Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

19:46 - Lagi, 64 TKI Dipulangkan d...
17:15 - Cegah Covid-19, Pertamina ...
19:52 - Belajar di Rumah Diperpanj...
19:34 - Hari Ini Sebanyak 46 TKI d...
17:54 - Perbanyak Fasilitas Cuci T...
14:54 - Wawako Beri Donasi Dukung ...
10:16 - Belajar di Rumah Diperpanj...
19:25 - Hari Keempat, 57 TKI Asal ...
11:16 - Disinfeksi di GPdI Alhayat...
19:44 - Lagi, 67 TKI dari Malaysia...
17:45 - Satu Lagi PDP Virus Corona...
14:45 - Imbas Lockdown Malaysia, R...
09:56 - Jumlah PDP Virus Corona di...
18:49 - 61 TKI dari Malaysia Tiba ...
18:22 - Cegah Corona, Polres Dumai...
08:58 - Disinfeksi Hari ke-2 PT Pe...
21:17 - 21 TKI dari Malaysia Tiba ...
17:47 - Ratusan WNI asal Malaysia ...
17:16 - Cegah Penyebaran COVID-19,...
14:24 - Stok APD di RSUD Kota Duma...
 
Stok APD di RSUD Kota Dumai Menipis
Kamis, 26/03/2020 - 14:24:32 WIB
dr. Syaipul Sekretaris Dinas Kesehatan Dumai
dr. Syaipul Sekretaris Dinas Kesehatan Dumai
TERKAIT:

DUMAI - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang bertambah tak sejalan dengan persediaan alat pelindung diri (APD) yang digunakan petugas medis.

Sekretaris Dinas Kesehatan Dumai dr. Syaipul mengatakan APD yang tersedia di RSUD Dumai saat ini jumlahnya menipis.

"Tadi pagi APD kita di RSUD Dumai tinggal 200 pasang APD," kata dr. Syaipul, Kamis (26/3/2020).

Jumlah tersebut, lanjutnya, hanya untuk 3 sampai 5 hari ke depan. 

"200 APD hanya untuk 3 sampai 5 hari kedepan. Sebab satu pasien bisa menghabiskan 10 APD perhari, sementara PDP yang tengah dirawat di Rumah Sakit saat ini ada 6 orang," terang Syaipul

Pemerintah Kota Dumai sudah memesan 200 pasang APD ke Pemerintah Provinsi untuk menambah stok APD yang ada saat ini.

"Kita sudah minta bantuan ke Pemerintah Provinsi, mudah-mudahan segera dikirim," harap Syaipul.

Lebih lanjut Syaipul mengatakan, APD menjadi kebutuhan mutlak bagi petugas medis untuk menangani PDP Virus Corona. 

"Petugas medis tidak bisa bekerja tanpa APD. Para dokter  wajib mengenakan APD untuk meminimalisir penularan COVID-19,"  sebutnya.

Terakhir dr. Syaipul mengatakan bahwa jumlah ODP sampai hari ini pukul 12.00 WIB berjumlah 112 orang , jumlah PDP yang semula berjumlah 8 orang saat ini tinggal 6 orang, 2 orang lagi sudah boleh pulang. 

"ODP saat ini 112 orang, PDP yang dirawat tinggal 6 orang. Mereka (PDP) dirawat di RSUD Dumai dan RS Pertamina,"  pungkasnya. 

Penulis: Bambang
Editor: Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Layanan Kesehatan di Pekanbaru Siap Antisipasi Peningkatan PDP Covid-19
  • Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru Anjlok 50 Persen akibat Pandemi Corona
  • Dampak Corona, Arab Saudi Minta Umat Islam Tunda Persiapan Haji
  • Sinergi SKK Migas - Pertamina EP Asset 1 Field Lirik Bersama Upika Cegah Penyebaran Covid-19
  • Cegah Wabah Virus Corona, Ini Imbauan Bacalon Bupati Pelalawan Budi Artiful
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved