Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

19:38 - Sempat Nihil Dua Pekan, Po...
18:31 - 435 Pelanggar Kena Tilang ...
17:29 - Dikelola Bapeda, Pajak Par...
15:50 - Cegah Covid-19, 50 Petugas...
18:08 - Pemko Dumai Syaratkan Rapi...
14:09 - Zul As Tinjau Lokasi Pemba...
18:37 - Walikota Tinjau Proyek Jal...
17:23 - Ditanami 2020 Bibit Mangro...
17:01 - Walikota Zul As Optimistis...
18:51 - Walikota Ajak Masyarakat D...
17:58 - Resmikan Masjid Al-Furqon,...
17:11 - Hari Ini Semua Pasien Covi...
13:48 - Idul Adha 2020, Pemko Duma...
19:40 - Akibat Pandemi Covid-19, P...
20:03 - Walikota Dumai Masih Tungg...
19:06 - Kabar Baik dari Gugus Tuga...
15:24 - Cegah Karhutla, Dua Kelura...
18:00 - Tiga Pasien Corona di Duma...
17:20 - Anggota DPR RI Dapil Riau ...
10:33 - 550 Sapi dari NTT Tiba di ...
 
Puluhan LC Cantik di Dumai Diberi Penyuluhan HIV/AIDS
Rabu, 09 Oktober 2019 - 12:00:39 WIB
Para LC di Dumai mendapatkan penyuluhan HIV/AIDS.
Para LC di Dumai mendapatkan penyuluhan HIV/AIDS.
TERKAIT:

DUMAI - Puluhan pemandu lagu (LC) dan staf terapis tempat hiburan di Kota Dumai dikumpulkan Satbinmas Polres Dumai di gedung Citra Waspada Jalan Sudirman, Selasa (8/10/2019).

Mereka mendapatkan penyuluhan pencegahan penularan HIV/AIDS yang dikemas melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD).

FGD bertujuan untuk menekan penyebaran penyakit HIV/AIDS di Kota Dumai.

Mereka kata LC yang dikumpulkan berasal dari berbagai tempat hiburan di Kota Dumai, seperti tempat karaoke, terapis dan tempat hiburan malam lainnya.

Mereka para LC tampak serius mendengarkan arahan dari narasumber dalam kegiatan tersebut. Seperti narasumber dari Dokter Rumah Sakit Bhayangkara, Affandi Zulkarnain, dan Aipda Arifin, Kanit Kamsa Polres Dumai.

Kepada para LC dan terapis, Dokter Umum Rumah Sakit Bhayangkara, Affandi Zulkarnain, mengungkapkan, melalui Satbinmas Polres Dumai‎ bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menekan penyebaran penyakit HIV/AIDS di Kota Dumai.

Ia menambahkan, penyebaran penyakit HIV/AIDS di Kota Dumai yang paling rentan adalah para pekerja di hiburan malam, atau LC, dan terapis. Pasalnya merekalah yang langsung berhubungan dengan para lelaki.

Pada FGD tersebut, pihaknya mengajak para LC dan terapis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, agar mengetahui, apakah terkena HIV/AIDS atau tidak.

Dirinya berharap, kepada seluruh peserta FGD untuk berhati-hati terhadap penyebaran penyakit HIV, pasalnya para pekerja hiburan malam ini, sangat berisiko untuk terkana penyakit berbahaya ini.

Salah satu LC karaoke ‎di Dumai yang tak mau menyebutkan namanya, mengaku, sangat terbantu dengan adanya FGD ini, karena banyak ilmu yang didapat.

Diakuinya, pekerja di pusat hiburan malam sangat berisiko tertular penyakit HIV/AIDS, maka dari itu melalui kegiatan ini para LC merasa mendapat ilmu guna mencegah penyakit mematikan itu.

"Melalui kegiatan ini kami banyak mendapat ilmu terkait langkah-langkah pencegahan penularan dan penyebaran HIV," sebutnya.

Penulis : Bambang
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Sempena HUT ke-63 Riau, AMSI Taja Webinar Merayu APBN
  • Cabuli dan Sayat Bocah hingga Tewas, Pria di Siak Terancam Hukuman Mati
  • Viral Pernikahan Ayah Mertua dan Ibu Kandung, Suami Jadi Kakak Tiri, Bikin Bingung
  • Pedagang Pekanbaru Banyak yang Enggan Pakai Masker, Katanya...
  • Ngeri! Pesawat India Terbelah Dua, 16 Orang Tewas
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved