BREAKING NEWS :
125 SDM Bekerja di Fasyankes Riau Terkonfirmasi Covid-19, RSUD Arifin Achmad Terbanyak 26 Orang
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

09:47 - Paripurn HUT ke-63 Riau Ha...
22:18 - Sapi Kurban PTPN V Tak Sam...
17:04 - Terapkan Protokol Kesehata...
20:37 - Anggota Legislatif Riau In...
10:45 - Jumlah Hewan Kurban DPRD R...
06:56 - Masih Pandemi, Anggaran Pe...
18:53 - DPRD Riau Geser Anggaran h...
17:26 - Dugaan Penyimpangan Anggar...
21:44 - Banyak Aset Bermasalah Dik...
07:21 - Diundang Tak Hadir, DPRD R...
10:48 - DPRD Riau Minta BRK Ambil ...
08:55 - Hasil Reses DPRD Riau, Pem...
14:59 - BLT Pemprov Dipotong Rp50 ...
14:37 - Di Tengah Pandemi Covid-19...
08:58 - Pemprov Kembali Raih WTP, ...
16:56 - Temukan Pemalsuan Data Suk...
20:23 - Ada Kejanggalan Sistem Zon...
11:20 - DPRD Riau Jajal Tol Pekanb...
16:46 - Dibuka Awal Juli, Tarif To...
12:30 - Resmi Jabat Sekretaris DPR...
10:34 - Sekap Karyawan 2 Bulan, DP...
15:23 - Komisi III DPRD Riau Sebut...
20:14 - Masyarakat Keluhkan Lonjak...
08:22 - Pengunjung Mal Bebas Tapi ...
21:36 - Anggota DPRD Riau Pertanya...
15:29 - Legislatif Riau Ini Minta ...
13:24 - Kampar Hanya Dapat Rp6,2 M...
12:46 - Komisi III Desak Pusat Bay...
13:12 - DPRD Riau Soal THR: Kalau ...
06:21 - Dukung PSBB Provinsi Riau,...
11:48 - Jika Sudah Diizinkan, DPRD...
18:29 - Komisi V DPRD Minta Disdik...
17:23 - DPRD Riau Gelar Paripuran ...
22:06 - DPRD Riau Desak Pemprov Ca...
09:07 - Anggota Legislatif Riau Kr...
09:36 - Ini Saran DPRD Riau Terkai...
08:47 - Ketua DPRD Riau Tak Setuju...
07:43 - Walikota dan Bupati Dimint...
15:25 - DPRD Riau Setuju Anggaran ...
10:58 - Ketua DPRD Riau: Masa Masj...
08:38 - Cara DPRD Riau Sikapi Waba...
20:01 - Konsultasi Berbagai Persoa...
17:32 - DPRD Riau akan Audit Dana ...
11:56 - Terkait Mobdin Jeep Pimpin...
10:49 - Muflihun Ditunjuk Sebagai ...
18:16 - Komisi V DPRD Riau RDP den...
06:30 - FITRA Riau Soroti Pengadaa...
20:30 - Dianggarkan di APBD-P, DPR...
12:48 - Legislatif Riau Turut Krit...
19:03 - Gedung DPRD Riau Akan Diba...
19:08 - Dewan akan Terus Awasi Per...
14:41 - Jalan Tol Pekanbaru-Rengat...
10:34 - DPRD Riau Temukan 1,4 Juta...
18:02 - DPRD Riau akan Kawal Prose...
15:30 - Dewan Tuding Dugaan Korups...
17:58 - Pemprov Riau Akhiri Kontra...
09:07 - Tagih Keseriusan Pemprov A...
06:08 - Pelemparan Bom Molotov Sat...
08:06 - Mutasi Belum Tuntas, Para ...
06:19 - DPRD Riau Temukan Puluhan ...
07:00 - Investor Bakal Kelola Stad...
16:46 - Hubungi Kepala BNN Riau, K...
12:01 - Siapkan APBD Pro Rakyat, D...
12:25 - Pegawai Positif Narkoba Te...
10:07 - DPRD Riau Tegaskan Jika Pe...
18:54 - Tak Masalahkan Kerabat Gub...
07:02 - Usai Pelantikan Pejabat Ba...
06:00 - Pajak PLTA Koto Panjang Ba...
22:47 - 58 Ribu Hektare Lahan Ileg...
22:01 - Legislator Setuju Penutupa...
13:06 - Perbatasan Riau-Sumbar Raw...
18:18 - DPRD Riau Kritik 'Kembang ...
10:50 - Agar Target Pembangunan Te...
17:39 - Eet akan Sampaikan ke Pemp...
07:24 - Dewan Ingatkan Pemprov Ria...
13:12 - Legislator Riau Janji di 2...
19:48 - Minta Bangunkan Rumah Lay...
17:43 - Minta Gubri Profesional, D...
20:34 - Ketua PKB Riau Tolak Wacan...
18:56 - Pilih Kadis, Syamsuar Diin...
15:52 - Ada Isu Eksodus Pejabat, L...
20:48 - Rentan Aksi Kriminalitas, ...
11:34 - 1,6 Juta Kendaraan di Riau...
08:31 - Tahun 2020, POKIR Dewan da...
17:38 - APBD Riau Disahkan Lusa, Z...
17:49 - Yan Prana Jadi Sekda, Dewa...
16:00 - Anggota Dewan Ini Ungkap P...
06:47 - Masa Tugas Nyaris Berakhir...
06:15 - Dewan Kritisi Pemprov Riau...
06:05 - Dewan Ingatkan Pendaftar C...
17:41 - Riau Peringkat 10 Pengangg...
07:09 - BPJS Kesehatan Nunggak Rp4...
14:35 - BRK Tak Capai Target, Husa...
07:56 - Pendapatan Daerah Turun di...
10:38 - Dewan Sorot Kinerja Disnak...
06:33 - Dewan Minta OPD Pemprov Ri...
11:17 - Sesuai Janji Presiden, Tol...
16:07 - Masih Ada Pungli, DPRD Ria...
15:59 - Tahun Depan, Penerima RLH ...
07:13 - Ketua DPRD Dukung Provinsi...
 
Tolak Pernyataan Wakil DPRD Riau
Pengusul Hak Angket Bantah Banyak Inisiator Mengundurkan Diri
Minggu, 30 Oktober 2016 - 17:30:09 WIB

PEKANBARU - Salah satu pengusul hak angket, Muhammad Adil angkat bicara mengenai pernyataaan yang dikeluarkan Wakil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, Sunaryo terkait berkurangnya jumlah inisiator hak angket terkait pembayaran utang eskalasi yang masuk dalam Anggaran Pembagunan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2015 lalu.

Dikatakan Adil bahwa sampai hari ini tidak ada terjadi pengurangan jumlah inisiator maupun pengunduran diri dari pihaknya dan pihak inisiator lain. Menurutnya perbedaan wacana antara pihak DPRD dengan ini pihaknya sengaja dibuat untuk menghalangi jadwal paripurna yang seharusnya sudah dibuat.

"Dari pihak kami tidak ada yang mengundurkan diri ataupun keluar, kami yang seharusnya heran dengan pernyataan Wakil pimpinan DPRD tersebut,"cetus Adil, Jumat (28/10/2016).

Pengusul hak angket tersebut juga mengungkap mengenai pernyataan Sunaryo yang bersedia mengulangi penandatangan ulang para inisiator, menurut Adil tidak ada gunanya untuk mengulang regulasi yang sudah dilalui. Karena, kata Adil hanya tinggal melanjutkan yang sudah ada sebelumnya.

Karena, kata Adil lagi, jika penyelesaian hak angket ini tidak dilanjutkan pada pengesahan dan paripurna. Itu artinya, menurut Adil, DPRD Riau sedang dibohongi orang-orang di DPRDnya sendiri.

"Prosesnya kan sudah panjang, dan sudah sesuai dengan regulasi yang ada. letak salahnya dimana?," jelas Adil.

Dalam hal ini, Adil selaku bagian dari inisiator-inisiator lain meminta penjelasan mengenai  penundaan paripurna hak angket tersebut. Pihaknya juga berharap orang-orang yang di anggap menghalang-halangi atau yang tidak mau melakukan paripurna hak angketnya tersebut bisa diperiksa pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Karena semua tahap yang dilalui sudah sesuai prosedur dan proses yang jelas," imbuh Adil.

Diberitakan sebelumnya, jumlah inisator hak angket terkait pembayaran utang eskalasi yang masuk dalam  Anggaran Pembagunan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2015 lalu, saat ini mulai hilang satu persatu sehingga membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau merasa heran.

"Jumlah Inisiaror saat ini tidak sebanyak dulu lagi, inisiator yang ada saat ini lebih banyak berasal dari individu," beber Wakil DPRD Riau, Sunaryo, Jumat (28/10/2016).

Ia juga menyebut bahwa persoalan mengenai hak angket tersebut masih dianggap kurang serius dan tidak penting, karena menurutnya tidak ada pihak yang benar-benr serius untuk memparipurnakan hal tersebut.

Dikatakan Sunaryo juga, hanya beberapa orang berusaha mempertahankan pembuatan hak angket terkait pembayaran utang eskalasi dalam APBDP itu.  Pihaknya juga mengaku tidak mengetahui alasan pengurangan jumlah inisiator yang semulanya sangat berbondong-bondong ingin berpatisipasi dalam persolan hak angket tersebut.

Penulis   : Mg5
Editor    : Unik Susanti
 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 125 SDM Bekerja di Fasyankes Riau Terkonfirmasi Covid-19, RSUD Arifin Achmad Terbanyak 26 Orang
  • Rapat BPJS Kesehatan Semester II, Bengkalis Terdisiplin Bayar Iuran BPJS
  • Telkom Pastikan Jaringan IndiHome Kembali Normal
  • Kejari Pelalawan Eksekusi Uang Perbaikan Kerusakan Karhutla dari PT Adei Rp15 Miliar
  • Polres Dumai Amankan Pelaku Penganiayaan Saksi Sidang Cerai
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved