Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

18:39 - Walikota Dumai Perkenalkan...
16:07 - Wujud Kepedulian Terhadap ...
18:22 - Spanduk di Dumai Bertulisk...
17:32 - KPU Dumai Buka Pendaftaran...
17:40 - Kapolda Riau Ajak Masyarak...
16:25 - Kapolda Riau Lepas Peserta...
19:10 - Lima Tahun Menumpang, Kini...
16:46 - Polres dan Pemko Dumai Uji...
18:52 - Nelayan Tanjung Palas Tera...
17:25 - Diduga Kerap Jadi Tempat M...
19:25 - Pemko Dumai Klaim Angka St...
20:14 - Virus Corona Sampai ke Sin...
19:33 - Pemko Dumai Tetapkan Statu...
10:09 - Tim SAR Gabungan Turun Car...
17:36 - Wako Dumai Zul As Terima P...
14:41 - Tidak Ikut Ujian TKD, ‎5...
09:12 - Heboh Isu Virus Corona di ...
18:59 - DLHK Dumai Ajak Masyarakat...
17:33 - Pemko Bentuk Desk Pilkada ...
18:03 - Walikota Dumai Teken Perja...
 
Kualitas Udara di Dumai Mulai Membaik, Berada di Level 67 PSI
Selasa, 24/09/2019 - 17:52:09 WIB

DUMAI - Kualitas udara di Dumai mulai membaik paska diguyur hujan pada Senin malam (23/9/2019) dan Selasa pagi (24/9/2019).

Indeks Kualitas udara Kota Dumai hari ini, Selasa (24/9/2019) pukul 15.00 WIB berada di level 67 PSI status warna biru (sedang).

Kepala BPBD Dumai Afrilagan mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT karena pada hari ini kualitas udara di Dumai mulai membaik.

"Kualitas udara di Dumai mulai membaik, saat diukur mengunakan data Pollutant Standard Index (PSI) PM 10, hari ini Selasa (24/9/2019) sekitar Pukul 15.00 WIB kualitas udara berada di level 67 PSI status warna biru (sedang)," kata Afrilagan.

Meski kabut asap mulai hilang, namun titik api masih ditemukan di Dumai. Menurut Afrilagan saat ini ada sekitar 26 hotspot.

"Laporan BMKG Riau level confidence 50 persen di Dumai masih terdeteksi 26 hotspot," terangnya

Menurut Afrilagan, munculnya titik api baru akibat tiupan angin yang cukup kencang sejak pukul 09.00 WIB.

"Munculnya titik api baru akibat tiupan angin yang cukup kencang sejak pukul 09.00 WIB. Menyebabkan hampir wilayah yang sudah terbakar muncul kembali titik api," terangnya.

Masih kata Afrilagan, tim gabungan TNI/Polri, BPBD Dumai, Manggala Agni, MPA dan instansi terkait lainnya sudah ke lapangan untuk melakukan pemadaman sebelum api membesar.

"Camat dan Lurah juga sudah kami instruksikan agar ikut serta memantau titik hotspot berdasarkan data dan lokasi yang telah dikirim BMKG," tambahnya.

Terkait lokasi hotspot, Afrilagan menjelaskan, laporan dari tim di lapangan, 16 titik api berada di Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan dan 1 titik api di Bukit Nanas Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai.

"Laporan yang kami terima dari tim di lapangan, 16 titik api berada di Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan dan 1 titik api di Bukit Nanas Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai. Tim pemadam karhutla sudah bergerak cepat untuk melakukan pemadaman dan pendinginan agar kebakaran lahan tidak meluas lagi," tutupnya.

Penulis: Bambang
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Irwan Terima SK Perhutanan Sosial Kabupaten Kepulauan Meranti dari Presiden Jokowi
  • Nyetir Sambil Nonton Film Porno di HP, Berujung Kecelakaan Renggut Tiga Nyawa
  • Ratusan Pelajar SMPN di Selaman Hanyut Terseret Arus saat Susuri Sungai
  • Gara-gara Warganya Ditangkap, Masyarakat Desa di Meranti Ini Tak Mau Bantu Padamkan Karhutla
  • Dicurhati Masyarakat, Presiden Jokowi Perintahkan Gubri dan Kapolda Riau Selesaikan Sengketa Lahan Gondai
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved