Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

17:07 - Walikota Dumai Ajak Masyar...
21:32 - Terkait Pembatalan Pembera...
19:57 - Lagi, Gugus Tugas Covid-19...
10:26 - Lanal Dumai dan Kodim 0320...
18:21 - Rapid Test Covid-19 Sasar ...
13:30 - Empat Pegawai Kejari Dumai...
17:05 - Pasien Positif Corona di D...
16:10 - Di Tengah Pandemi Covid-19...
16:41 - Hari Raya Idul Fitri, 4 Pa...
14:23 - Pemko Dumai Lakukan Rapid ...
14:01 - Hore! THR PNS Kota Dumai S...
15:49 - Gubri Bersama Kapolda dan ...
08:53 - Telkomsel Serahkan Bantuan...
14:30 - Asal Terapkan Protokol Kes...
10:21 - Hari Pertama PSBB Kota Dum...
18:38 - Data Terbaru Corona di Dum...
16:57 - Diterapkan Mulai Besok, In...
13:22 - Zul As Pimpin Apel Konsoli...
11:50 - Kesaksian Pasien 01 Dumai ...
17:49 - Kabar Baik, Sebulan Lebih ...
 
Cegah Penyebaran COVID-19, Taman Bukit Gelanggang Ditutup, PKL Stop Jualan
Kamis, 26 Maret 2020 - 17:16:20 WIB
  Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta mengawal penutupan TBG dan pelarangan PKL berjualan sementara waktu untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta mengawal penutupan TBG dan pelarangan PKL berjualan sementara waktu untuk mencegah penyebaran COVID-19.
TERKAIT:

DUMAI - Taman Bukit Gelanggang (TBG) di Jalan HR Subrantas Dumai ditutup untuk sementara waktu tujuannya mencegah penularan virus Corona atau COVID-19 di Kota Dumai.

Selain menutup TBG, Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kepemudaan, Pariwisata, dan Olahraga juga mengeluarkan surat himbauan agar pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan tersebut tutup untuk sementara waktu.

Penutupan PKL dimulai Rabu (25/3/2020) sampai ada pemberitahuan selanjutnya, untuk mencegah keramaian.

Kepala Dinas Kepemudaan, Pariwisata, dan Olahraga H. Syamsuddin mengatakan, penutupan taman bukit gelanggang sesuai edaran walikota untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau COVID-19.

"Menindak lanjuti edaran walikota tentang kewaspadaan dan pencegahan virus Corona di Kota Dumai, Dinas Kepemudaan, Pariwisata, dan Olahraga mengeluarkan surat Nomor 557/17/Diskopar/UPT-TBG/2020 tentang penutupan taman bukit gelanggang dan pemberitahuan kepada para pedagang kaki lima yang berjualan di taman bukit gelanggang agar tidak berjualan sementara waktu sampai ada pemberitahuan selanjutnya," kata Syamsuddin, Rabu (25/3/2020).

Pemberitahuan penutupan ini, lanjut Syamsuddin sudah disampaikan kepada seluruh PKL yang berjualan di taman bukit gelanggang dan kepada Satpol PP agar dapat mengawal himbauan tersebut.

Sementara, Kepala Satpol PP Dumai RH. Bambang Wardoyo mengungkapkan pihaknya siap mengawal edaran walikota dan surat himbauan dari Dinas Kepemudaan, Pariwisata, dan Olahraga menutup sementara taman bukit gelanggang serta melarang PKL berjualan di taman bukit gelanggang.

"Sesuai edaran walikota tentang kewaspadaan dan pencegahan virus Corona di Kota Dumai, taman bukit gelanggang di sterilkan dan para pedagang untuk sementara tidak berjualan dulu untuk mencegah keramaian sampai persoalan Corona ini berakhir," ungkap Bambang Wardoyo.

Lanjutnya, petugas dari Satpol PP akan berjaga secara bergantian mencegah adanya masyatakat yang berkumpul di taman bukit gelanggang.

"Dan jika ada pedagang yang tetap berjualan akan kita peringatkan, jika membandel kita bongkar paksa. Sebab sebelum di berlakukannya peraturan ini, perwakilan pedagang sudah diundang rapat bersama membahas antisipasi penyebaran virus Corona," pungkasnya.

Himbauan tersebut sempat mendapat penolakan dari para PKL.

Ismail, perwakilan pedagang berharap pelarangan berjualan dapat ditinjau ulang agar para PKL dapat berjualan kembali untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

"Kami minta pemerintah meninjau kembali himbauan tersebut. Kasihan para pedagang, mereka berjualan untuk mencari rezeki buat anak anak mereka di rumah," kata Ismail

Terkait upaya pencegahan penularan Corona, Ismail mengungkapkan pedagang siap mendukung upaya tersebut dan mengikuti anjuran pemerintah salah satunya menjaga jarak antar pengunjung.

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Dumai Rudi Hartono yang menyayangkan sikap pemerintah melarang PKL di taman bukit gelanggang untuk berjualan.

"Kita mendukung upaya Pemerintah mencegah penularan virus Corona, tetapi dengan kebijakan yang adil dan bijak sana, bukan malah melarang pedagang berjualan. Ini akan menimbulkan masalah baru, yaitu masalah perekonomian," kata Rudi.

Lanjutnya, himbauan tersebut perlu didiskusikan lagi bersama para lesagang guna mencari solusi terbaik.

"Kita berharap, Pemerintah memberi kesempatan kepada pedagang untuk tetap buka dan berjualan, namun tetap mengikuti anjuran dari Pemerintah seperti mengatur jarak antar pengunjung, menyediakan sabun cuci tangan atau hand sanitizer," harap Rudi.

Diakuinya, melarang berjualan untuk mencegah keramaian memang salah satu solusi memutus mata rantai penyebaran COVID-19, tetapi harus adil jangan ada yang di tutup dan ada yang tidak di tutup. Kalau memang tutup, tutup semua agar tidak ada ketimpangan.

"Kalau saya baca, edaran walikota belum ada kata tutup artinya pedagang masih bisa berjualan dengan batasan sesuai aturan. Jika pedagang tidak mengindahkan aturan tersebut baru kita tutup dan itu baru pas menurut saya. Kami mohon kebijakan yang dibuat tinjau kembali," pungkasnya.

Pantauan di lapangan, meskipun para PKL menolak untuk di tutup namun Pemerintah tetap menutup tempat tersebut.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudistira turun langsung kelapangan untuk mengawal penutupan lapak PKL di area taman bukit gelanggang.

Penutupan yang semula mendapat penolakan, setelah Kapolres mengedukasi para pedagang akhirnya menerima dan setuju untuk sementara waktu tidak berjualan.

Kapolres menghimbau kepada seluruh masyarakat Dumai mematuhi aturan yang dibuat oleh Pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Aturan tersebut, menurut Kapolres untuk kepentingan bersama, untuk menyelamatkan kita semua dari virus Corona atau COVID-19 yang sangat berbahaya.

"Bagi masyarakat yang paham dan bisa mengedukasi mari bersama sama sampaikan himbauan itu kepada masyarakat untuk bersama-sama mencegah penularan COVID-19," kata Kapolres

Tolong bantu kita, termasuk media untuk menghimbau masyarakat bahwa ini kejadian nasional yang harus kita perangi bersama-sama. Dan mari jaga diri kita jaga masyarakat kita, kalau kita semua bersinergi Insyaallah kita bisa menghadapi masalah ini bersama.

Kita tidak tau apakah penyebaran COVID-19 sampai kepada keluarga kita atau tidak. Tetapi kita bisa bersatu memerangi kondisi seperti saat ini dan bersama-sama memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Penulis : Bambang
Editor: Yusni Fatimah




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Heboh Dua ASN Bugil dan Pingsan Ditemukan dalam Mobil, Ternyata...
  • Soal Lonjakan Tagihan Listrik, Begini Penjelasan PLN Wilayah Riau Kepri
  • Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Riau Peringkat Dua Se Indonesia
  • Peneliti Ungkap Bahaya Virus Corona yang Dapat Merusak Testis
  • Perbaikan JTM, Besok Terjadi Pemadaman Listrik di 27 Desa/Kelurahan Se Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved