Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
+ INDEX BERITA

16:55 - Polres Dumai Kerahkan 294 ...
16:38 - UMK Dumai 2021 Tertinggi d...
14:53 - APBD Kota Dumai TA 2021 Di...
18:16 - Tingkatkan Kapasitas SDM P...
17:55 - Satgas: Kasus Covid-19 di ...
16:14 - 71 Kendaraan Roda Dua Terj...
10:15 - Petugas Kesehatan Pastikan...
17:09 - Buka Jambore PKK, Herdi Sa...
16:50 - 163 Warga Binaan Rutan Dum...
20:37 - Lagi, 2 Pasien Covid-19 di...
18:06 - Bambang Hendriyanto Nahkod...
16:58 - Diskominfo Dumai dan KPCPE...
19:38 - Isak Tangis Iringi Prosesi...
15:28 - Wakil Walikota Dumai Tutup...
14:45 - Jenazah Eko Suharjo Akan D...
08:32 - Jenazah Almarhum Eko Suhar...
07:04 - Kabar Duka, Calon Walikota...
20:27 - 95 Petugas KPPS di Bengkal...
19:49 - Satgas Covid-19 Dumai Gela...
18:58 - Dinkes dan TP PKK Kota Dum...
 
INFOTORIAL
Bapenda Dumai Gandeng Satpol PP Tertibkan Pajak Sarang Burung Walet
Senin, 14 September 2020 - 17:22:30 WIB
Kepala Bapenda Dumai H Marjoko Santoso memimpin rapat di kantor Bapenda, dengan agenda pembentukan tim penertiban sarang burung walet tidak taat pajak.
Kepala Bapenda Dumai H Marjoko Santoso memimpin rapat di kantor Bapenda, dengan agenda pembentukan tim penertiban sarang burung walet tidak taat pajak.
TERKAIT:

DUMAI - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Dumai akan menertibkan tempat penangkaran sarang burung walet yang tidak taat membayar pajak.

"Langkah ini kami lakukan lantaran para pengusaha burung walet sepertinya banyak yang enggan membayar pajak," kata Kepala Bapenda Kota Dumai H. Marjoko Santoso saat memimpin rapat pembentukan tim penertiban sarang burung walet, Senin (14/9/2020) di kantor Bapenda Kota Dumai.

Dijelaskan Marjoko, besaran pajak atas sarang burung walet yang diterima oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Dumai masih sangat jauh dari target. Hal itu diakibatkan masih banyak pengusaha penangkaran sarang burung walet yang belum taat membayar pajak.

"Hingga 14 September 2020 penerimaan pajak sarang burung walet hanya sekitar belasan juta rupiah dari 50 wajib pajak yang membayar, angka tersebut jauh dari target yang telah ditetapkan pada tahun ini yakni,  sebesar Rp150 juta," kata Marjoko.

Marjoko mengaku, untuk menggenjot penerimaan pajak tersebut, Bapenda Kota Dumai sudah ‎membentuk tim penertiban. Penertiban akan dilaksanakan mulai Selasa (15/9/2020) hingga Kamis (17/9/2020).

"Kami telah menggelar rapat teknis dengan Tim Penertiban yakni Satpol PP dan instansi terkait lainnya, untuk melakukan penertiban mulai Selasa (15/9/2020) hingga ‎Kamis (17/9/2020)," tambahnya. 

Sebelumnya Bapenda dan Asosiasi Sarang Burung Walet (ASBW) Kota Dumai sudah mensosialisasikan Perda Pajak Sarang Burung Walet, namun sampai saat ini, pengusaha sarang burung walet yang membayar pajak masih minim.

Berdasarkan laporan ASBW ada sekitar 124  pengusaha sarang burung walet di Dumai, dan ada beberapa lagi pengusaha burung walet lainya yang tidak masuk dalam ASBW.

Teknis penertiban nantinya Tim akan menyusuri para wajib pajak sarang burung walet yang membandel dan tidak membayar pajak. 

"Kita sudah punya list nama nama pengusaha sarang burung walet yang tidak membayar pajak, dan nantinya setelah datangi wajib pajak yang tidak membayar, tempatnya akan kita tempelkan spanduk yang bertuliskan objek pajak ini tidak taat membayar pajak daerah," terangnya.

Setelah dipasang tanda, tambahnya, objek pajak itu akan diberi waktu untuk membayar hingga akhir September 2020, jika lewat akan dikenakan denda. Dan jika masih membandel akan direkomendasikan untuk pencabutan izinnya.

Penulis : Bambang
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bahas Desain Brio Satya, Mobil Terlaris Honda di Tengah Covid-19
  • Jaksa Agung Ungkap Peran Penting Pers Dalam Penegakan Hukum
  • Nasihat Nabi Muhammad bagi Mereka yang Berniat Sedekah Tapi Tak Punya Uang
  • Positif Covid-19 Riau Bertambah 179. Pekanbaru Masih Pegang Rekor, Berikut Sebarannya
  • Geser Wuling Almaz, Honda CR-V Pimpin Medium SUV Paling Laku Oktober 2020, Disusul Corolla Cross
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved