BREAKING NEWS :
Kapolres Meranti Imbau Warga Tunda Acara Hajatan Libatkan Banyak Orang
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

12:20 - Legislatif Riau Ini Soroti...
13:30 - Indra Gunawan Eet Mundur d...
23:22 - Benar-benar Gawat! Total P...
16:05 - Anggota DPRD Riau Positif ...
14:48 - Sekda Taburkan 10 Ribu Eko...
22:17 - Covid-19 Sudah Mengkhawati...
10:27 - Hasil Swab di DPRD Riau Ke...
07:30 - 6 Anggota Positif Covid-19...
13:11 - Gedung DPRD Riau Tidak 'Lo...
19:33 - Anggota DPRD Riau Positif ...
09:47 - Kasus Covid-19 Terus Berta...
17:41 - DPRD Riau Minta BRK Belaja...
16:52 - Legislator Riau Sarankan G...
08:29 - Gerakkan UMKM, Ekonomi Ria...
13:35 - Gantikan Almarhum Dedet, S...
21:51 - Digantikan Syahroni Tua, P...
09:47 - Paripurn HUT ke-63 Riau Ha...
22:18 - Sapi Kurban PTPN V Tak Sam...
17:04 - Terapkan Protokol Kesehata...
20:37 - Anggota Legislatif Riau In...
10:45 - Jumlah Hewan Kurban DPRD R...
06:56 - Masih Pandemi, Anggaran Pe...
18:53 - DPRD Riau Geser Anggaran h...
17:26 - Dugaan Penyimpangan Anggar...
21:44 - Banyak Aset Bermasalah Dik...
07:21 - Diundang Tak Hadir, DPRD R...
10:48 - DPRD Riau Minta BRK Ambil ...
08:55 - Hasil Reses DPRD Riau, Pem...
14:59 - BLT Pemprov Dipotong Rp50 ...
14:37 - Di Tengah Pandemi Covid-19...
08:58 - Pemprov Kembali Raih WTP, ...
16:56 - Temukan Pemalsuan Data Suk...
20:23 - Ada Kejanggalan Sistem Zon...
11:20 - DPRD Riau Jajal Tol Pekanb...
16:46 - Dibuka Awal Juli, Tarif To...
12:30 - Resmi Jabat Sekretaris DPR...
10:34 - Sekap Karyawan 2 Bulan, DP...
15:23 - Komisi III DPRD Riau Sebut...
20:14 - Masyarakat Keluhkan Lonjak...
08:22 - Pengunjung Mal Bebas Tapi ...
21:36 - Anggota DPRD Riau Pertanya...
15:29 - Legislatif Riau Ini Minta ...
13:24 - Kampar Hanya Dapat Rp6,2 M...
12:46 - Komisi III Desak Pusat Bay...
13:12 - DPRD Riau Soal THR: Kalau ...
06:21 - Dukung PSBB Provinsi Riau,...
11:48 - Jika Sudah Diizinkan, DPRD...
18:29 - Komisi V DPRD Minta Disdik...
17:23 - DPRD Riau Gelar Paripuran ...
22:06 - DPRD Riau Desak Pemprov Ca...
09:07 - Anggota Legislatif Riau Kr...
09:36 - Ini Saran DPRD Riau Terkai...
08:47 - Ketua DPRD Riau Tak Setuju...
07:43 - Walikota dan Bupati Dimint...
15:25 - DPRD Riau Setuju Anggaran ...
10:58 - Ketua DPRD Riau: Masa Masj...
08:38 - Cara DPRD Riau Sikapi Waba...
20:01 - Konsultasi Berbagai Persoa...
17:32 - DPRD Riau akan Audit Dana ...
11:56 - Terkait Mobdin Jeep Pimpin...
10:49 - Muflihun Ditunjuk Sebagai ...
18:16 - Komisi V DPRD Riau RDP den...
06:30 - FITRA Riau Soroti Pengadaa...
20:30 - Dianggarkan di APBD-P, DPR...
12:48 - Legislatif Riau Turut Krit...
19:03 - Gedung DPRD Riau Akan Diba...
19:08 - Dewan akan Terus Awasi Per...
14:41 - Jalan Tol Pekanbaru-Rengat...
10:34 - DPRD Riau Temukan 1,4 Juta...
18:02 - DPRD Riau akan Kawal Prose...
15:30 - Dewan Tuding Dugaan Korups...
17:58 - Pemprov Riau Akhiri Kontra...
09:07 - Tagih Keseriusan Pemprov A...
06:08 - Pelemparan Bom Molotov Sat...
08:06 - Mutasi Belum Tuntas, Para ...
06:19 - DPRD Riau Temukan Puluhan ...
07:00 - Investor Bakal Kelola Stad...
16:46 - Hubungi Kepala BNN Riau, K...
12:01 - Siapkan APBD Pro Rakyat, D...
12:25 - Pegawai Positif Narkoba Te...
10:07 - DPRD Riau Tegaskan Jika Pe...
18:54 - Tak Masalahkan Kerabat Gub...
07:02 - Usai Pelantikan Pejabat Ba...
06:00 - Pajak PLTA Koto Panjang Ba...
22:47 - 58 Ribu Hektare Lahan Ileg...
22:01 - Legislator Setuju Penutupa...
13:06 - Perbatasan Riau-Sumbar Raw...
18:18 - DPRD Riau Kritik 'Kembang ...
10:50 - Agar Target Pembangunan Te...
17:39 - Eet akan Sampaikan ke Pemp...
07:24 - Dewan Ingatkan Pemprov Ria...
13:12 - Legislator Riau Janji di 2...
19:48 - Minta Bangunkan Rumah Lay...
17:43 - Minta Gubri Profesional, D...
20:34 - Ketua PKB Riau Tolak Wacan...
18:56 - Pilih Kadis, Syamsuar Diin...
15:52 - Ada Isu Eksodus Pejabat, L...
20:48 - Rentan Aksi Kriminalitas, ...
11:34 - 1,6 Juta Kendaraan di Riau...
08:31 - Tahun 2020, POKIR Dewan da...
 
Sekap Karyawan 2 Bulan, DPRD Riau Rekomendasikan PT IDB Tak Boleh Beroperasi Lagi
Minggu, 14 Juni 2020 - 10:34:17 WIB
Wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar dan Ketua Komisi V Eddy A Mohd Yatim berdialog dengan PT Indrillco Bakti di Duri. Foto: Riaupos
Wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar dan Ketua Komisi V Eddy A Mohd Yatim berdialog dengan PT Indrillco Bakti di Duri. Foto: Riaupos
TERKAIT:

DURI - Kasus penyekapan dan penganiayaan yang dialami Syafrizal oleh Pimpinan PT Indrillco Bakti (IDB) di KM 8 Kulim, Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis, berbuntut panjang. Syafrizal yang merupakan buruh di perusahaan tersebut mengalami tindakan yang tidak menyenangkan saat disekap kurang lebih dua bulan.

Atas tindakan tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Asri Auzar bersama rombongan dan juga Pengawas Tenaga Kerja Provinsi Riau turun ke perusahaan yang berada di Duri itu. Dia mengatakan, bahwa atas dasar laporan masyarakat dirinya tergerak untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Kami sangat sayangkan, tindakan perusahaan yang menganiaya dan menyekap pekerjanya 2 bulan. Sampai-sampai Idulfitri pun pekerja tersebut di sini. Di mana hati nurani kalian,” tegas Wakil DPRD Riau ini, saat berdialog dengan perwakilan perusahaan, Sabtu (13/6/2020) di Duri dikutip dari riaupos. 

Buruh tersebut, diketahui mulai disekap sejak 14 April 2020 lalu, saat itu Syafrizal yang merupakan warga Sedinginan Kabupaten Rokan Hilir dituduh mencuri aset perusahaan. Namun yang disesalkan Asri, pihak perusahaan dinilai main hakim sendiri dan menyekap pekerjanya hingga dua bulan.

“Kami menilai, perusahaan telah melecehkan tugas kepolisian yang seharusnya berwenang menangani kasus tersebut. Beruntung polisi cepat dan melakukan pembebasan terhadap pekerja itu. Kami apresiasi itu,” katanya.

Menurut Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Riau ini, pimpinan PT IDB dinilai juga telah melecehkan masyarakat, lantaran melakukan tindakan keji dan tidak manusiawi. “Kalau memang dia mencuri, bawa ke polisi biar polisi yang bertindak, jangan dihakimi sendiri,” sesalnya.

Hingga saat ini, tuduhan terhadap buruh perusahaan tersebut masih dalam penyelidikan polisi. Sementara itu, Project Manager PT Indrillco Bakti, Muhammad Ali yang dituding melakukan aksi main hakim sendiri itu masih mendekam di Mapolsek Mandau, Polres Bengkalis.

Kapolsek Mandau Kompol Arvin Hariyadi menjelaskan bahwa kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi. “Pelaku pemukulan satu orang, sekarang diamankan di Polsek Mandau,” kata Kompol Arvin.

Lebih lanjut, Pimpinan DPRD Provinsi Riau Asri Auzar akan merekomendasikan perusahaan tersebut untuk tidak boleh beroperasi lagi di Riau. “Kami rekomendasikan PT ini tak boleh beroperasi lagi. Kami berhak itu. Kami akan turunkan tim pencari fakta (TPF) untuk menangani kasus ini. Selanjutnya kami akan surati Polda Riau, dan seluruh yang berkaitan dengan operasional perusahaan ini,” katanya.

Pihak perusahaan, melalui Manajer Area M R Mooduto di lokasi tersebut mencoba menjelaskan kejadian. Namun, penyampaiannya itu dinilai pimpinan DPRD Riau tidak menyelesaikan masalah. “Waktu itu dia (Syafrizal, red) diletakan di ruangan, yaitu di mes dia sendiri. Namun tak dikunci,” jelasnya.

Lantas pihak perusahaan melalui direksi mengeluarkan keterangan bahwa sebelumnya, telah terjadi beberapa pencurian di lokasi yard IDB Duri dalam kurun waktu berbeda atas alat pengeboran dan suku cadang yang bernilai ratusan juta rupiah yang merugikan IDB.

Pada kejadian pencurian terakhir tanggal 3 April 2020 telah diamankan beberapa oknum karyawan yang diduga sebagai pelaku yang salah satunya berinisial S. Pada saat itu pelaku tersebut diamankan dan diinterogasi oleh salah satu karyawan IDB untuk mendapatkan informasi keterlibatan pihak lain sebelum diserahkan kepada pihak berwajib.

“Dalam interogasi tersebut, karyawan IDB telah bertindak sendiri dalam melakukan kontak fisik terhadap salah satu terduga pelaku pencurian, yang tentu saja hal ini di luar kendali dan tanpa sepengetahuan manajemen IDB,” terang PT IDB melalui keterangan resmi direksi yang terima Riau Pos.

Sementara itu, turunnya pimpinan DPRD Riau ke perusahaan tersebut didampingi ratusan massa yang tergabung dari Lembaga Adat Melayu Riau, Hulubalang dan juga Laskar Melayu. Mereka meminta agar perusahaan lebih menghormati masyarakat dan para pekerja.

“Mohon jangan semena-mena. Negeri ini punya adat dan aturan. Apa yang dilakukan PT IDB melukai hati masyarakat. Semalam kasus Bongku, ini tambah kasus ini, mohon lebih saling menghormati,” kata Muhammad Erizal, perwakilan Hulubalang. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kapolres Meranti Imbau Warga Tunda Acara Hajatan Libatkan Banyak Orang
  • Tak Mampu Menangkan Skawan di Pilkada Rohul, Kader Demokrat Siap Terima Surat Pemecatan
  • Satu Lagi Pasien Covid-19 di Dumai Meninggal Dunia, Total Sudah 15 Orang
  • Bertambah 202 Kasus, Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Riau Makin Mendekati 7.000
  • Paslon Said Hasyim - Abdul Rauf Belum Bisa Gunakan Nomor Urut dan Kampanye
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved