www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Kabar Duka, Mantan Kabid Berantas BNNP Riau AKBP Haldun Meninggal Dunia
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Masyarakat Keluhkan Lonjakan Tagihan Listrik Tak Wajar, DPRD Riau Minta Klarifikasi PLN
Senin, 08 Juni 2020 - 20:14:11 WIB
Foto: Antara
Foto: Antara

PEKANBARU - Komisi IV DPRD Riau membidangi energi dan sumber daya mineral (ESDM) menggelar rapat dengar pendapat bersama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Riau-Kepri membahas lonjakan tagihan listrik tak wajar yang banyak dikeluhkan masyarakat di tengah massa sulit akibat pandemi COVID-19, Senin.

Dalam RDP, Ketua Komisi IV DPRD Riau Parisman Ikhwan di Pekanbaru, Senin, meminta klarifikasi kepada PLN terkait kenaikan tagihan listrik hingga 100 persen yang memicu protes dari masyarakat.

"Ekonomi masyarakat sudah sangat terpuruk dengan kondisi wabah ini. Ditambah lagi dengan persoalan tagihan listrik yang membengkak, tentu sangat membani masyarakat. Jadi kami minta PLN agar meminta maaf atas kisruh yang terjadi dan memberikan keringanan kepada masyarakat," ucap Parisman Ikhwan dikutip dari antarariau.

Dikatakan Parisman, dalam keterangan yang disampaikan pihak PLN berdalih bahwa tagihan membengkak pada bulan Juni karena akumulasi tagihan yang tak terbaca selama pemakaian tiga bulan sebelumnya.

"Tadi kita mendengar keterangan dari GMnya bahwa ini bukan kenaikan tarif. Tapi akumulasi pemakaian dari tiga bulan sebelumnya yang tak terbaca. Mereka katakan itu yang menjadi alasan membengkaknya tagihan listrik pada bulan ini," ucap Politisi Golkar itu.

Sehingga dia meminta agar PLN memberikan keringanan berupa relaksasi pembayaran tagihan listrik yang merupakan akumulasi tagihan tiga bulan terakhir, untuk dicicil sampai akhir Desember tahun ini.

"Nah mereka menjanjikan akan memberikan keringanan selama tiga bulan untuk dicicil. Tapi kami sarankan agar relaksasi pembayaran tagihan ini diperpanjang sampai akhir tahun ini, supaya tagihannya lebih ringan," sambung wakil rakyat dapil Kota Pekanbaru itu.

GM PLN, Daru Tri Tjahjono menegaskan terjadinya lonjakan kenaikan tagihan rekening listrik pada bulan Juni pada sebagian pelanggan, karena tagihan rekening listrik pada bulan April dan Mei menggunakan perhitungan rata-rata pada tiga bulan sebelumnya.

Pengambilan perhitungan rata-rata tersebut diakibatkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang menyebabkan petugas PLN tidak dapat melakukan pembacaan langsung ke rumah-rumah pelanggan.

Untuk rekening bulan Juni 2020, PLN memberlakukan kembali pencatatan stand meter langsung ke rumah pelanggan. Sehingga, diperoleh angka "stand meter" yang sebenarnya atau riil.

Hal ini menyebabkan adanya lonjakan tagihan rekening listrik bulan Juni akibat pemakaian bulan Maret, April dan Mei yang belum tertagih karena menggunakan perhitungan rata-rata.

"Tiga bulan sebelumnya rekening tidak terbaca pada rekening sebagian pelanggan, padahal pemakaian bertambah karena adanya aktivitas work from home. Sehingga setelah dibaca lagi secara riil, terjadi kelonjokan kenaikan untuk akumulasi di bulan ini," ucapnya.

Dia mengatakan PLN akan memberikan keringan tagihan untuk dapat diansur selama tiga kali pembayaran pada tiga bulan berikutnya.

"Misalnya naik dari Rp500 ribu menjadi Rp1 juta. Nanti pada bulan ini kita tagih Rp500 ribu ditambah 40 persen dari akumulasi tiga bulan terakhir, nah 60 persennya dapat dicicil pada dua bulan berikutnya," ucap dia. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Program Kampung Tangguh Nusantaradi Desa Talang Jerinjing.Kampung Tangguh Talang Jerinjing Dinilai Mampu Sejahterakan Masyarakat
Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi SadikinMenkes Budi Gunadi: Masyarakat dan Pemerintah Harus Kerja Keras Tekan Laju Covid
Wagubri Edy Natar NasutionDPD REI Riau Diminta Mainkan Perannya Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
  Sekda Rohul H Abdul Haris Pasca Terbakarnya Kantor Desa, Sekda Rohul Imbau Kades Tetap Beri Pelayanan
Komisi II DPRD Rokan Hulu saat hearing lahan PT Hutahaean Teluk Sono dan Muara Dilam.Sengketa Lahan dengan PT Hutahaean, Masyarakat Muara Dilam dan Teluk Sono Hearing dengan DPRD
Tumpukan sampah di pinggir jalan Kota Pekanbaru.Pemko Pekanbaru Diminta Gandeng Masyarakat Maksimalkan Bank Sampah

BERITA LAINNYA    
AKBP HaldunKabar Duka, Mantan Kabid Berantas BNNP Riau AKBP Haldun Meninggal Dunia
RP ditetapkan penyidik Satreskrim Polres Rohul tersangka, saat bentrok dua  kelompok di Puskopkar Riau Desa Sontang.Bentrok di Puskopkar Desa Sontang, Polres Rohul Tetapkan Seorang Tersangka
Lomba Virtual Dance Yamaha.Yamaha Gelar Lomba Virtual Dance di @yamahariaukepri
  istGeger, Warga Pekanbaru Ditemukan Tewas di Kebun Pisang
IBA-MMA Kepulauan Meranti gelar Muscab perdanaGelar Muscab Perdana, Pengkab IBA-MMA Kepulauan Meranti Bersiap Rekrut Atlet
Barang bukti judi Biliar diamankan pihak kepolisian Polres Kepulauan MerantiMain Biliar Pakai Taruhan, Tiga Pelaku Diringkus Polres Kepulauan Meranti
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved