www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Sekda Nonaktif Kuansing Dituntut 2 Tahun 2 Bulan Penjara dalam Kasus Suap Jabatan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


DPRD Riau: Regulasi LGBT Sudah Ada, Tinggal Penegakan dan Pengawasan
Kamis, 05 Februari 2026 - 08:01:00 WIB
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Riau, Abdullah.
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Riau, Abdullah.

PEKANBARU - Isu Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Provinsi Riau kembali mencuat dan menjadi perhatian luas masyarakat. Topik ini dinilai sensitif karena beririsan langsung dengan nilai adat Melayu serta kehidupan religius yang kuat di daerah tersebut.

Perhatian publik meningkat setelah beredarnya informasi mengenai pesta komunitas waria di salah satu tempat hiburan malam, New Paragon, Kota Pekanbaru. Kejadian itu memicu reaksi keras warga hingga berujung pada aksi demonstrasi yang menuntut penutupan lokasi hiburan tersebut. Masyarakat menilai tempat itu telah memfasilitasi aktivitas yang dianggap bertentangan dengan norma sosial dan peraturan yang berlaku.

Gelombang tekanan publik pun mendorong pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk bersikap tegas. Namun, di sisi lain, pemerintah juga dihadapkan pada tanggung jawab konstitusional untuk melindungi seluruh warga negara, termasuk kelompok rentan, terutama terkait aspek kesehatan, keamanan, dan pemenuhan hak dasar.

Situasi tersebut menempatkan kebijakan pemerintah daerah pada posisi dilematis, antara penegakan norma sosial dan pendekatan kemanusiaan. Di tengah polemik itu, persoalan LGBT juga tidak terlepas dari isu kesehatan masyarakat.

Data di bidang kesehatan menunjukkan bahwa kasus HIV/AIDS serta infeksi menular seksual masih menjadi tantangan serius di Riau. Kondisi ini menuntut pengawasan dan penanganan yang lebih terukur serta berkelanjutan dari pemerintah.

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Riau, Abdullah, menilai bahwa regulasi sebenarnya telah tersedia. Namun, menurutnya, persoalan utama terletak pada lemahnya implementasi aturan dan pengawasan di lapangan.

“Regulasi itu sudah ada, tinggal penegakan dan pengawasannya yang masih sangat kurang. Pemerintah provinsi dan pemerintah kota harus bekerja lebih maksimal dalam mengawasi serta menindak pelanggaran perda dan aturan yang berlaku,” ujar Abdullah.

Ia juga menilai aksi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat merupakan cerminan dari lemahnya pengawasan pemerintah.

“Kalau pengawasan berjalan dengan baik, masyarakat tidak perlu turun ke jalan. Pesta waria itu terjadi karena pengawasan yang lemah dan jelas melanggar aturan. Tinggal tingkatkan pengawasan dan lakukan penindakan,” tegas anggota DPRD Riau dari daerah pemilihan Pelalawan–Siak tersebut.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif, Zulkarnain.Sekda Nonaktif Kuansing Dituntut 2 Tahun 2 Bulan Penjara dalam Kasus Suap Jabatan
Anggota DPRD Riau, Abdullah.(foto: dok/halloriau.com)Kejar PAD dan Lapangan Kerja, DPRD Riau Siapkan Aturan Baru Investasi
926 karung pupuk disita Polda Riau, delapan sampel terbukti tak sesuai label.(foto: mcr)Polda Riau Sita 45,8 Ton Pupuk Diduga Palsu, Petani Jadi Target Penjualan 6 Bulan
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Warga Sumahilang Minta Data Penerima Bansos Diperbaiki, Azwendi Janji Turun Tangan
Kuasa Hukum WA, Rais Hasan Piliang.(foto: mimi/halloriau.com)Anggota DPRD Pekanbaru WA Bantah Telantarkan Istri, Kuasa Hukum Novita Siapkan 3 Langkah Hukum
  ist.Dekranasda Riau Promosikan Produk UMKM di Bandara Sultan Syarif Kasim II
Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius saat meninjau banjir di Pekanbaru.(foto: pgi)Masterplan Banjir Pekanbaru Direvisi, DPRD Ingatkan Jangan Berakhir Jadi Dokumen
Tiga hari pameran Pasar Modal, BEI hadirkan edukasi investasi hingga teknologi AI di CMSE 2026.(foto: istimewa)Investor Pasar Modal RI Tembus 32,7 Juta, BEI Perkuat Edukasi Investasi
Juru Bicara Abdul Wahid, Musliadi alias Cak Mus.(foto: barkah/halloriau.com)Cak Mus Bantah Akun TikTok AW Gubri Milik Abdul Wahid, Bakal Dilaporkan ke Polda Riau
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Hotspot Sumatera 121 Titik, Riau Tersisa di Siak, Pelalawan dan Inhil
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved