www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Mahasiswa KKN Universitas Andalas Bagikan Masker Gratis di Simpang Garoga Duri
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Diundang Tak Hadir, DPRD Riau Bakal Panggil Paksa PT Duta Palma
Rabu, 15 Juli 2020 - 07:21:17 WIB
Komisi II DPRD Riau meng­gelar rapat dengar pendapat (RDP) pada Senin (13/7/2020). Foto: Riaupos
Komisi II DPRD Riau meng­gelar rapat dengar pendapat (RDP) pada Senin (13/7/2020). Foto: Riaupos

PEKANBARU - Komisi II DPRD Riau meng­gelar rapat dengar pendapat (RDP) pada Senin (13/7/2020). Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Riau, Robin Hutagalung itu dihadiri Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) H Mursini beserta jajaran, masyarakat adat dari kenegerian Siberakun, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Riau dan Dinas Perkebunan Provinsi Riau.

Rapat tersebut membahas sengketa lahan antara masyarakat Siberakun, Kabupaten Kuansing dengan PT Duta Palma Nusantara. Namun begitu, meski telah diundang secara langsung oleh DPRD, pihak perusahaan mangkir. Anggota Komisi II DPRD Riau Marwan Yohanis menyebut ketidak hadiran PT DPN sama saja dengan melecehkan bangsa Indonesia.

“Kami mengundang mereka (perusahaan, red) itu mewakili masyarakat Indonesia. Jadi sama saja melecehkan bangsa ini, terhadap masyarakat Indonesia. Kami mengundang mewakili warga masyarakat Indonesia. Ada bupati, ada warga,” sebut Marwan Yohanis usai rapat berlangsung dikutip dari riaupos.

Ia memastikan bila pada undangan selanjutnya PT DPN juga tidak hadir, maka DPRD akan melakukan pemanggilan dengan upaya paksa. Karena DPRD berhak memanggil atas kepentingan masyarakat. Karena kehadiran perusahaan pada saat RDP menurut dia merupakan hal penting.

“Kami bukan mau mengadili mereka. Tapi dengan mereka datang kesini, bisa meluruskan apa yang tengah terjadi. Kami juga ingin mereka aman berusaha disini, berinvestasi juga. Dan masyarakat juga aman serta hak-hak terpenuhi,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Riau Robin Hutagalung. Ia mengaku kecewa atas sikap PT DPN yang tidak bersedia hadir tanpa alasan yang jelas. Sehingga pihaknya harus kembali menjadwalkan rapat kembali 10 hari mendatang. Ia juga menyebut  kehadiran PT DPN sangat penting untuk menyelesaikan konflik yang tengah terjadi.

“Kami terus terang kecewa. Karena kehadiran perusahaan sangat penting. Makanya kita jadwalkan lagi RDP,” pungkas Robin.

Untuk diketahui, Komisi II DPRD Riau menyelenggarakan RDP guna menyelesaikan konflik yang terjadi antara masyarakat Kenegerian Siberakun dengan PT Duta Palma.

“Kedatangan Duta Palma  1998 ada kesepakatan tertulis antara PT dengan masyarakat, khususnya masyarakat Kenegerian Siberakun. Kesepakatan itu ternyata tidak di laksanakan,” katanya.

Terkait ketidakhadiran PT DPN saat hearing di DPRD, Riau Pos mencoba menghubungi Humas PT DPN Agus Prianto melalui sambungan telepon dan pesan singkat melalui Whatsapp, Senin (13/7/2020) malam.

Namun, upaya yang dilakukan wartawan untuk konfirmasi tidak berhasil. Meski saat dihubungi nomor handphone dan pesan singkat Whatsapp-nya  aktif, hingga pukul 19.30 WIB belum ada jawaban. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Mahasiswa KKN Universitas Andalas Bagikan Masker Gratis di Simpang Garoga Duri
IlustrasiBus Vaksinasi Keliling Dihentikan Sementara, Warga Pekanbaru Diminta Suntik Vaksin di Lokasi Ini
Ketum PBNU KH Said Aqil SiradjSaid Aqil: Ada Kiai yang Suuzan Vaksinasi Itu Pembantaian Massal
IlustrasiKasus Kematian Covid-19 di Indonesia Tembus 80 Ribu
Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan saat meninjau penerapan PPKM Mikro di Desa Teluk Pambang Tambah 30 Orang, Total Warga Pambang Positif Covid 52 Orang
  Polres Dumai Bagikan Paket Bansos Kepada PKL Terdampak Pandemi Covid-19Polres Dumai Bagikan Paket Bansos Kepada PKL Terdampak Pandemi Covid-19
Menko Marves Luhut Binsar PandjaitanKasus Kematian Tinggi di 4 Provinsi Ini, Luhut Minta Laporkan Penyebabnya
Kadiskes Riau Mimi Yuliani NazirPekanbaru Berlakukan PPKM Level 4: WFH 100% hingga Semua Tempat Makan Wajib Tutup
Kadiskes Riau Mimi Yuliani NazirPecah Rekor 1.008 Kasus, Pekanbaru Berlakukan PPKM Level 4 Mulai 28 Juli
IlustrasiSeleksi CPNS Pemprov Riau Diperpanjang
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Balai PPW Riau Monev Program Pamsimas dan IPAL Pesantren di Bengkalis
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved