Dumai
Pemkab Dumai | DPRD Dumai | MAKLUMAT
 
 
+ INDEX BERITA

17:45 - Sekitar 1 Ton CPO Milik PT...
17:04 - Sekda Mediasi Dokter Mogok...
16:24 - RSUD Dumai Siapkan 800 Baj...
13:31 - Imbau Warga Waspada, Diske...
12:05 - Para Dokter di RSUD Dumai ...
17:55 - Pertamina Dumai Ajak Warga...
17:38 - BKPSDM Kota Dumai Umumkan ...
15:30 - Cegah Virus Corona, Diskes...
16:36 - Cegah Virus Corona Masuk k...
15:46 - Kembangkan Potensi Wisata ...
20:09 - Jenazah Wanita yang Ditemu...
19:26 - Cegah Virus Corona, Dinkes...
17:34 - 100 Pelamar CPNS Belum Amb...
19:41 - BBKSDA Riau Pasang Perangk...
17:30 - 450 Batang Pohon Ketapang ...
19:33 - Bikin Heboh, ‎Beruang Ma...
19:12 - Awal 2020, Dinkes Dumai Te...
16:47 - Pimpin Upacara HKN 2020, A...
20:32 - Pertamina Dumai Gelar Bers...
16:54 - Charity Gowes BDBC Pertami...
 
Sedang Fase Berkembangbiak Aedes Aegypti, Warga Dumai Diimbau Waspada DBD
Kamis, 04/07/2019 - 17:23:39 WIB
Aedes aegypti.
Aedes aegypti.
TERKAIT:

DUMAI - Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Dumai dr. Syaipul mengimbau masyarakat Kota Dumai agar selalu waspada terhadap penularan penyakit demam berdarah dengue (DBD).

"Bulan April hingga Juli merupakan fase berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Masyarakat harus waspada terhadap penularan penyakit DBD oleh nyamuk Aedes aegypti," kata Syaipul di ruang kerjanya, Kamis (4/7/2019).

Ia menjelaskan, penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan kepada manusia melalui perantara nyamuk Aedes aegypti.

Masih kata dia, Nyamuk Aedes aegypti bertelur dan berkembang biak pada genangan air bersih, cara memutus mata rantai perkembang biakan nyamuk tersebut adalah dengan cara melakukan gerakan 3M yakni menguras, menutup dan mengubur barang bekas yang dapat menampung air hujan.

Serta secara rutin menaburkan bubuk abate di bak penampungan air, dan selalu membersihkan bak mandi seminggu sekali, sebab siklus perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti berjalan selama satu minggu.

Terkait kasus DBD di Dumai, dr. Syaipul menegaskan bahwa angka DBD 50 hingga 70 orang perbulan. "Jumlah itu masih wajar," terangnya.

Namun, ujarnya lagi, masyarakat juga tidak bisa lengah dan harus tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan penyakit mematikan itu.

Kami berharap, masyarakat segera melapor ke Dinas Kesehatan jika ditemukan nyamuk DBD agar kami bisa melakukan tindakan pencegahan yaitu fogging.

Jika ada yang terjangkit DBD agar segera membawa ke Puskesmas atau unit kesehatan terdekat.

Penulis : Bambang
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Aston Villa Melaju ke Final Liga Inggris Usai Bungkam Leicester City 2-1 di Leg Kedua
  • Pria Wajib Tahu, Inilah 4 Jenis Orgasme Wanita
  • DPRD Pekanbaru: Gesa Pengerjaan Proyek IPAL yang Timbulkan Kemacetan dan Jalan Rusak
  • Suzuki XL7 Tantang Xpander Cross, Punya Tiga Tipe, Ini Perbedaannya!
  • Kirimkan SE, Gubri Minta Bupati-Walikota di Riau Cegah dan Siaga Hadapi Karhutla
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved