www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Polres Bengkalis Gagalkan “Penyelundupan” 43 Warga Bangladesh ke Malaysia
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Penilapan Uang Nasabah Terjadi Lagi, DPRD Riau Sarankan Direktur BRK Diberhentikan
Rabu, 29 Juni 2022 - 21:21:42 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPRD Riau Zulkifli Indra
Wakil Ketua Komisi III DPRD Riau Zulkifli Indra

PEKANBARU - Wakil Ketua Komisi III DPRD Riau Zulkifli Indra menyarankan Komisaris Utama Bank Riau Kepri (BRK), Syahrial Abdi memberhentikan direktur bank pelat merah tersebut menyusul kasus penilapan uang nasabah oleh pegawai kembali terjadi.

Pencurian uang nasabah oleh pegawai kali ini terjadi di BRK Cabang Pekanbaru. Total uang yang diambil pelaku dari rekening nasabah mencapai Rp5,027 miliar.

"Bila perlu diberhentikan saja (direktur BRK). Kita harapkan Pak Komut Syahrial Abdi untuk mempertimbangkan ini. Jangan hal ini terulang lagi," kata Zulkifli Indra, Rabu (29/6/2022).

Zulkifli Indra menyerahkan kasus ini diproses hukum, tapi dia meminta pimpinan BRK mengevaluasi lemahnya pengawasan operasional di bank tersebut selama ini.

"Saat kejadian itu terungkap, pimpinan BRK harusnya langsung memindahkan kepala bagian yang bertanggung jawab terhadap pegawainya yang menilap uang nasabah itu," ujarnya.

Dia lantas mengaitkan kejadian ini dengan sistem rekrutmen di BRK yang kental dengan nepotisme, sehingga banyak pegawai tak profesional dan tak berintegritas. Agar kasus ini tak terulang, pimpinan BRK harus selektif memilih para kepala bagian.

"Kadang-kadang yang menjadi pegawai itu keluarga dan kerabat pejabat. Akibat titipan pejabat atau rekomendasi itu jadi begitulah. Harusnya dites untuk penerimaan pegawainya. Direktur umumnya harus mencopot atau memindahkan direksi-direksi yang tidak memenuhi kriteria ke tempat lain atau bidang lain," kata dia.

Dia menekankan seleksi sesuai kompetensi terutama untuk posisi-posisi strategis. Untuk itu direktur utama harus ikut menyeleksi secara profesional agar benar-benar terpilih orang yang layak dan kompeten.

Oleh karena itu, dia berharap Komut betul-betul ikut mengawasi pimpinan BRK walaupun secara struktural tidak menyentuh pengawasan operasional. Namun, kata dia, yang paling bertanggung jawab terhadap operasional adalah direktur umum BRK.

"Dan kepala bidang SDM harus penuh pertimbangan dalam memberikan jabatan tertentu. Khusus untuk penilapan itu pimpinan di bidang itu harus dipertimbangkan jangan ditunjuk dia lagi. Harus diganti supaya aman BRK ini, apalagi BRK jadi bank BRK Syariah, bukan bank konvensional lagi. Menurut agama harusnya jadi lebih bagus, tak ada penilapan itu. Ini yang harus kita jaga ke depan untuk menjaga BRK Syariah," kata dia.

Tak hanya Komut, dia meminta Gubernur Riau Syamsuar juga ikut bertanggung jawab mewujudkan BRK menjadi bank yang kompetitif dengan sistem yang profesional.

"Apalagi saham pemprov baru-baru ini baru ditambah melalui DPRD dengan penyertaan modal itu. Kalau ditambah banyak yang menilap percuma tambahan modal itu," ucapnya.

Sebelumnya, Polda Riau kembali mengungkap kasus pencurian uang nasabah oleh pegawai BRK. Pelaku adalah RP (33), pegawai admin pembiayaan di BRK Cabang Pekanbaru. Total uang yang diambil pelaku dari rekening nasabah mencapai Rp5,027 miliar. Pembobolan uang nasabah oleh pegawai BRK bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya terjadi di BRK Cabang Rokan Hulu pada 2021 lalu.

Penulis: Rico Mardianto
Editor: Satria

  Berita Terkait

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Polres Bengkalis Gagalkan “Penyelundupan” 43 Warga Bangladesh ke Malaysia
Pj Walikota Pekanbaru Muflihun menandatangani KUA-PPAS APBD Perubahan Pekanabru tahun anggaran 2022.(foto: int)Tak Ingin Tunda Bayar, APBD Perubahan Pekanbaru 2022 Turun Rp60 Miliar
Kondisi rumah korban sudah dipasangi garis polisi oleh Polres Kuansing.(foto: ultra/halloriau.com)Breaking News: Honorer Kantor Camat Pangean dan Ibunya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Bupati Meranti, H M Adil melakukan MoU PPID Meranti.(foto: istimewa)Bupati dan OPD Pemkab Meranti MoU Dorong Keterbukaan Informasi Publik
Pembukaan sosialisasi PMK di Kabupaten Kepulauan MerantiSosialisasi Cegah PMK dibuka Kalaksa BPBD Riau, Meranti masih Zero Case
  Jasad honorer Camat Pangean dan ibunya yang ditemukan tewas.(foto: ultra/halloriau.com)Ayah Honorer Kantor Camat Pangean Masih Dirawat di Arab Saudi
Bupati Bengkalis Kasmarni membuka MTQ ke-27 Kecamatan Bantan.(foto: zulkarnaen/halloriau.com)Sempat Hujan, Bupati Kasmarni Buka MTQ ke-27 Kecamatan Bantan
Syafrudin IputSyafrudin Iput Nyatakan Siap Maju Jadi Calon Bupati Rohil
Ketua DPC Gerindra Rohil Syafrudin IputSyafrudin Iput Ungkap Dua Syarat Utama Caleg yang Diusung Gerindra
Ketua PWI Riau Zulmansyah SekedangKetua PWI Riau: Anggota Muda yang Tak Ikut UKW Kartunya Tak Bisa Diperpanjang
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Kontraktor IPAL Mulai Rekondisi Jalan
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2022 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved