Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

19:38 - Sempat Nihil Dua Pekan, Po...
18:31 - 435 Pelanggar Kena Tilang ...
17:29 - Dikelola Bapeda, Pajak Par...
15:50 - Cegah Covid-19, 50 Petugas...
18:08 - Pemko Dumai Syaratkan Rapi...
14:09 - Zul As Tinjau Lokasi Pemba...
18:37 - Walikota Tinjau Proyek Jal...
17:23 - Ditanami 2020 Bibit Mangro...
17:01 - Walikota Zul As Optimistis...
18:51 - Walikota Ajak Masyarakat D...
17:58 - Resmikan Masjid Al-Furqon,...
17:11 - Hari Ini Semua Pasien Covi...
13:48 - Idul Adha 2020, Pemko Duma...
19:40 - Akibat Pandemi Covid-19, P...
20:03 - Walikota Dumai Masih Tungg...
19:06 - Kabar Baik dari Gugus Tuga...
15:24 - Cegah Karhutla, Dua Kelura...
18:00 - Tiga Pasien Corona di Duma...
17:20 - Anggota DPR RI Dapil Riau ...
10:33 - 550 Sapi dari NTT Tiba di ...
 
Kualitas Udara di Dumai Mulai Membaik, Berada di Level 67 PSI
Selasa, 24 September 2019 - 17:52:09 WIB

DUMAI - Kualitas udara di Dumai mulai membaik paska diguyur hujan pada Senin malam (23/9/2019) dan Selasa pagi (24/9/2019).

Indeks Kualitas udara Kota Dumai hari ini, Selasa (24/9/2019) pukul 15.00 WIB berada di level 67 PSI status warna biru (sedang).

Kepala BPBD Dumai Afrilagan mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT karena pada hari ini kualitas udara di Dumai mulai membaik.

"Kualitas udara di Dumai mulai membaik, saat diukur mengunakan data Pollutant Standard Index (PSI) PM 10, hari ini Selasa (24/9/2019) sekitar Pukul 15.00 WIB kualitas udara berada di level 67 PSI status warna biru (sedang)," kata Afrilagan.

Meski kabut asap mulai hilang, namun titik api masih ditemukan di Dumai. Menurut Afrilagan saat ini ada sekitar 26 hotspot.

"Laporan BMKG Riau level confidence 50 persen di Dumai masih terdeteksi 26 hotspot," terangnya

Menurut Afrilagan, munculnya titik api baru akibat tiupan angin yang cukup kencang sejak pukul 09.00 WIB.

"Munculnya titik api baru akibat tiupan angin yang cukup kencang sejak pukul 09.00 WIB. Menyebabkan hampir wilayah yang sudah terbakar muncul kembali titik api," terangnya.

Masih kata Afrilagan, tim gabungan TNI/Polri, BPBD Dumai, Manggala Agni, MPA dan instansi terkait lainnya sudah ke lapangan untuk melakukan pemadaman sebelum api membesar.

"Camat dan Lurah juga sudah kami instruksikan agar ikut serta memantau titik hotspot berdasarkan data dan lokasi yang telah dikirim BMKG," tambahnya.

Terkait lokasi hotspot, Afrilagan menjelaskan, laporan dari tim di lapangan, 16 titik api berada di Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan dan 1 titik api di Bukit Nanas Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai.

"Laporan yang kami terima dari tim di lapangan, 16 titik api berada di Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan dan 1 titik api di Bukit Nanas Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai. Tim pemadam karhutla sudah bergerak cepat untuk melakukan pemadaman dan pendinginan agar kebakaran lahan tidak meluas lagi," tutupnya.

Penulis: Bambang
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Hari Ini 46 Hotspot Kembali Terpantau di Riau
  • Pemkab Inhil Serahkan 4.500 Sertifikat Tanah
  • Pemerintah Tanggung Biaya Penyuntikan Vaksin Covid-19 Senilai Rp 65,9 Triliun
  • Sempena HUT ke-63 Riau, AMSI Taja Webinar Merayu APBN
  • Cabuli dan Sayat Bocah hingga Tewas, Pria di Siak Terancam Hukuman Mati
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved