www.halloriau.com
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
14:00 - Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas 2 Luka Berat | 13:28 - Riau Akan Distribusikan 15.240 Vaksin Covid-19 untuk 3 Daerah Ini | 12:32 - Abaikan Prokes Covid-19, Kerumunan Warga Penerima BLT Dibubarkan | 18:21 - Kadiskes Riau: Rapid Test Antigen Swab Syarat Perjalanan Keluar Daerah | 18:21 - Penahanan Yan Prana, Kejati Beralasan Tersangka Menghilangkan Barang Bukti | 16:00 - Setdaprov Riau, Yan Prana Jaya ditahan Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Riau
 
Komisi III Desak Pusat Bayarkan Tunda Salur DBH Riau untuk Tangani Covid-19
Sabtu, 16 Mei 2020 - 12:46:15 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PEKANBARU - Ketua Komisi III DPRD Riau, Husaimi Hamidi menyayangkan adanya penundaan transfer Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Provinsi Riau oleh pemerintah pusat.

Menurut Husaimi, pemerintah pusat seharusnya tidak melakukan hal tersebut di tengah-tengah kondisi keuangan daerah yang sulit akibat pandemi Covid-19.

"Pemerintah pusat seharusnya tidak melakukan hal itu di tengah-tengah kondisi keuangan daerah seperti saat ini. Sebab daerah masih sangat membutuhkan anggaran. Kita bingung juga, kita disuruh potong anggaran untuk Covid sampai 50 persen, tapi hak daerah DBH dan DAU di pusat ditunda, bagaimana ini?," kata Husaimi, Jumat (15/5/2020).

Terkait hal ini, kata Husaimi, pihaknya meminta kepada pemerintah daerah untuk melakukan konsultasi kepada pemerintah pusat agar dana tersebut dapat dicairkan untuk Riau.

"Kita minta dikonsultasikan lah hal ini, agar kita maksimal juga di tengah kondisi pandemi seperti ini," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Pusat mengakui utang kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Riau tahun 2018 sebesar Rp1,047 triliun lebih.

Hal itu tertuang dalam PMK Nomor 20 Tahun 2020. Dimana untuk kurang DBH Pemprov Riau sebesar Rp439 miliar lebih. Sedangkan untuk kurang bayar DBH kabupten/kota sebesar Rp608 miliar, sehingga total Rp1,047 triliun lebih.

"Untuk kurang bayar DBH Provinsi Riau tahun 2018 belum kita terima, namun sudah diakui sesuai permintaan dan akan dibayar penuh," kata Asisten III Setdaprov Riau Syahrial Abdi, Jumat (15/5/2020).

Sementara DBH Riau triwulan IV tahun 2019 akan dibayar maksimal 30 persen. Hal ini karena kondisi pendemi Covid-19.

"Pembayaran kurang bayar DBH Pemprov Riau triwulan IV 2019 dilakukan setelah audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Tapi hanya 30 persen yang dibayar, misalnya kurang bayar Rp300 miliar maka 30 persen dari angka itu yang akan dibayar. Kalau yang punya kabupaten/kota sudah dibayar," terangnya di mediacenterriau.

Sedangkan untuk DBH Riau triwulan I tahun 2020, sebut mantan Penjabat Bupati Kampar ini, juga telah diterima Pemprov Riau dari pusat.

"Kalau DBH Migas kita triwulan I sesuai transfer sudah kita terima, dan nilainya cocok," ucap Pelaksana Tugas Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau ini.

Untuk diketahui, sebelumnya Gubernur Riau meminta kurang bayar DBH triwulan IV tahun 2018 Pemprov Riau dan Kabupaten/Kota se-Riau.

Permintaan tersebut disampaikan ke Menteri Keuangan dan telah direspon dengan dikeluarkan PMKNomor 36 Tahun 2020 tentang Penetapan alokasi sementara kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) tahun 2019 dalam rangka penanganan Covid-19.

Dalam PMK itu terdapat rincian sementara, karena di pusat sendiri terus dinamis untuk melakukan penyesuaian terhadap APBN. Dengan dikeluarkan PMK tersebut maka masing-masing kabupaten/kota sudah bisa melihat rincian DBH, yang nanti akan menjadi kewajiban pusat untuk transfer ke daerah.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kadiskes Mimi Yuliani NazirIni 10 RS di Riau yang Paling Banyak Rawat Pasien Covid-19
Ilustrasi CoronaSebaran 9.086 Kasus Corona Hari Ini, Riau Sumbang 88
IlustrasiPemprov Riau Distribusikan Vaksin Covid-19 Tahap II untuk 3 Daerah Ini
  Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yulianis Nazir Bertambah 167 Kasus, 4 Meninggal, Berikut Sebaran Covid-19 Riau Hari Ini
Kadiskes Riau Mimi Yuliani NazirTerus Meningkat, Pasien Sembuh dari Covid-19 di Riau Sudah 25.014 Orang
IlustrasiNaik Lagi, Hari Ini Riau Tambah 170 Kasus Positif Corona Baru, 186 Pasien Sembuh

BERITA LAINNYA    
OstInna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajaiun Belum usai Pandemi melanda Negeri, kini Ibu Pertiwi Berduka lagi
Pelaku perjudian Togel yang diamankan pihak kepolisian Polres Kepulauan Meranti.Setelah Chip Higgs Domino, Berturut-turut Polisi Ringkus Pemain Judi Togel di Selatpanjang
Penyerahan bantuan Alquran dan buku tulis.Warga Sakai Terima Program DMPA dan Alquran Juzz Amma PT AA APP Sinar Mas
  Kadiskes Riau, Mimi Yuliani NazirHari Ini, 123 Kasus Tambahan Positif Corona, Dan Pasien Sembuh 150 Orang
Satgas Covid-19 Kota Dumai dan Management Hotel Sonaview Hotel Dumai gelar keterangan Pers terkait berakhirnya kerjasama sebagai tempat isolasi pasien positif Covid-19 di Dumai.Hotel Sonaview Dumai Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19
Pihak Gakkumdu bersama JPU saat melakukan rapat koordinasi terkait penanganan kasus politik uang di Kantor Bawaslu Kepulauan Meranti, Rabu (20/1/2021).Tidak Penuhi Unsur, JPU Tolak Dugaan Kasus Politik Uang Pasangan H Adil-Asmar
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved