya.

Penulis : Bambang
Editor : Fauzia

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
IlustrasiAnggota Dewan Ini Setuju Jika Tarif Parkir di Pekanbaru Naik, Ini Alasannya
Kepala Disparpora Kepulauan Meranti bersama istri yang mendampingi Bujang dan Dara tampil di ajang Pemilihan Bujang dan Dara Provinsi RiauNur Indahyani Asal Kepulauan Meranti Dinobatkan Jadi Dara Provinsi Riau Tahun 2021
Sebanyak 62 mahasiswa perguruan tinggi dan 17 pelajar SMA di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) berhasil mendapatkan beasiswa pendidikan dari program Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). PT RAPP Kembali Salurkan Beasiswa di Kabupaten Kuansing
Kiri : Agung Rihayanto, Direktur KBI, Tengah : Dwi Ary Purnomo, Asisten Deputi Bidang Manajemen Risiko dan Kepatuhan Kementerian BUMN, Kanan : Harianto Widodo, Direktur  Pemasaran dan Pengembangan Produk PegadaianKBI dan Pegadaian Bersinergi di Ekosistem Pasar Fisik Emas Digital
Abdurrab Islamic School, Jalan Bakti, Marpoyan Damai, PekanbaruWako Minta Siswa Positif di Abdurrab Islamic School Dirawat di RSD Madani
  IlustrasiTak Digubris, DPRD Pekanbaru Kembali Desak PDAM Tirta Siak Segera Atasi Persoalan Pipa Bocor
Walikota Pekanbaru, Firdaus

Walikota Pekanbaru Ingatkan DLHK Agar Tidak Terjadi Lelang Ulang Angkutan Sampah
Kepala BPOKK Herman Khaeron saat menyampaikan pengantar Musda.Musda Demokrat Riau Resmi Dibuka, Andi Timo Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD Gantikan Asri Auzar
XL Axiata Business SolutionsBidik Potensi Pasar B2B dan UKM XL Axiata Business Solutions Perluas Layanan di Sumatera
Kadisdikbud Rohil, HM Nurhidayat meninjau pelaksanaan PTM di sekolah Kabupaten Rohil. Agar Bisa PTM, Disdikbud Rohil Himbau Siswa Segera Vaksin
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Kepala Balai PPW Riau Tepung Tawari Marulis Menuju MTQ Korpri Nasional
 
 
 
 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved