Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

17:39 - Zul As Minta Perusahaan di...
08:05 - Kasus Covid-19 Dumai, Tamb...
19:00 - Pangkoarmada I Berikan Pen...
16:59 - Penularan Virus Corona Tin...
14:59 - Sudah 12 Pasien Covid-19 d...
12:58 - 45 Warga Dumai Terjaring R...
17:29 - Banjir Akibat Pasang Rob d...
19:43 - Tambah 46 Kasus Positif Co...
18:54 - Gugus Tugas Covid-19 Kota ...
17:54 - Cegah Penularan Covid-19, ...
18:19 - Gugus Tugas Covid-19 Kota ...
15:37 - Senin Depan, Warga Tidak P...
15:15 - Viral Penumpang dalam Baga...
17:22 - Bapenda Dumai Gandeng Satp...
19:18 - Satu Lagi Pasien Covid-19 ...
18:58 - Heboh Penemuan Jejak Kaki ...
18:47 - Empat Hari, Tambah 60 Oran...
19:22 - Terapkan Protokol Kesehata...
19:00 - Pemko Dumai Resmi Terapkan...
17:07 - Satpol PP Dumai Bongkar Pu...
 
Cegah Karhutla, Dua Kelurahan di Rupat MoU Program Desa Bebas Api dengan PT SRL
Selasa, 28 Juli 2020 - 15:24:55 WIB
Penandatanganan MoU Program Desa Bebas Api PT SRL dengan Kelurahan Terkul dan Batu Panjang di Cititel Hotel Dumai, Selasa (28/7/2020).
Penandatanganan MoU Program Desa Bebas Api PT SRL dengan Kelurahan Terkul dan Batu Panjang di Cititel Hotel Dumai, Selasa (28/7/2020).
TERKAIT:

DUMAI - PT Sumatera Riang Lestari (SRL) menggelar penandatanganan MoU Program Desa Bebas Api dengan dua Kelurahan yaitu Kelurahan Terkul dan Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.

MoU ditandatangani oleh Manajemen PT SRL Yudi Febrian, Lurah Batu Panjang, M. Rais, Lurah Terkul, Erwan Kurniawan, disaksikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bengkalis Tajul Mudarris, Kapolsek Rupat Iptu Syaidina Ali dan Kepala UPT KPH Bengkalis Bustami Nasution, di Hotel Cititel Dumai, Selasa (28/7/2020).

Penandatanganan MoU diawali dengan pemaparan Program Desa Bebas Api oleh Winarno selaku Komandan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan PT SRL Blok IV Rupat.

Winarno menyebutkan, tujuan Program Desa Bebas Api ada empat, pertama terciptanya lingkungan yang sehat bebas dari api dan asap, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan, mendesak peran aktif masyarakat dan pemerintahan desa dalam pencegahan dan, Penanggulangan Kebakaran Lahan dan Hutan serta memberikan alternatif lain dalam membuka lahan tanpa menggunakan api.

"Hasil evaluasi yang kami lakukan, ada tiga penyebab kebakaran selama ini di Rupat, yaitu, penyiapan lahan dilakukan dengan cara membakar dan tidak terkontrol sehingga menyebar ke lahan lain. Selain itu adanya sabotase oleh pihak yang tidak bertanggung jawab serta akibat kelalaian membuang puntung rokok, meninggalkan api setelah berburu, pengambilan madu  dan memancing di lahan gambut  yang mudah terbakar," terang Winarno.

Katanya lagi, dampak dari Karhutla sangat buruk, seperti menurunnya produktivitas ekosistem hutan, rusaknya lahan pertanian dan perkebunan, rusaknya struktur tanah dan lain sebagainya.

Ada lima program desa bebas api yang tertuang dalam MoU ini, pertama, perusahaan akan memberikan penghargaan bagi Desa yang tidak terjadi kebakaran. Kepada Desa yang dapat menjaga Desanya dari kebakaran lahan dan hutan akan diberi reward sebesar Rp 100 juta dalam bentuk infrastruktur pilihan masyarakat.

Kedua, perusahaan akan memberdayakan satu orang masyarakat Desa sebagai ketua tim di desa yang membantu Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa guna mensinergikan semua pemangku kepentingan dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan.

Ketiga, Perusahaan memberikan bantuan kepada masyarakat dalam penyiapan lahan pertanian tanpa bakar dengan menggunakan teknologi sesuai kebutuhan.

Keempat, Peningkatan kesadaran masyarakat, dan ke lima perusahaan memantau kualitas udara.

Menurut Winarno, program tersebut sudah berjalan sejak 2019, pada tahun 2019 Desa Terkul berhasil mendapat reward Rp 100 juta dari PT SRL karena berhasil mencegah Karhutla. "Sementara Kelurahan Batu Panjang mendapat Reward Rp 50 juta," ungkapnya.

Manajemen PT SRL Yudi Febrian, menambahkan, ini kesepakatan ke-2, sebelumnya, MoU serupa telah dibuat pada 2019.

"Sejak ada kesepakatan, terjadi penurunan luasan areal terbakar. Kita harapkan Desa Batu Panjang dan Terkul bisa menjadi desa mandiri dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla," harap Yudi Febrian.

Dikatakannya, Karhutla dalam skala besar dapat menyebabkan kerugian di berbagai sektor, seperti ekonomi, pendidikan, transportasi juga dari segi ekologi banyak hewan jadi korban dan segi sosial, segi kesehatan, seperti ISPA dan lain sebagainya.

"Untuk mencegah itu semua, sebagai bentuk komitmen perusahaan dan bentuk kontribusi perusahaan, kita membuat MoU ini supaya dampak tersebut dapat kita cegah. Dan program desa bebas api tidak akan berjalan tanpa dukungan dari semua pihak. Untuk itu, kami mengharapkan dukungannya," pintanya 

Sementara, Kapolsek Rupat, Iptu Syaidina Ali menyebutkan, program desa bebas api sangat membantu pelaksanaan tugasnya di lapangan khususnya dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.

"Program desa bebas api diharapkan dapat mencegah terjadinya Karhutla. Dan harapan kami, tidak hanya di dua desa ini saja, tetapi bisa dilaksanakan di seluruh Desa di Kecamatan Rupat agar Rupat bisa bebas api," harapnya.

Terakhir, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bengkalis, Tajul Mudarris, mengawali sambutannya menyampaikan salam dari  Bupati Bengkalis yang tidak dapat hadir karena ada kegiatan lain.

"Atas nama Pemkab Bengkalis, kami mengaku bangga dengan Program Desa Bebas Api PT SRL untuk mencegah terjadinya Karhutla di Rupat, Kabupaten Bengkalis. Dan kami akan mensuport apa yang dilakukan PT SRL," kata Kalaksa.

Masalah Karhutla tidak akan ada habisnya, tetapi bagaimana kita selalu waspada dan berupaya mencegah Karhutla. Kita tidak bisa bekerja sendiri untuk itu semua stakeholder harus bersama mencegah Karhutla.

Penulis: Bambang
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Youth Inspiraction Camp 2020: Berbagi Kebermanfaatan Melalui Lahan Hijau Depan Rumah
  • Cegah Covid-19 Meluas, BPBD Rohul Bagikan 1.000 Helai Masker ke Masyarakat
  • Zul As Minta Perusahaan di Dumai Siapkan Tempat Isolasi untuk Karyawan Terpapar Covid-19
  • Tak Ada Tawar Menawar, Langkah Hukum Bakal Ditegakkan pada Pilkada Riau 2020
  • Bawaslu Meranti Himbau Parpol dan Bapaslon Patuhi Protokol Kesehatan, Ada Ancaman Pidana
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved