Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

13:30 - Empat Pegawai Kejari Dumai...
17:05 - Pasien Positif Corona di D...
16:10 - Di Tengah Pandemi Covid-19...
16:41 - Hari Raya Idul Fitri, 4 Pa...
14:23 - Pemko Dumai Lakukan Rapid ...
14:01 - Hore! THR PNS Kota Dumai S...
15:49 - Gubri Bersama Kapolda dan ...
08:53 - Telkomsel Serahkan Bantuan...
14:30 - Asal Terapkan Protokol Kes...
10:21 - Hari Pertama PSBB Kota Dum...
18:38 - Data Terbaru Corona di Dum...
16:57 - Diterapkan Mulai Besok, In...
13:22 - Zul As Pimpin Apel Konsoli...
11:50 - Kesaksian Pasien 01 Dumai ...
17:49 - Kabar Baik, Sebulan Lebih ...
16:45 - Selama PSBB, Walikota Duma...
14:31 - Senin Mulai Diberlakukan, ...
13:49 - Polemik Bansos Covid-19 Ko...
18:06 - Sekda: PSBB Dumai Akan Dit...
17:39 - WOM Finance Dumai Sumbangk...
 
Gugus Tugas Lakukan 100 Rapid Test di Dumai, 7 Positif
Senin, 06 April 2020 - 06:00:32 WIB
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kota Dumai dr. Syaipul (kiri) memberikan keterangan pers di command center COVID-19 Kota Dumai.
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kota Dumai dr. Syaipul (kiri) memberikan keterangan pers di command center COVID-19 Kota Dumai.
TERKAIT:

DUMAI - Untuk mendeteksi secara dini penyebaran virus Corona atau COVID-19 di Kota Dumai, Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulan COVID-19 Kota Dumai memanfaatkan 100 alat Rapid Test untuk memeriksa orang yang berisiko tinggi terpapar COVID-19.

Dari 100 alat Rapid Test yang digunakan, menunjukkan hasil yang baik. Sebagian besar negatif dari infeksi virus mematikan itu, yang positif rapid test hanya 7 (tujuh) orang.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulan COVID-19 Kota Dumai, dr Syaipul didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Dumai Syahrinaldi dan Kepala Diskominfo Dumai Muhammad Fauzan menegaskan, hasil rapid test belum mencerminkan apakah mereka positif Corona, sebab Rapid Test yang digunakan yaitu untuk anti body.

"Penggunaan rapid test hanya untuk mendeteksi dini penyebaran COVID-19 di Kota Dumai," kata dr Syaipul, Minggu sore (5/4/2020) di Command Center COVID-19 Jalan HR Subrantas Dumai.

"Sejauh ini Kami telah memanfaatkan 100 rapid test bantuan dari Pemprov. Alat tersebut kami gunakan untuk memeriksa mereka yang berisiko tinggi terpapar COVID-19. Hasilnya, 7 (tujuh) orang dinyatakan positif hasil Rapid Test," terangnya. 

Dijelaskan Syaipul, penggunaan Rapid Test juga dalam rangka penyelidikan epidemiologi, tujuannya agar tim gugus tugas bisa memasukkan mereka sebagai PDP atau ODP.

Dari 7 (tujuh) yang dinyatakan positif hasil pemeriksaan Rapid Test, ada yang dirawat di rumah sakit dan ada yang diizinkan untuk melakukan isolasi mandiri.

"Hasil rapid test belum mencerminkan apakah mereka positif Corona. Oleh karena itu, ada yang diizinkan untuk melakukan isolasi mandiri khususnya bagi yang tidak menunjukkan gejala sakit berat seperti demam, batuk dan sesak napas," terangnya. 

Sedangkan bagi yang menunjukkan gejala sakit berat, seperti demam, panas tinggi dan sesak napas kita rawat di rumah sakit dan akan kita lanjutkan untuk pemeriksaan menggunakan Swab Test atau PCR.

Namun, Syaipul tidak menjelaskan berapa yang dirawat di rumah sakit dan berapa orang yang menjalankan isolasi mandiri di rumah.

Lebih lanjut, Syaipul menegaskan, isolasi mandiri dapat dilakukan apabila mereka tidak memiliki gejala sakit seperti demam, batuk dan sesak napas. Namun jarak interaksi dengan anggota keluarga harus tetap dijaga minimal jarak interaksi 2 meter dan tidak bertemu secara langsung.

"Seseorang yang diisolasi mandiri di rumah, setiap hari kesehatannya akan dievaluasi oleh petugas dari Puskesmas atau rumah sakit. Evaluasi yang dilakukan seperti evaluasi suhu tubuh dan imun tubuh, apabila imunnya menurun akan direkomendasikan untuk dibawa ke rumah sakit," paparnya. 

Terakhir Syaipul menyampaikan bahwa, sampai Minggu sore (5/4/2020) jumlah ODP di Kota Dumai sebanyak 377 orang, angka tersebut menurun dari jumlah sebelumnya sebanyak 442 orang.

Menurunnya angka ODP di Kota Dumai setelah tim gugus tugas menyelesaikan pemantauan terhadap 65 orang yang dinyatakan sehat dan statusnya dilepas dari ODP.

Sedangkan jumlah PDP sebanyak 22 orang dengan rincian, sudah sembuh 6 orang, yang tengah dirawat di rumah sakit sebanyak 14 orang, dan 2 orang meninggal dunia.

Untuk pasien positif Corona, hasil pemeriksaan Swab Test hanya 1 (satu) orang, kondisinya sudah membaik.

"Pasien terkonfirmasi Positif Terjangkit Virus Corona hasil Swab Test hanya 1 (satu) orang, pasien tersebut warga Bogor yang tengah berkunjung ke Dumai dan sudah dirawat sejak 22 Maret 2020 lalu di RSUD. Alhamdulillah kondisinya terus membaik, ada perubahan cukup signifikan. Tinggal menunggu hasil Swab lanjutan, kalau pulih dan dinyatakan negatif boleh pulang," pungkasya.

Penulis : Bambang
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Ipep Warga Air Molek Pencuri Motor di Halaman Musala Diringkus Polisi
  • Gubri Lepas Tim Penyemprotan Disinfektan dan Rapid Test Massal di Kecamatan Bukit Raya
  • Direktur IE Harapkan Member EDRG Bersabar Tunggu Proses
  • BNN Riau Tangkap Seorang Pengedar Narkoba Antar Provinsi di Rohil, Sabu 1 Kg Disita
  • Pemerintah Putuskan Tidak Berangkatkan Jemaah Haji 2020
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved